3

439 36 6
                                        

Yeoul berjalan dari halte bus menuju kantornya dengan tidak semangat. Dia berjalan sangat lemas.

"Mwooyaa? padahal ini baru hari kedua kenapa kau sudah malas-malasan seperti ini? Dulu kau selalu bilang kepada eommamu kan? kalau kau ingin bekerja diperusahaan terkemuka ini? eomma mianhe kalau Yeoul tidak bersemangat seperti ini" batin Yeoul menatap langit.

Nampak karyawan sudah banyak yang menunggu didepan Lift.

"Mwooya? banyak sekali antriannya" batin Yeoul juga ikut berbaris.

Seseorang menarik tangannya.

"Aaa mwooyaaa haiss" kata Yeoul mencoba melepas tangan itu.

"Aaaaa anyeong haseyo" sapa Yeoul pada Yoongi.

"Ayo lewat lift disebelah sana saja" kata Yoongi menarik tangan Yeoul.

"ttaaatapi pak itu lift khusus atasan"-Yeoul-

"Palli pekerjaankmu banyak kajja"-Yoongi-

Akhirnya Yoongi dan Yeoulpun masuk ke dalam lift itu bersama. Yeoul nampak gugup.

"Jagii aku sudah sampai kantor, Semangat kerjanya sayang"-💜-

Ponsel Yeoul yang berada ditasnyapun seketika bergetar. Dia menarik nafasnya karena sangat gugup.

"Yakk kau sudah mempunyai kekasih?"-Yoongi-

"aaaa, neee ooobseoo"-Yeoul-

"Aaaa, bagaimana kalau ku kenalkan dengan seseorang?"-Yoongi-

"Aaaanii, gamsahamida"-Yeoul-

"Haisss mwooya? kenapa kau selalu menolak bantuan kami sih?"-Yoongi-

"Hahaha, mianheyo"-Yeoul-

Mereka berduapun telah sampai di ruangan mereka.
Yeoul segera menuju dapur membuat minuman untuk Yoongi. Dia membuka ponselnya.

"Jagiyaa kerja yang semangat saranghae💜💜💜"-Jagi-

"Sampai kapan kau harus seperti ini Yeoul? ini salahmu sendiri, seharusnya kau tidak seperti ini haiss" batin Yeoul

Diapun keluar dari dapur sambil membawa minuman untuk Yoongi.

"Silahkan pak"-Yeoul-

"Gumawo" kata Yoongi tersenyum. Seketika hati Yeoul langsung berdebar-berdebar.

"Yakk, semalam kau telfon dengan kekasihku? haiss menyebalkan sekali, apa yang kalian bicarakan sampai lama sekali haiss"-Yoongi-

"Aaa mianheyo pak" kata Yeoul kembali ketempat duduknya.

"Apa dia pernah bercerita tentang hubungan kami?"-Yoongi-

"Aaaa nee, dia bercerita kalau anda terlalu baik untuknya, dia mengajak anda putus terus kan?"-Yeoul-

"Majja, padahal aku sangat mencintainya disana dia mau apapun aku juga tidak peduli asalkan jika disini dia bersamaku. Tolong nasehati temanmu itu. Bagaimana kalau kita telfon dia? hwmm?" kata Yoongi seketika mata Yeoul terbelalak.

"Neee? apa dia juga tidak kerja? bukankah sini dan australi hanya berbeda satu jam saja?"-Yeoul-

"Aaa majja, lain kali saja"-Yoongi-

"Neeee" kara Yeoul menghela nafasnya, dia memulai mengerjakan pekerjaannya.

"Ottoke Yeoulaya? apa yang harus ku lakukan? haiss" batin Yeoul.

#######

Saat makan siang.

"Kajja kita makan bersama"-Yoongi-

I Will Stay In Your HeartCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang