Satu bulan Kemudian.
Yoonjin yang berada di Australia sedang galau karena putus dengan kekasihnya. Dia sangat sedih dan butuh hiburan.
"Ottoke? apa yang harus aku lakukan? apa aku menghubungi Yeoul dan meminta nomer Yoongi? Siapa tahu dia bisa menghiburku? dan Yeoul tidak perlu berpura-pura" batin Yoonjin lalu menelfon Yeoul.
"Hoooo?"-Yeoul-
"Kau sedang libur? sedang apa? pasti sedang malas-malasan kan? pergilah sana cari seorang lelaki yang mau menikahimu. hahhaa"-Yoonjin-
"Aaaa, mwooya? wae? tumben menelfonku?"-Yeoul-
"Yeoulaya? kau sudah lelah berhubungan dengan Yoongi?"-Yoonjin-
"Wae?"-Yeoul-
"Kau pasti takut kan jika ketahuan? biarkan sekarang aku yang meladeninya hemm. Jadi kau tidak perlu was-was. Siapa tahu aku mulai mencintainya. Kau pasti kasihan dengannya kan? biar aku saja wanita idamannya yang meladeninya mulai sekarang hahaha"-Yoonjin-
Yeoul yang mendengar ucapan Yoonjin tiba-tiba bersedih.
"Mwooya? kenapa tiba-tiba dia seperti itu?" batin Yeoul meneteskan air matanya.
"Yeoulayaa"-Yoonjin-
"Baiklah, syukurlah semoga kau suka. Aku akan mengirimu nomer telfon Yoongi. Bilang saja kau mengganti nomer telfonmu dan bilang saja ponselmu hilang"-Yeoul-
"Neee aku akan berusaha untuk mencintainya hehehe, gumawo Yeoulaya"-Yoonjin-
Setelah menutup telfonnya, Yeoul segera menfirimkan nomer ponsel Yoongi.
"Good Morning Jagiii"-💜-
Yeoul hanya memandang pesan terakhir dari Min Yoongi. Air matanya menetes seketika.
"Mianhee hikkss"-Yeoul-
Sementara itu Yoonjin yang sudah tahu nomer ponsel Yoongi langsung melakukan panggilan video.
"Nugu?" batin Yoongi bimbang. Dan akhirnya Yoongipun mengangkatnya. Dia sempat terkaget karena Yoonjin tersenyum dilayar ponselnya.
"Jagiiiii" kata Yoongi berkaca-kaca.
"Wae?"-Yoonjin-
"Boghosipho, wae? kenapa pakai nomer lain?"-Yoongi-
"Ponselku hilang makanya aku mengganti nomerku dan memakai ponsel baru"-Yoonjin-
"Neee? aaaa geure. Kau tidak jalan-jalan atau sibuk memasak? hemm?"-Yoongi-
"Haiss enak dirumah, sambil menelfonmu seperti ini hehehe."-Yoonjin-
"Majja, kau sudah sarapan?"-Yoongi-
"Sudah, kau sudah sarapan?"-Yoonjin-
"Belum, hehehe" kata Yoongi masih memandang Yoongi.
"Hemm, kau sedang apa?"-Yoonjin-
"Aku sedang tiduran saja, kau sedang apa? yakk bolehkah aku menemuimu disana?"-Yoongi-
"Geure kemarilah Yoongiya aku sangat merindukanmu" kata Yoonjin tersenyum.
"Baiklah akan aku lihat jadwalku nanti, aku akan menemuimi"-Yoongi-
"Baiklah akan ku tunggu, sudah dulu" kata Yoonjin menutup panggilannya.
Yoongi masih memandang layar ponselnya, tersenyum memandang foto Yoojin.
Dia melamun menatap langit-langit kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Will Stay In Your Heart
Fanfiction"Kenapa kau melakukan itu semua? karena kasihan kepadaku?"-Min Yoongi-
