Vote dulu kaka-kaka dick-adick!
Happy reading~
Malam hari nya, ternyata alex dan gracio mengabarkan tidak pulang malam ini. Karna mereka sedang mengurus project mereka yang saling bekerja sama
"Hiksssss papi"tangis shani sedari tadi menginginkan sang papi
"Nanti papi pulang sayang, besok..."ucap shanju sambil mengusap rambut shani yang seperti nya sudah mengantuk
"Hikssss papi belum puwang"isak shani
"Iya belum pulang, papi lagi kerja biar bisa beliin cani mainan.."ucap shanju sambil menunjuk dada shani
"Sekarang cani mimi susu dulu..ya"ucap shanju memasukan sedotan botol itu pada mulut shani agar tertidur
"Sssstt sssstt"gumam shanju sambil menepuk-nepuk punggung shani
**************
Hari pertama seharusnya shani kembali masuk sekolah. Tapi, sudah seminggu ini shani mengalami sakit.
Di mulai dengan ia diare, demam tinggi, sering mimisan, dan lebih parah nya ia sesak nafas. Membuat shanju dan alex tak tega melihat shani dengan kondisi lemas tak berdaya
"Sayang, kita ke rumah sakit ya"ucap shanju lembut pada shani yang sangat lemas
"Cani pusing ya?hm"ucap shanju dan shani mengangguk sambil memejamkan mata nya. Ia tak mampu bicara
Dan mereka pun membawa shani ke rumah sakit. Khawatir terjadi sesuatu pada shani
Dan dokter memutuskan untuk shani harus di rawat. Saat tangan nya di infus, shani pun tidak menangis karna ia tidak mampu untuk menangis sekarang. Ia hanya memejamkan mata nya
Dan kini shani di temani alex dan gracio di kamar vvip. Dan shanju sedang mengobrol dengan dokter yang sudah memeriksa seluruh tubuh shani
"Sesak nafas nya sudah berapa hari?"
"Kalau sesak nafas, baru dua hari dok. Kalau demam dan diare udah dari seminggu yang lalu"ucap shanju
"Hmm, udah di periksa ya sebelum nya"
"Sudah, tapi gak sembuh dok"
Lalu dokter pun menjelaskan mengapa shani bisa diare, mimisan, dan sesak nafas
**************
Malam hari nya shani kembali sesak nafas. Dokter pun memasangkan nebu di hidung shani, sehingga shani bisa tidur dengan tenang tanpa sesak nafas
"Tidur yang nyenyak sayang"ucap alex mengusap lembut rambut shani
Jam sudah menunjukkan pukul 05.00 pagi, shanju terbangun. Ia tidur di kursi samping kasur shani.
Yang ia kagetkan, tidak ada shani di kasur, infus dan nebu nya pun sudah tercopot dan tergeletak di kasur
"Shani!! Pi! Shani mana pi!?"ucap shanju membuat alex dan gracio terbangun
"Shani!?"
Mereka pun bergegas keluar kamar dan mencari keberadaan shani. Sesekali mereka menanyakan pada dokter dan suster yang ada
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sunshine
Romantik*ADIK KAKAK* CERITA INI HANYA KARANGAN AUTHOR DAN JANGAN DIBAWA KE REAL LIFE! DAN... BACA AJAA
