Satu jam kemudian, Tuan dan Nyonya Park pamit pulang. Mereka keluar, dan melihat Yeoul duduk didepan ruangan nyonya Min dirawat.
"Nakk"-Nyonya Park-
"Neee immo"-Yeoul-
"Immo pulang dulu"-Nyonya Park-
"Nee immo hati-hati"-Yeoul-
"Jaga cucu samchoon nak"-Tuan Park-
"Aaa nee samchoon"-Yeoul-
"Atas nama Yoonjin, kami orang tuanya meminta maaf nak" Kata nyonya Park memeluk Yeoul.
"Anii, eommonim kenapa minta maaf?"-Yeoul-
"Karena Yoonjin, kau dengan Yoongi harus berpisah"-Nyonya Park-
"Aniieyo eommonim, jangan seperti itu eommonim. Gwenchanayo eommonim"-Yeoul-
"Pokoknya maafkan Yoonjin" kata Nyonya Park mengelus rambut Yeoul, Yeoul hanya tersenyum.
"Kami pamit nak"-Tuan Park-
"Nee samchoon immo hati-hati"-Yeoul-
Setelah itu Yeoul masuk kedalam kamar nyonya Min dirawat. Nyonya Min sedang bermain dengan Yoonji.
"Eommonim, eommonim butuh sesuatu?"-Yeoul-
"Anii" kata Nyonya Min singkat.
"Baiklah, Yoonjiya Yoonji harus tidur siang"-Yeoul-
"Nee eomma, Haelmony Yoonji tidur siang dulu" kata Yoonji mengecup pipi neneknya.
"Iya sayang" kata Nyonya Min tersenyum.
Yeoulpun menemani Yoonji tidur, setelah Yoonji tertidur dia mendekati ibu Min Yoongi.
"Eommonim, jika eommonim butuh sesuatu bisa menyuruh saya" kata Yeoul duduk disamping Nyonya Min.
"Siapa yang menyuruhmu kemari?" tanya Nyonya Min ketus.
"Abeoji, beliau menelfon saya"-Yeoul-
"Kenapa kau mau? padahal aku tidak menyukaimu"-Nyonya Min-
"Mollayo, saya juga tidak tahu kenapa saya mengiyakan dan langsung menjempuy Yoonji dan kemari"-Yeoul-
"Haisss, bilang saja kau ingin merebut simpatiku?"-nyonya Min-
"Anieyo eommonim"-Yeoul-
"Apa kau benar-benar mencintai putraku?"-Nyonya Min-
"Kalau saya tidak mencintai putra anda, mungkin saya sudah mempunyai suami dan mempunyai putra atau putri seumuran Yoonji mungkin"-Yeoul-
"Wae? kenapa kau menunggunya? apa kau tahu dia tidak mencintai menantuku?"-nyonya Min-
"Saya juga tidak tahu, mungkin memang sudah ditakdirkan oleh Tuhan"-Yeoul-
"Haiss menyebalkan, apa kau akan menyayangi Yoonji seperti anak kandungmu?"-Nyonya Min-
"Anda tidak perlu ragu eommonim"-Yeoul-
"Haiss, gumawo karena kau Yoongi sekarang jafi menyayangi putrinya. Jangan sia-siakan dia jika kelak kau mempunyai anak dengan Yoongi"-Nyonya Min-
"Anii eommonim, Yeoul janji akan menyayanginya seperti putri Yeoul sendiri"-Yeoul-
"Kau harus janji, karena dia cucu yang sangat malang sejak lahir sudah ditinggal ibunya"-nyonya Min-
"Nee eommonim"-Yeoul-
"Dan maaf dulu ibu menyuruhmu pergi, maafkan ibu nak" kata nyonya Min meneteskan ait matanya.
"Gwenchana eommonim" kata Yeoul mendekat dan memeluk Yeoul.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Will Stay In Your Heart
Fiksi Penggemar"Kenapa kau melakukan itu semua? karena kasihan kepadaku?"-Min Yoongi-
