Zerice Adhelya, adalah seorang anak perempuan yang mengharapkan cinta tulus dari seorang laki-laki. Karena hal itu tidak lagi ia dapatkan dari sosok figur ayahnya.
Sempat merasa menemukan seseorang yang mengaku cinta padanya, namun ternyata itu hany...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
---------!¡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hujan sekarang sedang turun dengan lebatnya membasahi permukaan dataran bahkan gedung sekolah saat ini.
Siswa dan siswi yang tidak memperdulikan dan tak takut terkena basah sudah banyak yang pergi keluar membiarkan diri dibasahi hujan serta bermain-main dengan genangan air ditengah lapangan.
Mereka sudah tak takut jika seragam mereka basah kuyup ataupun kotor. Bahkan jika nanti mereka akan terkena demam akibat bermain hujan biarlah itu menjadi urusan belakangan, pikir mereka.
Sementara itu ada beberapa anak yang menonton dari tepi lapangan dan bahkan dari jendela kelas atas melihat beberapa anak bermain air ditengah lapangan. Mereka anak-anak sekolahan yang masih memikirkan akibat dari bermain hujan atau bahkan anak sekolah yang malas terkena air hujan karena akan menyebabkan seragam mereka yang basah kuyup dan menjadi kedinginan setelahnya.
Zayn yang sedari tadi berjalan dilorong sekolah lantai bawah hanya dapat melihat teman-teman sekolahnya dengan asyik bermain air.
"Gak ikutan main hujan lo, Zayn?" Tanya teman dekat Zayn selama ini, namanya Jaziel Wirata.
Jazi hanya menampilkan wajah julidnya, "iya dah yang sekarang sipaling sibuk osis" cibir Jazi.
Zayn hanya mengabaikan cibiran Jazi untuknya. Sudah terbiasa. Temannya ini sangat julid dan berisik.
Selama Zayn berjalan-jalan di area sekolah dengan Jazi yang terus mengikutinya, tentu saja ia mendapat banyak sapaan dari warga sekolah. Zayn juga menanggapi mereka dengan menyapa balik sembari tersenyum.
Jazi yang melihat itu mulai membuka suara lagi untuk mengomentari, "see, baru 2 bulan kurang lo menjabat jadi ketua osis lo udah se famous ini."
Zayn masih berjalan sambil melihat kearah depan tanpa menoleh ke arah Jazi untuk membalas komentar Jazi terhadapnya, "asal lo tau aja, dari dulu pesona gue gapernah gagal bikin orang melirik ke gue" sombong Zayn membuat Jazi mengumpat setelahnya.