Flashback on
Seoul, 14 agustus 2013
Persiapan ulang tahun rora sudah hampir selesai seluruh anggota keluarga kim sangat antusias menyambut pesta yang akan digelar dengan cukup meriah di kediaman mereka kado dari seluruh keluarga sudah siap untuk diberikan pada rora tinggal menunggu si anak yang berulang tahun pulang dari taman kanak kanak tempat ia belajar. Kim hyunbin dan kim yejin sangat antusias untuk segera merayakan ulang tahun sang anak yang gagal menjadi bungsu karena ia kembali memiliki adik perempuan mereka pun memutuskan untuk ikut menjemput rora bersama supir yang biasa mengantar jemput rora tapi mereka masih diikuti oleh 2 orang bodyguard di mobil yg berbeda. Sesampainya di area taman kanak kanak mereka melihat rora sedang duduk menunggu di depan pos satpam, melihat kedatangan kedua orang tuanya membuat rora langsung berlari dan memeluk kedua orangtuanya. Mereka pun langsung masuk ke mobil dan bercanda seraya tertawa mendengar celotehan sang anak mengenai kegiatannya di taman kanak kanak namun tak lama rora meminta untuk mereka mampir ke area taman hiburan karena ia sangat ingin memakan gulali meskipun kedua orang tuanya membujuk agar mereka langsung pulang karena cuaca mulai mendung rora bersikeras hingga menangis karena ia ingin sekali membeli gulalinya sekarang juga kedua orang tuanya pun hanya bisa pasrah mengikuti keinginan sang anak yang tengah berulang tahun itu namun karena jarak taman hiburan cukup jauh jika harus memutar arah supir mereka pun mengambil jalan pintas dimana jalanannya cukup rusak lalu tak lama hujan badai turun di area jalan yang cukup sempit dan dikelilingi jurang yang cukup dalam mereka terus berdoa semoga badai segera berhenti sang supir menjalankan mobil dengan sangat lambat karena salah sedikit mereka bisa masuk jurang beruntung mereka berhasil melewati jalanan yang cukup curam itu mereka menarik napas lega karena berhasil melewati jalanan yang cukup berbahaya itu dan mereka hampir sampai di area taman hiburan namun naas dari arah belakang ada truk oleng kelebihan muatan menabrak mobil mereka hingga mereka terguling guling dan mobilnya meledak. Sebelum meledak mereka sempat keluar dari mobil tapi semuanya terlambat karena mereka terhempas cukup jauh setelah ledakan mobil menghantam mereka hyunbin dan yejin sekuat tenaga mencoba melindungi rora yang hampir menutup matanya tak lama banyak orang sekitar area taman hiburan yang mencoba menolong mereka dan segera menghubungi ambulance rora dan supir mereka masih tertolong namun sayang hyunbin dan yejin tak bisa bertahan mereka dinyatakan meninggal dunia di perjalanan menuju rumah sakit mendengar kabar kecelakaan itu seluruh anggota keluarga kim bergegas ke rumah sakit setelah di telpon melalui handphone milik hyunbin. Jisoo,jennie,chaeyoung dan lisa lah yang pergi kerumah sakit sedangkan adik adik mereka menunggu di rumah bersama paman,bibi,nenek dan kakek mereka. Mendengar kabar kematian kedua orang tua mereka menjadi pukulan telak yang membuat mereka menangis meraung menangisi kepergian kedua orang tua mereka setelah merasa sedikit tenang mereka mengunjungi sang adik dan supir yang masih belum sadarkan diri dengan oksigen yang terpasang di masing masing wajah mereka melihat luka di sekujur tubuh sang adik membuat mereka hanya bisa menangis tertahan karena takut mengganggu istirahat sang adik setelah semalaman menjaga adik mereka dan mengurus kepulangan jenazah orang tua mereka pagi harinya kondisi supir mereka mulai stabil dan sudah sadarkan diri mereka pun bertanya mengenai kejadian yang sesungguhnya sang supir pun menceritakan segalanya termasuk saat rora merengek ingin dibelikan gulali di area taman hiburan yang menyebabkan mereka kecelakaan karena emosi yang masih belum stabil membuat jennie langsung menyalahkan rora dan mengatakan jika rora adalah penyebab kematian kedua orang tua mereka sejak saat itu jennie pun membenci rora. Mendengar penjelasan sang supir mereka tak tau harus bersikap bagaimana terutama pada rora saat ia sudah sadar nanti chaeyoung yang merasa tak sanggup melihat rora setelah kematian kedua orang tua mereka memilih mengikuti jennie pulang untuk mengurus perihal pemakaman kedua orang tua mereka. rumah yang telah dihias untuk pesta berubah menjadi rumah duka tak ada canda tawa yang terdengar dari adik adik dan anggota mereka hanya tangisan yang terdengar setelah mereka melihat kedua orang tua mereka terbujur kaku dihadapan mereka ruka, pharita dan asa yang sudah menginjak usia sekolah jelas masih mengingat momen kematian kedua orang tua mereka hanya bisa menangis sambil memeluk ahyeon,haram dan si bungsu yang masih sangat kecil. Sementara di rumah sakit kondisi rora tak ada perubahan sama sekali ucapan supir mereka tadi hanya mereka yang tau keluarga yang lain belum mengetahui perihal tersebut karena saat akan ditanyai lebih lanjut sang supir mengalami gagal jantung dan meninggal dunia yang membuat mereka tak mengetahui fakta dibalik kecelakaan itu kecuali jisoo,jennie,chaeyoung dan lisa.
Seminggu sudah rora terbaring di ruang icu karena kondisinya sempat kritis dan dia sempat mengalami henti jantung selama beberapa menit tapi beruntung ia masih bisa bertahan namun rora dinyatakan koma sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan karena luka yang dialaminya cukup parah hingga menyebabkan sedikit retakan pada tengkoraknya. Melihat kondisi sang cucu yang entah kapan akan membuka mata membuat tuan dan nyonya kim serta tuan dan nyonya son memutuskan untuk mengirim rora ke jerman tempat dimana putra sulung keluarga kim bertugas sebagai dokter saraf terbaik di salah satu rumah sakit terbaik di jerman. Lisa yang tengah kuliah di jurusan kedokteran memutuskan untuk pindah universitas dan mendaftar di salah satu kampus di jerman, jisoo yang memang sangat menyayangi rora juga memutuskan untuk ikut menjaga sang adik di jerman sana meskipun keluarga besar mereka menentang keras keputusan jisoo saat itu karena masih ada adik adiknya yang lain juga karena jisoo merupakan yang tertua namun jisoo yang keras kepala menulikan tentangan itu dan tetap nekat pergi ke jerman demi rora padahal dia masih punya 8 adik yang harus ia jaga sehingga karena keputusannya itu membuat jennie anak tertua kedua harus menanggung tanggung jawab yang seharusnya bisa ia bagi bersama jisoo jadi hanya dengan chaeyoung saja yang membuat chaeyoung ikut terpengaruh untuk membenci rora.
KAMU SEDANG MEMBACA
OUR POOR SISTER
FanfictionAku sangat menyayangimu apapun kata mereka tentang mu Kim jisoo Terkadang ego ku tak mengizinkan ku untuk mendekatimu Kim jennie Haruskah aku ikut membencimu adik kecil? kim chaeyoung Aku akan melindungimu dari siapapun pe...
