Setelah jeano pulang, rasa kesal dan cemburu damian masih ada karna erik berhasil membawa jeano pulang. yang seharusnya pacarnya menginap malam ini jadi gagal, ditambah dia gagal bermain dengan jeano tadi, benar benar hari yang sial.
damian kembali masuk ke kamarnya, ia
bercermin dan melihat pipinya masih memerah karna terkena tinju erik tadi. memang menyakitkan tapi rasa sakit ini tak seberapa dengan rasa kesal yang damian masih rasakan sekarang.
"BAJINGAN !!"
BRAK.
damian memukul kuat meja belajar nya untuk melampiaskan rasa kesalnya, kalau saja erik engga ada hubungan apapun sama jeano, erik udah pasti mati ditangan nya. harinya benar benar rusak sial !.
malam hari tiba, damian melangkahkan kakinya keluar dari kamar nya. dia sedikit terkejut melihat orang tua nya yang sudah pulang, padahal tadi sore mereka bilang mau menginap dirumah nenek nya.
"bunda kenapa pulang?"
"zahra merengek minta pulang, jadi kami tak jadi menginap. kamu sudah makan?"
"ian baru mau makan"
"makan yang banyak ya?"
"iyaa bunda"
"setelah makan, ayah mau bicara sama kamu"
damian menaikan satu alisnya, mengobrol tentang apa? tumben sekali ayahnya ingin mengajaknya mengobrol dengannya, damian pun menganggukkan kepalanya sebagai balasan perkataan ayahnya itu.
setelah selesai makan malam, damian menghampiri ayahnya yang sedang duduk halaman belakang sambil menikmati kopi nya.
"ayah mau berbicara tentang apa sama ian?"
"beberapa bulan lagi kamu lulus bukan?"
"iyaa"
"ayah mau kamu kuliah di canada sambil mempelajari bisnis ayah yang ada disana"
damian seketika terdiam setelah mendengar perkataan ayahnya, dia disuruh kuliah dicanada? dan mempelajari bisnis ayahnya?, kenapa tiba-tiba sekali?. padahal damian sudah punya plan sendiri setelah lulus dari sekolah dia ingin segera bekerja dan menikahi jeano.
"kenapa harus di canada yah?"
"sudah jelas bukan?, ayah ingin kamu jadi pemilik bisnis ayah yang ada disana"
"ian mau jadi pemilik bisnis ayah tapi ian enggan kuliah disana, apalagi sampai menetap disana yah"
"apa alasan kamu menolak tinggal disana?, apa karna kamu takut tinggal sendirian?. ke kanak-kanakan sekali"
tentu bukan itu alasannya, setelah lulus damian sudah punya plan sendiri untuk hidup bersama dengan jeano.
"bukan itu, ian punya plan sendiri untuk kedepannya yah"
"katakan, apa plan kamu setelah lulus nanti"
"ian akan langsung bekerja dan mengumpulkan uang buat menikahi jeano"
ayahnya langsung tertawa setelah mendengar perkataan damian.
"menikah?, kamu pikir plan kamu bakal berjalan dengan sempurna?. anak bau kencur seperti kamu sudah memikirkan tentang pernikahan, ada ada saja"
apa salahnya jika seorang anak punya plan sendiri?, damian hanya mau mandiri. bukannya dia enggan memegang sebuah jabatan nanti setelah mengikuti permintaan ayahnya.
dia hanya ingin hidup dengan kemauannya sendiri, pasti nya plan nya itu engga bakal berjalan semulus yang dia inginkan bukan? tapi damian harus tetap mempertahankan jalannya sendiri untuk hidup bersama dengan jeano nanti.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Jealous Tiger || END
Ficción GeneralGimana si rasanya punya pacar yang super jealous and posesif ? kalian pasti nya senang atau merasa dikekang? entahlah. Jeano memiliki pacar yang bernama Damian yang super jealous and posesif bisakah Jeano bertahan dengan pacar nya itu ? atau ia just...
