tiga belas 🔞

1.4K 102 6
                                        

⚠️ threesome, double penetration, rough sex, degradation, bondage, watersports, squirting, somnophilia, harsh words, coming untouched, UNREALISTIC SEX (please be wise)

| bonanza by Lcourage |

"Hnghh~"

Baekhyun terbangun karena gerakan keluar masuk yang brutal pada lubangnya. Tak hanya satu, melainkan dua sekaligus. Ia merasa begitu penuh.

"Ah~ lihat, Chan! Suami kecil kita sudah sadar."

Baekhyun mengerjap-ngerjap, mencoba membuat pandangannya fokus. Saat ini ia tengah berbaring di atas tubuh seseorang sambil menghadap wajah Yeolie. Belum juga sadar sepenuhnya, Baekhyun sudah mendesah hebat. Padahal saat membuka mulut barusan, ia hendak bertanya.

Apakah ini mimpi? Kalau iya, kenapa semuanya terasa sangat nyata? Kalau bukan, bagaimana ceritanya ia bisa berakhir demikian?

"Bercinta saat kau masih pingsan memang terasa nikmat. Mulutmu tidak berisik, tapi tubuhmu sangat responsif."

Yeol, pria yang tengah bergerak di atasnya, berbicara, menarik Baekhyun seketika dari lamunan singkatnya.

"Lubangmu selalu mengetat saat aku dan Chanie menghantam titikmu berulang-ulang. Putingmu juga menegang tiap kali kami melecehkannya secara bergantian. Lalu penis mungilmu akan berkedut-kedut saat menerima stimulasi berlebihan, sebelum akhirnya menyemburkan cairan dengan lemah. Hahaha~ lucu sekali!"

Yeol tertawa keras. Dan seseorang di bawahnya menggeram.

Sekarang setelah kesadaran Baekhyun perlahan kembali, ia tahu suara itu adalah suara suaminya yang lain.

Park Chan.

"Penis semungil ini harus klimaks terus-menerus sampai cairan yang keluar sangat bening dan encer. Kau tahu, slut? Itu mengingatkanku pada air kencingmu yang menyembur dengan deras sebelum kau pingsan."

Oh, baiklah.

Baekhyun sudah ingat semuanya. Dan ia merasa malu setengah mati. Apalagi Chan juga sudah di sini dan mendengarkan semua ocehan kotor Yeol.

Astaga.

Seseorang, tolong siapapun itu, kubur Baekhyun hidup-hidup setelah ini!

Baekhyun menggerakkan tangannya, hendak menutup wajah, menyembunyikannya dari tatapan liar Yeol. Namun sesuatu menahannya. Kedua tangannya terikat, tak bisa digerakkan, seberapapun kerasnya Baekhyun mencoba.

"Jangan berusaha melepasnya. Kau hanya akan melukai dirimu sendiri."

Sekujur tubuh Baekhyun merinding seketika, efek suara rendah Chan yang begitu dalam di dekat telinganya. Ia melenguh, bersamaan dengan desahan yang lagi-lagi keluar tanpa bisa dicegah.

Jika Yeol yang berbicara dan memberinya perintah saat tengah melakukan sex, entah mengapa Baekhyun selalu ingin membangkang dan membuatnya kesal. Tapi jika Chan yang berbicara, berkedip pun Baekhyun tak berani melakukannya. Ia terlalu takut. Padahal Chan jauh lebih lembut ketimbang Yeol yang lebih mirip satwa liar. Namun aura mereka yang berbeda nyaris 180 derajat membuat Baekhyun lebih takut pada Chan, sebab itu ia jadi mudah tunduk dengannya.

Gerakan tangan Baekhyun yang hendak melepaskan diri terhenti. Kini ia mencoba untuk fokus mengatur nafas saja agar tidak pingsan lagi.

Menerima 2 kejantanan sekaligus yang bergerak keluar masuk bergantian dalam lubangnya itu terlalu berlebihan bagi Baekhyun yang beberapa saat lalu masih dalam keadaan pingsan. Jujur jika boleh memilih, lebih baik Baekhyun pingsan lagi saja daripada harus disetubuhi oleh 2 suaminya sekaligus dengan tempo gila-gilaan seperti ini.

Demi Tuhan, carrier pun memiliki batasan.

Baekhyun takkan sanggup jika mereka tak mau berhenti—

"AAAAKKKHHHH!"

Terlambat.

Kelopak mata Baekhyun berputar ke belakang. Dan jerit kenikmatannya lenyap, bersama dengan iris matanya.

Chan dan Yeol seketika menghentikan gerakan mereka.

Jarang.

Sangat jarang sekali, seorang carrier squirt dari lubangnya. Tapi barusan... baru saja... Baekhyun merasakan sesuatu yang aneh dalam tubuhnya. Sesuatu di bagian bawah perutnya yang terasa melilit, menggelitik, seperti ingin kencing, sekaligus ingin klimaks. Kemudian tanpa aba-aba, dorongan kuat itu terjadi. Baekhyun mengeluarkan cairan bening dari lubangnya dengan deras, nyaris mendorong keluar 2 torpedo besar milik kedua suaminya.

Penis mungilnya yang terasa ngilu juga ikut mengeluarkan sesuatu. Semburan lemah berupa sperma cair, disusul air kencing.

"Fuck! Kau squirt dan kencing dalam waktu bersamaan. Luar biasa!" ucap Yeol yang nampak takjub melihat semburan air kencing dan squirt yang tak kunjung berhenti.

"Ayo kita selesaikan, Yeol." Chan memberi sebuah kode berupa anggukan yang langsung dimengerti oleh saudaranya.

Mereka pun bergerak bersamaan, keluar dan masuk, dengan lebih brutal dari sebelumnya hingga cairan squirt Baekhyun muncrat ke mana-mana.

Tubuh carrier berambut merah itu menggelepar. Mulutnya terbuka lebar tanpa ada suara yang keluar. Dan matanya kembali tertutup, dengan bagian putih dari bola matanya yang mengintip sedikit dibalik kelopak yang tak menutup dengan sempurna. Ia telah kehilangan kontrol atas tubuhnya sendiri meski kali ini tidak sampai hilang kesadaran alias pingsan.

Baekhyun hanya tak tahu bagaimana caranya membuat tubuhnya diam. Ia juga tak tahu bagaimana caranya membuat squirt-nya terhenti, apalagi saat Chan dan Yeol meledak di dalam lubangnya nyaris berbarengan.

Baekhyun merasa penuh.

Penuh sekali.

Hingga, mungkin, orang lain yang melihatnya akan salah paham, mengira dirinya tengah hamil muda dengan kondisi perut yang sudah mulai terlihat membuncit.

Gila!

Si kembar ini benar-benar gila.

Tapi dalam batas antara sadar dan tidak, Baekhyun masih bisa mendengar obrolan mereka samar-samar.

"Sepertinya kita terlalu berlebihan ya, Chan?"

"Hm."

"Kalau dia membenci kita bagaimana?"

"Jelaskan saja alasan mengapa kita mengabaikannya."

"Kau sajalah. Aku takut."

"Kau sendiri yang menyarankan untuk menghindarinya sementara waktu."

"Tapi itu karena aku tahu, kita sama-sama tidak bisa menahan diri. Jadi terpaksa kita harus menghindarinya sampai kita tahu, apakah dia sudah positif hamil atau belum. Kalau ternyata sudah positif kan bisa bahaya untuk janinnya. Kau tahu sendiri seliar apa kita jika sudah berurusan dengan ranjang. Seperti barusan, kita sama-sama khilaf."

"Ck. Pelankan suaramu. Baekhyun sedang tidur."

Yang tidak mereka ketahui, sebetulnya Baekhyun belum sepenuhnya tidur.

| bonanza by Lcourage |

A/N:

Ini cuma fiksi ya sayang... jangan dipikir pake logika 🥹

Lcourage, 041223.

bonanzaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang