Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Penampakan kamar jihoon sekarang sudah 11/12 sama kayak kapal pecah karena ulah 10 pemuda minus dirinya,hyunsuk dan mashiho.
"Issss,nyomot nyomot mulu lo!" Desis jeongwoo seraya menjauhkan toples nastarnya dari tangan jaehyuk yang duduk disebelahnya.
"Pelit banget sih lo!" Jaehyuk merenggut sebal karena jeongwoo.
Setelah menghabiskan hampir setengah hari untuk melakukan misi mereka,jihoon dan hyunsuk memberikan mereka waktu untuk beristirahat sebentar.
Sementara di ranjang jihoon,Haruto mengubah posisi tidurnya menjadi menghadap junkyu,lalu memeluk tubuh ramping junkyu bagaikan bantal gulingnya.
"Ngapain lo cengar-cengir liat hp?!" Tanya yedam dengan tidak santainya saat melihat doyoung yang sibuk dengan ponselnya di karpet.
Bukan apa-apa,hanya saja yedam agak ngeri ngeliat doyoung senyum-senyum sama hp,takutnya ntar beneran kerasukan kayak mashiho kemarin. Yedam ngggak mau ya kalo harus megangin orang kesurupan lagi.
"Dih,kepo. Suka-suka gue dong!" Jawab doyoung.
Yedam berdecih. "Paling juga lagi ngebaperin anak IT tadi kan?"
Doyoung mendongak kemudian tersenyum konyol. "Tau aja lo!"
"Paling juga besok lo ghosting lagi,kayak yang udah-udah"
Doyoung pun tertawa menanggapi ucapan yedam,toh juga memang benar apa yang yedam ucapkan.
Yoonbin,yoshi,jungwhan dan asahi lebih memilih opsi untuk rebahan sembari menatap langit-langit kamar jihoon.
Sudah cukup sehari ini saja mereka akan rela berkeliling kampus hanya untuk satu hantu yang tidak jelas datangnya darimana itu.
Disisi ruangan lain,hyunsuk,mashiho dan juga jihoon tampak sibuk berkutat dengan panci besar yang berisikan ramen. Mereka sedang memasak ramen untuk makan bersama. Jangan heran,setiap kamar asrama memang memiliki satu dapur untuk digunakan.
"Kak hyunsuk,minta tolong daun bawangnya" pinta mashiho kepada hyunsuk yang menjadi juru potong sore ini.
"Nih"
"Thankyou kak"
Mashiho mengaduk kembali ramennya yang baru saja ditambahkan dengan daun bawang. Aroma lezat langsung menguar dari ramen itu membuat perut jihoon dan hyunsuk meronta-ronta.
"Jadi laper nih~" kata jihoon.
"Ji,kira-kira tu setan bakal tetep ganggu kita nggak ya,kan kita udah tau nih identitasnya dia" tanya hyunsuk tba-tiba kepada jihoon yang sedang berdiri disebelahnya seraya menyiapkan beberapa mangkuk.