Mengetahui identitas 2

11 1 0
                                    

(Acha POV)

Sekolah Kinan.......

"Mana Kinan kok nggk ada?" Tanya Kissandra.

"Belum keluar kali" balas Acha.

10 menit kemudian.....

Kriiing...

Kriiing....

Kriiing....

Suara bel terdengar dari dalam sekolah menandakan bahwa jam pelajaran sudah berakhir. Murid-murid dari setiap kelas mulai bermunculan dan berlari menuju gerbang sekolah dengan semangat termasuk Kinan.

Dia yg melihat dari kejauhan dua sosok yg sepertinya ia kenal sedang berdiri di depan pos penjaga dan langsung menghampirinya.

"Kakaaakk, kak Kissandra...." Ucap kinan dengan semangat sambil berlari ke arah mereka berdua.

"Halooo.... Dimana tadi sekolahnya, seru atau membosankan?" Balas Kissandra.

"Seru banget kak... Tadi pas jamkos teman-temanku cosplay jadi hantu. Ada yg jadi sosok putih, ada yg jadi makhluk terbang, dan ada juga yg jadi vampire. Terus banyak yg ngagetin murid-murid perempuan sampai mereka ketakutan" Kinan.

"Hahaha terus?" Kissandra

"Kelas kita jadi rame dan ujung-ujungnya dimarahi guru" Kinan.

"Hey.... Kalian melupakanku?" Ucap Acha tiba-tiba bicara karena merasa dikacangin.

"Aahhh kakak maaf aku nggk ngajak Kakak tadi" ucap Kinan yg merasa bersalah.

"Ya udahlah nggk usah dipikirin, ayo pulang" ucap Acha lalu pergi dengan perasaan kesal dan langsung diikuti mereka berdua dari belakang.

(Di perjalanan)

Karena Acha masih merasa kesal jadi selama perjalanan dia hanya diam dan itu membuat orangyg bersama dengannya merasa bersalah.

"Kak.... Kalmi mintta maaf ya" ucap Kinan tiba-tiba bicara.

"Iya, kami minta maaf ya. Kami janji nggk akan ngulangin lagi" ucap Kissandra juga memohon.

"Iya iya aku maafin kalian kok" ucap Acha yg terlihat terpaksa.

"Yeey makasih kak...." Ucap Kinan senang.

"Oh ya, katanya mau ke toko ATK?" Tanya Acha.

"ASTAGA aku lupa, untung belum kelewat tokonya" ucap Kissandra panik tapi ia langsung lega karena mengetahui tokonya masih jauh.

(Sesampainya di toko ATK)

"Mau nyari apa kak kok kesini?" Tanya kinan.

"Mau nyari buku sama alat tulis" Kissandra.

"Oohh... Kalau begitu aku pengen beli juga deh" Kinan.

"Beli apa emangnya?" Acha.

"Eemm... Notebook sama sticker. Boleh ya" Kinan.

"Boleh... Tapi, apa uangmu cukup?" Acha.

"Cukup kok. Aku udah nabung selama 2 Minggu untuk beli ini" Kinan.

"Baiklah" Acha.

(Skip sampe rumah...)

Acha langsung merebahkan diri di kasurnya karena masih kepikiran dengan kata-kata pelindung yg melekat di tubuhnya.

Semakin lama ia memikirkan itu lama-lama matanya mulai terpejam. Ketika ia tertidur, ia bermimpi bertemu dengan seseorang yg cukup misterius di tempat seperti hutan lebat nan indah.


(Dalam mimpi...)


"Hah.... Dimana ini? Ucap Acha kebingungan.

"Eh, siapa cowok itu?" Ucapnya ketika melihat cowok yg memakai jubah berwarna hitam lengkap dengan penutup kepala yg ia pakai berdiri tidak jauh dari tempatnya lalu mendekati cowok yg membelakanginya itu.

"Kau sudah datang" ucap cowok itu.

"Siapa kau? Dan kenapa aku bisa disini?" Acha.

"Yg pasti aku adalah orang yg kau kenal disekolah"

"Disekolah?" Acha.

"Iya... Aku membawamu kesini untuk memberitahu mu sesuatu"

"Sesuatu, seperti apa?" Ucap Acha lalu cowok itu berbalik badan dan berjalan mendekat kearahnya sambil membuka penutup kepala yg ia pakai.

Acha sangat terkejut saat mengetahui cowok yg didepannya itu setelah membuka penutup kepalanya.

"Vincent... Ini beneran kau!! Kenapa kau membawaku kesini dan bagaimana bisa!!" Ucap Acha terkejut.

"Karena dari kalung mu itu. Kalung mu terhubung dengan kekuatanku, jadi aku bisa memanggilmu kapan saja" ucap cowok itu yg ternyata Vincent.

"Tunggu, kekuatan" Acha.

"Iya. Agar kau tidak terkejut lagi dengarkan dulu penjelasan ku" Vincent.

"Baiklah"

"Sebenarnya aku bukan manusia, melainkan vampire. Dan dunia yg sedang kau pijak ini adalah dunia vampire" jelas Vincent.

"Dunia vampire...!! Lalu apa hubungannya denganku?" Ucap Acha kaget setelah mendengar pernyataan Vincent.

"Kau adalah orang yg akan memimpin kerajaan kami di masa depan" Vincent.

"M-memimpin kerajaanmu di masa depan" ucap Acha sedikit heran.

"Iya" Vincent.

"Tapi bagaimana bisa, aku ini manusia bukan vampire" ucap Acha secara tidak langsung menolak pernyataan Vincent.

"Karena aku.....







Mencintaimu...." Vincent.


"H-hah" Acha hanya ternganga setelah mendengar ucapan Vincent.

"Kau akan menjadi pendamping hidupku dan terus bersamaku selamanya" ucapan Vincent kali ini berhasil membuat Acha semakin terkejut.

"Mungkin ini terdengar lucu bagimu.....





Maukah kau menerimaku sebagai seorang vampire dan memimpin kerajaan ini bersama selamanya?" Vincent.



#yaaaakkkk Vincent menyatakan cintanya ke Acha meskipun tidak langsung....# {udah balik ke cerita}



Sedangkan Acha hanya diam tidak percaya dengan apa yg terjadi barusan di hidupnya.

"Kau tidak perlu menjawabnya sekarang. Jika kau sudah menemukan jawabannya kau bisa menemui ku kapan saja dan dimana saja dengan kalung itu" ucap Vincent dan itu berhasil menyadarkan Acha dari lamunannya.

"Cara memanggilnya hanya cukup memanggil namaku lalu aku akan muncul di depanmu" itulah kalimat terakhir yg di ucapkan oleh Vincent setelah itu perlahan dia menghilang dari hadapan Acha.



(Mimpi selesai...)



























Hai gaes aku balikk....(idih sokab amat😒) yaudahlah jangan pentingin itu yg penting aku up. Maaf aku hanya bisa up segitu dan maaf juga klo aku nggk up selama sebulan karena yaaaahhh biasaaa...☺️ Tugas numpuk. Makasih udh setia nunggu sampe skrng☺️ dan mungkin kedepannya aku bakal slowed update, tapi tenang.... Aku bakal usahain update kok☺️ sekali lagi makasih udh mampir ke ceritaku yg burik dan sangat tidak nyambung ini dan maaf klo ada kata yg menyinggung dan ketikan yg typo🙏

Okelah bye bye👋👋

The Queen Of Vampire Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang