chp 9

1.7K 164 1
                                        

"lalu ren, bagaimana dengan kakekmu dann keluarga huang lainnya? Mereka tidak mungkin membiarkan orang luar mengatur perusahaan keluarga untuk mereka kan?"

"kakek huang sudah lama meninggal, dia juga tidak puas karena aku seorang sub dan bukannya dominan tapi dia juga sangat menyayangi ibuku jadi keluarga huang tetap diwariskan padaku"

"sedangkan untuk keluarga huang yang lainnya, mereka tidak punya kemampuan memimpin perusahaan besar keluarga huang, jadi mereka pasti berpikir untuk menggunakan ayahku sebentar lalu tinggal mengambil hasil usaha ayahku"

"tsk orang-orang ini tidak ada yang baik"

"hahaha tidak apa aku sudah terbiasa"

"itulah masalahnya ren, kau seharusnya tidak terbiasa dengan semua ini"

"ya mau bagaimana lagi, ini kebiasaan"

"kebiasaan buruk harusnya dihilangkan"

"aku hanya tidak ingin repot-repot berebut dengan mereka"

Itu benar, renjun sesederhana itu. Dia tidak ingin berebut dengan orang-orang itu karena dia tidak peduli, mereka bisa ambil apa yang mereka mau renjun tidak ingin ikut campur dia hanya tidak mau dipandang rendah karena saling berebut dengan orang seperti mereka, harga dirinya sangat tinggi dia tidak bisa menurunkannya begitu saja dan untuk harga diri itu renjun selalu mundur diam-diam, saat sesuatu yang buruk terjadi dia akan bersembunyi dan menjilat lukanya sendiri, bahkan jika hal-hal itu merugikannya, renjun tetap tidak bergerak karena dia tidak ingin menjadi menyedihkan, dia tidak ingin terlihat sangat putus asa.

Faktanya walau tanpa keluarga yang lengkap dia bisa meniru keluarga sehat orang lain sebagai penebusan untuk dirinya sendiri.

Walau dia tidak pernah merasa dicintai dia masih dengan ceroboh mempercayakan hatinya pada orang lain

Dan walau tanpa panutan yang baik dia masih bisa tumbuh menjadi pribadi yang semua orang harapkan.

Ini adalah bakat bawaannya, bahkan jika orang-orang mendorongnya ke tepi jurang dia masih akan berdiri dengan bangga.

Bahkan haechan harus mengakui, kalau renjun memiliki hati yang kuat dan lembut lebih dari siapapun, ini membuatnya semakin tidak tega untuk menghancurkan hati yang seperti ini.

.
.
.
.
.
.
.

Renjun saat ini sedang menunggu seseorang, cafe tempatnya menunggu tidak terlalu ramai sehingga dia bisa sedikit santai.

"sudah menunggu lama?" akhirnya orang yang ditunggunya datang.

"tidak juga, jadi bagaimana?"

"aku sudah menyelidikinya, dokter keluargamu menerima suap"

"dari ayahku?"

"salah satunya ayahmu tapi masih ada orang lain lagi dia pamanmu sepupu ibumu, pamanmulah yang merencanakan ini tapi di tidak bisa melakukannya sendirian jadi dia menarik ayahmu sekalian bersamanya. Hahhh keluargamu sangat beracun, obat yang ibumu minum tidak akan pernah membuatnya sembuh karena mereka memberikan obat yang salah, obat itu meningkatkan kecemasannya ada efek halusinasinya juga obat seperti itu sangatlah berbahaya ibumu pasti sering berada diluar kendali"

"yah terkadang, bagaimana dengan ji yuan?"

"ck anak itu sangat bebas, padahal uang yang diberikan padanya oleh ayahmu sangat banyak tapi dia masih bermain-main dengan para orang tua mesum yang sudah punya istri itu"

"tentu saja dia harus, keluarga huang bukan milik mereka, aku adalah pewaris yang sah belum lagi orang-orang serakah itu pasti tidak akan membiarkan mereka mengambil keuntungan dari keluarga huang, jadi dia harus mencari pendukung dimana-mana"

"apa kau tidak khawatir pada perusahaan keluarga huang? Ayahmu benar-benar melubanginya dia menggelapkan uang proyek, dia juga menggelapkan beberapa aset dari keluargamu, dan dia bahkan membeli banyak saham secara diam-diam, juga dia berani menutupi kecelakaan yang terjadi dalam proyek! Pekerja itu bahkan meninggal, keluarganya meminta keadilan tapi mereka hanya melemparkan uang pada keluarga korban, belum lagi ayahmu sudah lama memimpin akan ada beberapa orang yang setia padanya dia juga pasti tahu sedikit tentang rahasia perusahaan, jadi bagaimana kau akan mengurus ini?"

"kenapa aku harus mengurusnya? Orang yang menginginkannya lah yang harus mengurusnya"

"tapi pewaris sah keluarga huang kan kau"

"jadi kenapa kalau aku pewarisnya? Mereka pasti berusaha untuk mengambilnya dariku, karena mereka sangat menginginkannya mereka bisa mengambil semuanya, saat aku berumur 18 nanti aku pasti akan memberikan semua hak ku kepada mereka itupun kalau mereka mampu mengurusnya" renjun tidak bisa berhenti menyeringai, seolah dia sangat menantikan hari yang kacau itu dan sangat senang karenanya.

"mereka sering mengatakan kalau hari ulang tahunku akan membawa kesialan akan kuwujudkan harapan mereka itu. Apa kau sudah punya bukti tentang perbuatan yang mereka lakukan terhadap ibuku?"

"ya ada disini" yuta menyerahkan map yang berisi bukti nyata perbuatan keji yang mereka lakukan kepada ibu renjun, dia juga menyerahkan foto dan video keseharian ji yuan bersama para lelaki hidung belang itu.

"ini bagus, bagaimana dengan nyonya ji?"

"dia kecanduan judi ckckck, ini bahkan belum 1 bulan dan dia sudah menggadaikan semua perhiasannya, dia juga bertengkar dengan ayahmu karena ini"

"ayahku pasti sangat kesepian karena istrinya hanya sibuk berjudi, sebagai anak yang baik aku harus mencarikan pendamping untuk ayahku kan? Mungkin mereka akan bertemu dengan tidak sengaja" kata renjun sambil memberikan kode kepada yuta, berharap yuta mengerti apa yang dia maksud.

"owh iya mereka pasti akan bertemu secara 'tidak sengaja' mungkin mereka akan cocok"

"senang berbisnis denganmu tuan nakamoto"

"dengan senang hati tuan muda"

RevengeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang