Seketika Yeoul tersadar dan mendorong badan Yoongi.
"Geumanheyo sajangnim" kata Yeoul pergi kedapurnya. Yoongi lalu mengekorinya dan memeluknya dari belakang.
"Sajangnim".kata Yeoul melepas pelukan Yoongi.
"Wae? call me jagi hem?" kata Yoongi sambil mencumbui leher Yeoul.
"Sajangnim geumanhe" kata Yeoul melepas pelukan Yoongi lalu menatap tajam Yoongi.
"Wae? kenapa kau seperti itu kepadaku? haiss kau senang mempermainkan perasaanku? haiss mwooya?"-Yoongi-
"Geumanhe sajangnim, jalanilah hubungan anda dengan Yoonjin bukankah anda dan Yoonjin akan menikah? jangan sakiti dia"-Yeoul-
"Wae? sirheo sudah ku bilang aku tidak mencintainya tapi aku mencintaimu"-Yoongi-
"Anii dan sudah saya bilang cintailah dia seperti sebelum anda mengetahui ini semua"-Yeoul-
"Yakk Yeoulaya wae? apa salahku sebenarnya kepadamu? kenapa kau tega seperti ini? tega mempermainkan perasaanku?" tanya Yoongi dengan mata berkaca-kaca.
"Mianheyo sajangnim bukan seperti itu, tapi aku tidak ingin temanku Yoonjin kecewa dengan anda"-Yeoul-
"Tapi jika aku dengan Yoonjin, kau dan aku yang akan kecewa hem? kajja kita buka lembaran baru bersama Yeoulaya"-Yoongi-
"Ani aki tidak akan kecewa. Geumanhe berhenti memaksaku sajangnim"-Yeoul-
"Kau juga berhenti memaksaku untuk menjalin hubungan dengan Yoonjin haiss" kata Yoongi kembali kekamar Yeoul.
Ponsel Yoongi berdering.
"Yoongiya kau sudah sampai?"-Yoonjin-
"Aku sudah sampai dari tadi pagi"-Yoongi-
"Syukurlah eomma dan appamu bertanya, kau sudah makan?"-Yoonjin-
"Aku sudah makan"-Yoongi-
"Geure istirahaylah dulu, Saranghae" kata Yoonjin namun tidak dijawab oleh Yoongi.
Yeoul memasak beberapa macam makanan. Dia mengingat ketika dia selalu ditemani Yoongi lewat telfon ketika natal tiba.
Flashback
"Selamat natal jagiya"-Yoongi-
"Selamat natal juga sayang"-Yeoul-
"Bolehkah menghidupkan kamera?"-Yoongi-
"Anii, nooo awas saja aku langsung mematikannya"-Yeoul-
"Haiss menggemaskan, kau sedang apa?"-Yoongi-
"Sedang memasak sayang"-Yeoul-
"Kau tidak pulang? kau tidka rindu eomma dan appamu? tidak merindukanku? haiss"-Yoongi
"Pekerjaanku sangat banyak sulit untuk ijin pulang mianhe jagiya"-Yeoul-
"Haiass kan aku ingin merasakan makanan yang kau buat, kau pasti membuat manduguk, sundubu jigae? haisss kau ingin hemm?" rengek Yoongi
Flashback end
Seketika Yeoul tersenyum mengingatnya, dia menaruh dua macam makanan itu ke mangkook saji. Lalu dia berjalan menuju kamarnya.
"Sajangnim"-Yeoul-
"Hooo"-Yoongi-
"Makanlah saya sudah memasak Manduguk dan juga Sundubu Jigae" kata Yeoul, dan Yoongi tersenyum lalu segera beranjak keluar dari kamarnya.
Yeoul dan Yoongi duduk bersebelahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Will Stay In Your Heart
Fanfiction"Kenapa kau melakukan itu semua? karena kasihan kepadaku?"-Min Yoongi-
