Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Warning: Bab pada karyakarsa berisi adegan-adegan seru seperti awal mula pertemuan kedua tokoh dan tragedi hingga kedua tokoh terpaksa menikah.
📸
Angel itu keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar setelah selesai mencuci wajah dan sikat gigi.
Pagi ini Justin akan kembali bekerja sehingga memudahkan Angel dan Tiara melakukan pekerjaannya. Tadi malam pun Angel sudah membereskan semua pakaiannya agar setelah Justin berangkat kerja, ia tinggal memasukkan pakaian-pakaiannya kedalam koper saja.
"Maaf ya Justin." Batin Angel. Lagian dengan cara ini, Justin tidak perlu lagi bekerja keras mencari uang. Ia akan kembali ke kehidupan mewahnya nanti bila Angel sudah menggugurkan kandungannya.
"Maaf ya adek bayi, kamu belum waktunya lahir karna keadaan aku sama Justin lagi berantakan. Aku juga belum siap jadi ibu. Maaf ya." Angel mengusap perutnya dengan mata yang memanas.
Ia duduk di kursi meja makan sebentar untuk menghilangkan rasa bersalah di hati. Setelah sedikit tenang, Angel kembali berdiri dan berjalan menuju kamar.
"Justin, kamu gak kerja?" Tanyanya ketika baru membukakan pintu.
Seketika bola mata gadis itu membulat sempurna saat melihat tubuh jangkung Justin yang bersandar pada lemari pakaian dengan sebelah tangan yang asik memegang sebuah handphone yang sudah disembunyikan Angel. Mata tajam lelaki itu terlihat lincah membaca dan mengetikkan sesuatu.
Bodohnya lagi, Angel tadi malam tidak mengunci layar handphone itu sehingga Justin dengan gampang membaca wa.
"Kenapa sayang?" Akhirnya Justin buka suara. Ia mematikan handphone dan kini menatap tak terbaca ke arah Angel.
"Balikin, itu handphone aku." Angel bergerak cepat hendak meraih benda pipih tersebut tetapi Justin lebih dulu mengangkat handphone itu tinggi-tinggi.
"Takut chatnya terbongkar ya?" Tanya Justin dengan nada berbeda.