15. Rundingan Alot

1.3K 150 17
                                        

Sanggar OSIS hari ini terlihat begitu ramai, suara hujan di luar nampaknya kalah dengan suara manusia yang saling beradu argumen

sakura menghembuskan nafasnya lelah, ia menatap teman temannya yang sebenarnya juga merasa lelah karena perdebatan alot masalah rencana anggaran biaya untuk kegiatan labersa


"jadi untuk masalah dana kita bagi dua?" tanya Matsuri memastikan, hari ini ia sebagai perwakilan bendahara OSIS SMA Sunagakure

"iya, lalu kita bisa beli keperluan bareng biar ngga ada miskom." timpal tenten sambil menulis catatan kasar mengenai rencana anggaran biaya untuk labersa nanti

"bukannya bakal ngga efektif kalau kita jauh jauh ke Konoha hanya untuk membeli keperluan? yaa walaupun tempat labersanya juga di konoha." tanya shuu yang menjabat sebagai ketua sie humas dari SMA Sunagakure

sakura mengangguk setuju mendengar pendapat shuu "gimana kalau kita bagi barang untuk dibeli? jadi dana ngga perlu dikumpulin jadi satu, pas udah dapet dari atasan langsung di belanjain sendiri sendiri."

"gue setuju karena itu mempermudah buat rencana anggaran di proposal nanti." timpal ino

"gue tim ngikut." ucap Naruto sambil menopang dagunya di meja dengan mata yang memanas karena mengantuk

"twoin bro." sai langsung memeluk dari samping Naruto yang duduk di sebelahnya

"jadi untuk anggaran dana clear ya?" tanya pakura dengan mata melihat satu per satu anggota OSIS yang mengikuti rapat

"untuk sekarang sudah diputuskan dana akan dikelola sendiri-sendiri untuk membeli keperluan." final Sasuke yang mengulang mufakat dari sidang pembahasan rencana anggaran biaya

Hinata mengangguk paham kemudian menulis kesimpulan rundingan rencana anggaran biaya

"lalu untuk masalah barang yang akan dibeli dibagi kapan?" tanya Shikamaru yang notabenenya adalah ketua sie lengkap SMA konoha

"ketua sie lengkap kita berhalangan hadir mungkin bisa dirundingkan di lain waktu." Shuu tersenyum tipis dengan pandangan menunduk, ia merasa bersalah karena temannya menghambat jalan menuju labersa

sakura perlahan menyenderkan badannya di sandaran kursi yang ia duduki, dalam hatinya gadis gulali itu membatin kalau di rundingkan lain waktu itu kapan? sedangkan labersanya 2 minggu lagi, akan tetapi kalau di putuskan sekarang tanpa ketua sie lengkap SMA Sunagakure maka akan membuat ketua sie lengkap SMA Sunagakure menjadi sakit hati karena wewenangnya di ambil

hadehh

bagai makan buah simalakama


"gimana kalau kita rundingkan lagi hari selasa depan?" usul pakura

"mohon maaf tidak bisa, Selasa depan organisasi kami sudah ada acara." tolak Sasuke karena Selasa depan adalah hari-h acara pensi kelulusan kakak kelas

pakura menghela nafas pelan "kalau begitu kapan? sedangkan labersa menurut jadwal akan diadakan 2 minggu dari sekarang sedangkan ini saja proposal belum naik lalu anggota OSIS suna juga jadwal kedepan sedang padat."

semua terdiam

perundingan kembali alot

"gue bisa rundingin melalui chatting dengan ketua sie lengkap SMA Suna." Shikamaru menengahi perdebatan

"nahh mungkin itu cara terbaik daripada harus mengubah jadwal." ucap sai sambil menghembuskan nafas lega, dalam hati ia bersorak gembira karena tidak perlu merevisi jadwal kegiatan lagi

perwakilan dari SMA Sunagakure pun mengangguk setuju, masalah perlengkapan juga sudah clear

tinggal buat proposal

OSIS ll sasusaku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang