"baiklah, selamat datang di sekolah Neo city green ya."
Haechan tersenyum dan mengangguk, dia sekarang berada di ruang guru "oh iya dan kamu kelas 2-A" ucap gurunya "baik pak" jawab haechan.
"Oh iya saya lagi ada kesibukan jadi maaf gak bisa nganter kamu ke kelas" ucap guru itu.
"Gakpapa pak" jawab haechan.
"Aosjdokslsksms masa gw harus keliling lagi sih nyari kelas 2-A AAAAAAA!!!" jerit batin haechan.
Srekk
"A-aduduh buu jangan di tarik terus nanti telinga saya copot AAAA!!"
"kamu yaa! Ga buat masalah sehari aja bisa ga sih!"
"Yaa mana saya tau Bu, saya ga bisa prediksi kelakuan saya."
Haechan menatap keributan di belakangnya, Dia dapat lihat satu guru sedang menjewer seorang siswa "ganteng sih tapi pasti langganan BK" batin haechan.
"Oh! Kebetulan Jaemin tolong antar murid baru ke kelas ya" pinta wali kelas haechan.
Pemuda bernama jeamin tadi lantas berbinar "lop deh buat bapak yang udah selamatin hidup saya" batin Jaemin.
Jaemin dengan cepat berlari ke arah wali kelasnya, "heh!! Kemana kamu!" Teriak guru tadi yang menjewer jaemin.
Jaemin tidak menghiraukannya "siapa pak! Kelas 2-A ya?!" Tanya Jaemin semangat.
Wali kelasnya pun lantas mengangguk, haechan sedari tadi hanya diam melihat interaksi mereka "namanya haechan, tolong antarkan ya" pinta bapaknya.
"Siap pak! Mana haechan?" Tanya Jaemin "itu dibelakang kamu" jawab wali kelasnya.
Jaemin lantas menoleh dan melihat sosok pemuda tampan? Tidak dia lebih ke cantik.
Jaemin terpana melihat pemuda di belakangnya ini "ekhem" dehem haechan, yang membuat Jaemin sadar dengan lamunan nya.
"Oh Lo haechan? Ok sini gw antar bye pak!" Setelah mengatakan itu Jaemin langsung pergi dengan Manarik tangan haechan.
Haechan tentu terkejut dengan tarikan mendadak itu, haechan merasakan tangan Jaemin yang basah? Apa mungkin karna keringat?
"Oy Lo gpp? Tangan lo keringetan" tanya haechan, Jaemin terkejut mendengar suara haechan dia terlalu fokus pada jalan dan pikirannya.
Lantas Jaemin pun melepaskan genggaman tangannya "e-eh ga-gapapa kok" jawab Jaemin.
"Napa gw jadi gugup!" Batin Jaemin.
Haechan menatap aneh ke arah Jaemin, tapi dia tidak ambil pusing dia menatap punggung Jaemin yang dari tadi hanya diam "cepet! Kelas gw dimana aelah."
Jaemin pun tersentak kaget "oh iya sorry ayok" ucap jaemin dia agak malu, baru kali ini dia gugup di depan orng mana murid Baru lagi, jangan sampe deh Abang abangnya liat yang ada dia di ketawain.
"Nih kelas Lo" ucap jaemin sambil menunjuk pintu kelas 2-A, haechan mengangguk "thanks."
...
Perkenalan sudah haechan lakukan tadi, sekarang dia memiliki teman baru bernama Yangyang
"Chan gas ke kantin" ajak Yangyang.
"Lo duluan aja, gw mau ke toilet bentar" jawab haechan
"Wahhh ngapain Lo di toilet co-"
"Gausah mikir macem²! Gw mau buang air kecil."
"Iya dehh, gw duluan ya."
"Hmm."
Haechan kini sedang berjalan menuju toilet, saat memasuki toilet dia secara tidak sengaja mendengar sesuatu.
KAMU SEDANG MEMBACA
6 prince (END)
Fantasiketololan dan kebucinan akut para 6 prince pada haechan cerita ini hanya khalayan author! bahasa non formal! banyak toxic dimana mana!
