"kamu seriusan mau keluar dari eskul musik?"
"iya"
"terus mau daftar voli?"
"iya"
"kenapa?"
"karena emang suka voli kan?"
"maksudnya kenapa baru sekarang?"
Athena, gadis itu terdiam saat mendengar pertanyaan dari Celine sahabatnya.
"Athena, aku tau kamu emang suka voli. Dan karena cowo itu kamu dulu gak daftar voli terus lebih milih ikutan eskul musik biar sama kaya dia."
"i-iya" celine menarik nafasnya pelan ketika melihat mata athena yang mulai berkaca-kaca.
"kamu yakin bisa? maksud aku, kamu kan udah lama gak main voli terlebih itu cape, banyak ngeluarin tenaga juga" tanya celine.
"bisa" athena menyahut dengan cepat "bisa kok, aku mau menyibukkan diri dengan main voli cel. Di musik bikin aku inget dia terus"
"jadi main voli supaya bisa lupain dia?"
Athena menggeleng "enggak," gadis itu mengusap air matanya yang hampir terjatuh "gak akan bisa lupa dan gak mau ngelupain kok. Cuman emang udah gak bisa lagi di musik, tangan aku rasanya gemeter tiap megang alat musiknya"
Sekarang celine paham maksud dari sahabatnya ini.
"nanti aku mintain formulirnya ke pak juli, kali ini kayanya bakalan terbatas" beritahu celine yang diangguki athena.
Celine itu ketua osis di SMA Mahatama, dia sudah kelas dua belas, sedangkan athena kelas sebelas.
Mereka berdua sudah bersahabat sejak kecil. Celine yang lebih tua satu tahun dari athena sudah menganggap gadis itu seperti adiknya sendiri, maka tidak heran jika sekarang sikapnya seperti seorang kakak.
kringggg jam pelajaran akan segera dimulai.
Suara bel pertanda jam istirahat telah berakhir pun berbunyi, membuat dua gadis yang sedang duduk di taman sekolah itu segera bangkit dan berjalan menuju kelas masing-masing.
*****
"totalnya ada 50" pak juli memberikan kertas formulir kepada tirta.
"cowo 30 cewe 20" lanjut pak juli.
"asik akhirnya ada cewe" ujar bima dengan raut wajah bahagia.
"syukur deh, jadi gue gak usah nemenin lo buat ngintip-ngintip di lapangan basket lagi" sahut raka.
"elah lo seneng juga pan rak" tebak agip.
"tau nih si raka sok-sok an mengeluh" bima menyetujui ucapan agip.
"masih ada bapak loh ini" peringat ajun.
Pak juli hanya tersenyum maklum "yasudah, nanti kalian sepulang sekolah langsung aja ke gedung voli. Nanti mereka yang nyamperin" beritahunya.
Tirta membagikan kertas itu kepada salvatore "masing-masing megang tujuh, gue delapan" jelasnya.
"oh iya tir, punya kamu juga tujuh. Tadi diminta sama celine satu."
"celine ketos pak?" tanya raka.
"nama celine cuman satu di sekolah ini rak" sahut milan.
pak juli mengangguk "iya ketua osis."
"dia mau ikutan voli? emang boleh udah kelas dua belas?" ajun pun bertanya.
"makin semangat gue kalo ada kakak celine" ujar bima.
KAMU SEDANG MEMBACA
SALVATORE (on going)
Teen Fiction"Dulu cool boy sekarang tantrum boy." "Tirta Theodore, (t) nya tantrum." ★★★★★★ Salvatore, nama club voli di SMA MAHATAMA yang berisikan tujuh laki laki. Diketuai oleh Tirta Theodore. Selain mengejar cita-cita untuk menjadi seorang Atlet voli, masa...
