Ternyata gaya rambut (m/n) itu susah dibikin. Menurut kalian (m/n) enaknya dibotakin atau enggak ya?
###
"Jadi, apa yang kau inginkan?" Tatapan (m/n) yang tajam dan menyeramkan membuat beberapa Hashira meningkatkan kewaspadaan.
Berbeda dengan sang pemimpi pemburu iblis yang masih mempertahankan senyuman lembutnya.
"Ya, selama ini aku sudah mengirim beberapa pemburu iblis untuk menjemputmu. Tujuanku melakukan itu adalah untuk mendapatkan beberapa informasi darimu, Tuan pemburu iblis."
Lagi-lagi Kagaya tidak menambahkan kata gila saat memanggil (m/n). Dia tidak ingin dan (m/n) juga tak terlihat keberatan akan hal itu.
"Info apa? Kalo loker gua gak punya."
Kagaya tetap tersenyum meski tidak paham dengan ucapan (m/n).
"Kami ingin mengetahui informasi mengenai kibutsuji dan bawahannya. Saya tahu, anda bahkan pernah bertarung secara langsung dengan kibutsuji Muzan dan berhasil bertahan hidup."
Apakah para pilar terkejut? Tentu saja. Berhasil selamat setelah by one sama raja iblis dan masih hidup adalah suatu keajaiban bagi mereka.
Beberapa pilar hendak melemparkan beragam pertanyaan, namun Kagaya diam-diam membuat kode tangan agar mereka tetap tenang.
Menurut Kagaya sendiri, (m/n) itu bagaimana bom berjalan yang tidak bisa ditebak isi pikirannya. (M/n) benar-benar gila dan Kagaya sangat tahu akan hal itu. Mana mungkin Kagaya masih berfikir (m/n) orang waras setelah mendengar tingkah laku (m/n) dari para gagaknya.
"Kenapa juga aku harus memberikan informasi berharga itu padamu? Tidak ada untungnya bagiku. Aku tidak peduli."
Kali ini Kagaya tak langsung menjawab, dia tengah memikirkan jawaban yang pasti. Informasi mengenai (m/n) masih sedikit.
"Apa kau tidak peduli meski iblis membunuh keluargamu?!"
Sanemi yang dari tadi memendam amarah pun mencapai batasnya.
"Sudah banyak orang kehilangan keluarga dan orang yang mereka sayangi karena ulah iblis. Apa kau tidak peduli pada mereka? Apa kau tidak memiliki sedikit pun rasa simpati!"
"Pernahkan kau berfikir seperti apa rasanya kehilangan orang yang kau sayangi atau jangan-jangan kau sendiri juga tidak akan peduli pada keluargamu sendiri!"
(M/n) merenung sebentar, "keluarga ya ... Sudah lama aku tidak mengunjungi makamnya."
Mendengar kata makam Sanemi terdiam.
"Ya... Aku tidak peduli pada orang yang sudah mati, sih." (M/n) tersenyum santai.
Urat kekesalan kembali muncul di wajah Sanemi.
Himejima gyomei sang pilar batu pun menyatukan tangannya dan menangis, "ah, sungguh malang, seorang anak yang hatinya telah hancur."
"Omong-omong, bagaimana jika kita berkenalan dahulu. Aku hanya mengetahui nama dari pilar kupu-kupu itu ..."
Ucapan (m/n) terhenti saat ia melihat wajah Muichiro. Para pilar yang melihat sikap (m/n) terdiam, mereka tidak bisa berkomentar apapun.
(M/n) menyilangkan kakinya dan memandangi langit, "baiklah, aku dulu yang akan memperkenalkan diri."
"Namaku (m/n), tanpa marga. aku sudah membuang semua masa laluku kecuali satu, kakak perempuanku."
"Dan... Siapa kakak perempuanmu itu?" Sang pilar suara akhirnya bersuara.
"Hmm ..." (M/n) menoleh ke arah Kagaya, "sekarang namanya menjadi Ubuyashiki Amane."
"HAH!"
sontak, semua orang disana terkejut bukan main, bahkan Hinaki dan Nichika yang jarang menunjukkan ekspresi pun itu terkejut. Hanya Kagaya seorang yang masih memasang senyuman di wajahnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
pemburu iblis gila! (kny x mreader)
Fanfiction[vote sebelum membaca!] pemburu iblis yang satu ini gila! dia bukan anggota kisatsutai. sepanjang malam dia memburu iblis dengan berbagai macam emosi. hari ini dia berteriak marah, esok dia menangis, lalu tertawa terbahak-bahak dan lain lagi. dia p...