Episode 84

396 48 3
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.

.

.

.

Dengan cepat jeano turun dari lantai atas hingga ke depan teras rumahnya, meski sudah mendengar ocehan dari erik. dirinya masih enggan ketemu sama papanya.

erik menggelengkan kepala nya perlahan, padahal baru saja dikasih tau kalo marahan sama papanya itu engga boleh lama lama, tapi jeano masih aja begitu.

ia pun langsung meminta izin ke jeffran untuk pergi ke supermarket bersama dengan jeano malam ini dan langsung dapat izin dari pamannya.

selama diperjalanan, mereka berdua hening tak ada yang mengeluarkan satu kata pun dan akhirnya sampai di supermarket.

erik yang tadinya mau mengambil satu keranjang yang berukuran sedang, tiba tiba langkah nya langsung didahului sama jeano dan ia melihat jeano mengambil satu troli.

"ngapain lu ngambil troli?, mending pake keranjang aja"

"lu pikir keranjang kecil itu cukup buat nampung semua cemilan yang lu makan?" ucap jeano lalu dia langsung meninggal erik

perasaan erik cuma makan beberapa cemilan doang, apa apaan dia? wahhh jangan jangan ini alasan jeano maafin dia karna jeano mau nguras isi dompet nya?. tapi biarlah dia nguras isi dompetnya, yang penting jeano mau makan malam.

mereka berdua berjalan ke sebuah rak yang penuh dengan berbagai snack, jeano mengambil satu persatu snack yang dia lihat lalu menaruhnya di troli yang dia dorong.

sebenernya erik sedikit kesal sama jeano karna, tangannya enteng banget main ambil snack random yang ada dirak, tapi rasa kesalnya itu seketika langsung hilang setelah melihat jeano tersenyum.

sudah lama erik tak melihat senyuman jeano, tangan erik langsung reflek menarik troli yang jeano bawa.

"biar gw yang bawa"

"oke"

setelah puas mengambil snack, mereka berdua still berjalan dan langkahnya terhenti didepan sebuah freezer yang berisi ber aneka rasa eskrim.

se ingat erik, dia engga pernah tuh makan eskrim milik jeano. kenapa dia mau ngambil eskrim coba?.

"no, gw engga makan eskrim lu. ya"

iyaa jeano tau erik engga makan eskrim miliknya, tapi setiap jajan jeano wajib membeli eskrim kesukaannya.

"umm, tapi eskrim stroberi bener bener menggoda gw rik. emangnya lu engga mau makan eskrim?"

"ya udah ambil, dua aja. jangan lebih"

"tiga boleh ya?"

seketika erik langsung menatap jeano dengan malas, apa coba? dibilang belinya dua malah nawar pengen tiga.

My Jealous Tiger || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang