Genre: Spiritual-Romance-Comedy
Start: 12 Mei 2023
Revisi: 29 Desember 2023
Ending: 10 Mei 2024
❥Mendadak Ning
Aku tidak pernah sekalipun menyesali takdir yang mempertemukan kita meskipun dengan cara yang salah bahkan mengikat kita dalam satu ikatan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
••••
Setibanya di pesantren Alif dan Arumi berjalan beriringan menuju Ndalem. Sepanjang perjalanan, banyak santri yang berjejer menatap mereka, ada yang bahagia dan ada pula yang berbisik satu sama lain bertanya tentang perempuan yang turun dari mobil bersama dengan gus mereka.
Saat melihat Abah Ahmad dan Umah Zahra yang berdiri di teras Ndalem, keduanya lantas mempercepat langkahnya seraya tersenyum.
"Assalamualaikum... Umah, Abah..."
"Wa'alaikumussalam..." Kedua paruh baya itu tersenyum hangat menyambut sang menantu yang baru tiba. Umah Zahra meraih tangan Arumi. "Ayo masuk, nak."
Arumi tersenyum canggung, ia mengikuti langkah Umah Zahra bersama Abah Ahmad, meninggalkan Alif yang menggerutu sendiri di luar.
"Anaknya siapa, yang disambut siapa, heran!"
"Alif masuk!"
"Iya..." Panggilan Umahnya dari dalam membuat Alif ikut menyusul dengan langkah berat. Ia ikut mendudukkan dirinya di sofa lalu menatap sang istri yang kini menunduk. Ia mencibir pelan dalam hati.
'Biasanya juga gak bisa diem.'
Merasa diperhatikan, Arumi mendongak. Sepersekian detik tatapannya bertemu dengan Alif. Netranya terkunci menatap pemuda tampan di hadapannya. Hidung mancungnya, alis tebal--
'Aish, ngapa malah muji nih makhluk satu.' Ucapnya membatin, ia langsung memukul pelan kepalanya. 'Udah gila gue! Jangan terlalu cepat jatuh cinta sama ini makhluk darat, Arumi!'
Alif berdehem pelan. "Alif ke atas dulu ya Umah, Abah, mau istirahat." Laki-laki itu pun mulai beranjak.
"Ajak nak Arumi juga dong Lif, masa Ruminya ditinggal sendiri. Gimana to le..."
Mendengar itu Alif langsung menatap Arumi sambil cengengesan. "Maaf Umah, Alif lupa."