"terimakasih atas kunjungannya, kami harap kedatangan anda kembali" ucap Beomgyu dengan senyum cerah
Cafe terlihat ramai untuk saat ini dan itu membuat suasana hati Beomgyu semakin senang. Beomgyu berjalan menuju meja yang baru saja ditinggalkan oleh pengunjung untuk dibersihkan
1 tahun sudah berlalu sejak kejadian Beomgyu mengetahui fakta kehamilan mendiang Taehyun, itu artinya sudah genap 3 tahun sejak kejadian malam dimana Taehyun benar-benar tiada
Beomgyu tersenyum kecil mengingat semua memori tersebut
Bagaimana kabarmu disana Tae? Apakah anak kita tumbuh dengan baik? Ingin sekali aku melihat wajahnya
Beomgyu tidak gila atau berhalusinasi, dia hanya ingin mengenang Taehyun dengan cara yang lebih baik tanpa harus menyertakan kesedihan di setiap memori tersebut
Beomgyu berjalan kembali ke pantry untuk membersihkan piring kotor yang sedikit menumpuk
"Sudah biar aku yang bersihkan, kau kembali saja kedepan untuk menerima pelanggan" ucap Inha mengambil alih piring yang ada ditangan Beomgyu
"Ayolah Inha, sesekali kau juga harus menerima pelanggan. Kenapa harus aku yang selalu berjaga didepan?" Keluh Beomgyu
"Kau pura-pura tidak tau atau memang mau mengejek ku ha?! Tentu saja karena wajahmu lebih tampan dan menarik bodoh!"
Beomgyu menghela nafas panjang. Kenapa harus ada alasan seperti itu untuk menarik pelanggan? Itu benar-benar merepotkan untuknya
"Kau juga tampan Inha, kau juga menarik. Cobalah sesekali untuk berjaga didepan" pinta Beomgyu
Kring..
Keduanya menoleh dan dengan cepat Inha mendorong tubuh Beomgyu untuk keluar dan menerima pelanggan yang datang
Beomgyu berhenti sejenak sambil melepas sarung tangannya lalu keluar dari pintu menuju kasir
"Selamat datang. Ada yang bisa kami bantu?"
.....
Beomgyu menoleh dan tidak ada siapapun didepan meja pemesanan. Beomgyu celingukan, bukan kah tadi belnya berbunyi? Tapi kenapa tidak ada siapapun di hadapannya?
"Aaa..."
Beomgyu sedikit terkejut, ia mendengar suara bayi tak jauh darinya
"Aach"
Beomgyu keluar dari kasir dan ia menemukan bayi laki-laki tengah terduduk tersenyum kearahnya di depan pintu. Dengan cepat Beomgyu menghampiri dan menggendong bayi tersebut
"Hei..apa yang kau lakukan disini? Bagaimana kau bisa masuk?" Tanya Beomgyu sambil memperhatikan bayi tersebut
Bayi laki-laki itu hanya tertawa melihat Beomgyu menghampirinya sambil menggigit tangannya. Dilihat dari posturnya sepertinya bayi ini berusia kurang lebih 2 tahun
Beomgyu berdiri dan duduk di kursi pelanggan sambil memangku bayi tersebut
"Kenapa kau bisa masuk kesini manis? Dimana orang tuamu?" Tanya Beomgyu pelan sambil menatap bayi tersebut
"Aa...ha"
Hanya tawa yang Beomgyu dapatkan. Beomgyu tersenyum melihat bayi itu tertawa. Beomgyu terpana dengan senyum tawa dan wajah manis bayi dipangkuannya dielusnya kepala si bayi dengan lembut
"Siapa namamu? Kau sangat manis dan tampan" puji Beomgyu pelan
Kring..
Beomgyu sedikit terkejut dengan suara bel yang berbunyi sedikit kasar, begitupun dengan bayi yang ada dipangkuannya. Beomgyu menoleh namun sosok yang datang membuatnya terdiam ditempat
KAMU SEDANG MEMBACA
HIDDEN SECRET [END]
Fiksi PenggemarBOOK 2 Semua orang tidak tau apakah akhir ini adalah akhir yang sebenarnya Semua orang tau kecuali diriku -beomgyu-
![HIDDEN SECRET [END]](https://img.wattpad.com/cover/346911814-64-k577126.jpg)