10

253 30 0
                                        

All caracters belong to Masashi Kishimoto

Title :
REQUEST

Cast :
Namikaze Naruto
Haruno Sakura

Genre :
Humor & Romances

Rating : T

Author :  [ DerpMyungsoo ]

Warning : OOC | AU | Gaje | Typo | DLL | REMAKE | Long Chapter

.

.


Happy Reading


.

.












Sakura duduk di seberang Naruto yang sedang bercanda dengan shinichi. Dia masih kesal dengan Naruto. Tapi dia juga takut karena cara bicara lelaki itu kaku padanya. Dia tahu jika Naruto sudah seperti itu, maka dia harus berhadapan dengan Naruto yang marah. Dan dia sudah tahu resikonya.

Naruto yang sedang marah bukanlah orang yang mudah untuk ditaklukan. Ucapannya selalu sulit untuk dikembalikan, atau bahkan sepertinya setiap kalimat yang diucapkan serasa penuh dakwaan saja. Itu yang menyebabkan Sakura tidak suka berhadapan dengan Naruto yang begini. Sejenak dia menyesali sikapnya tadi, tapi dia kesal. Hmm… kesal bukan alasan pembenar 'kan, Sakura?

"Hei." Naruto membuyarkan lamunan Sakura.

"I-iya?"

"Mau pesan apa?"

"sashimi saja."

Naruto mengangguk dan menuliskan pesanan tanpa berkomentar lagi. Sakura membuka ponselnya dan mendapati Lee yang mengirimkannya pesan untuk menjaga Ino sampai dia pulang nanti. Dia juga menyuruh Sakura untuk mengajak Naruto. Mungkin shikamaru menginginkan jasa dokter gratis. Mungkin sih…

Dia terus terdiam. Bahkan dia merasa ditinggalkan oleh Shinichi yang sedari tadi hanya menempel pada Naruto. Mungkin karena tadi Sakura menaikkan nadanya di depan shinichi, maka Shinichi jadi takut padanya.

Selesai makan, dia ingin mengatakan sekali lagi pada Naruto jika mereka harus pergi ke rumah Ino. Tapi dia ragu untuk mengatakan hal itu. Dia tidak ingin mendapati nada dingin dari lelaki tersebut. Lagipula jika dia merasa benar, maka emosinya akan meledak-ledak dan itu tidak membuat masalahnya cepat selesai. Selain itu dia juga merasa gengsi untuk mengakui apa yang sedang dirasakan. Cemburu? Tidak, Sakura tidak merasa begitu. Hanya saja… dia kesal melihat menatap menatap Sara begitu. Itu… bukan cemburu, 'kan?

Perjalanan menuju rumah Ino juga tidak begitu berubah dari sebelumnya. Suasana antara Naruto dan Sakura masih saja dingin. Shinichi, yang sekarang duduk di belakang sebenarnya sudah kembali seperti biasanya. Yang bertanya pada apapun yang dilihatnya. Tapi sayangnya, Naruto yang lebih banyak menjawab.

Sakura yang sedari tadi menghela nafas dan menatap jendela samping kanannya itu tidak sadar jika ada yang memperhatikannya. Akhir-akhir ini Sakura memang lebih sering diam daripada berteriak jika sedang kesal. Ah, Naruto merasa jika Sakura memang lebih jinak. Dan lebih perempuan jika dibandingkan sebelumnya. Jujur dia sedikit dilemma, harus bersyukur dengan Sakura yang begini, atau kecewa dengan perubahan tersebut.

"Kita sudah sampai!" seru Shinichi ketika sampai di depan rumah Ino.

"Kapten, bisa ambilkan tas yang ada dibelakang? Nii-chan membutuhkannya."

NARUSAKU : REQUEST ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang