"Arghh" Sunghoon menggeram pelan karena tubuhnya yang terasa remuk tak bisa di ajak bekerja sama.
"Kenapa ini menjadi sakit sekali" Sunghoon berusaha berbaring, tetapi semuanya terasa sangat sakit. Akhirnya Sunghoon pun mencoba menghubungi Sunoo.
"Kim Sunoo, apakah kau bisa membantuku?"
"..."
"Aku akan membayarmu jika kau mau. Tapi apakah kau bisa merawatku sampai aku benar benar sembuh?"
"..."
"Datanglah ke alamat yang ku kirim"
"..."
Telepon dimatikan oleh Sunoo. Sunghoon pun segera mengirim alamatnya.
Setengah jam Sunghoon menunggu, akhirnya ada seseorang yang memencet bel nya.
"Wahh Park Sunghoon pasti orang kaya" Sunoo sedang sibuk menebak nebak semewah apa isi rumah Sunghoon yang sangat besar ini sambil terus menekan bel.
Sunghoon agak kesusahan membukakan gerbang untuk Sunoo, akhirnya pada saat Sunghoon sudah membukakan kuncinya, Sunoo membuka gerbangnya sendiri lalu tak lupa menutup gerbang itu kembali.
"Wahh kau memiliki rumah yang sangat keren" Sunoo terkagum kagum saat Sunghoon sudah mempersilahkan nya untuk masuk.
"Umm Sunoo... Karena rumahmu cukup jauh dari rumahku, bisakah kau tinggal di sini saja? Untuk kerja... Kau tak perlu bekerja lagi sampai aku sembuh total"
"Apa?! Tak perlu kerja?! Maksudmu?!" Sunoo mendelik kaget dengan ucapan Sunghoon tadi. Apakah Sunghoon menyuruh Sunoo untuk berhenti bekerja?.
"Begini, apakah kau tahu sesuatu?" ucap Sunghoon sambil berjalan untuk duduk di sofa. Tentu saja ia tak akan membicarakan hal ini dengan berdiri, biarkan Sunoo duduk juga.
"Aku tak tahu apa apa" jawab Sunoo. Sebenarnya agak menyebalkan tetapi Sunghoon hanya bisa tersenyum.
"Sunoo, aku sudah resmi menjadi CEO perusahaan"
"Sejak kapan? Apakah kau tidak bercanda?"
"Sunoo, aku adalah keponakan Pak Jeong. Dan kau tahu sendiri kalau pak Jeong tak memiliki anak. Karena aku adalah keponakan sau satunya, jadi dia ingin aku yang meneruskan perusahaan turun temurun itu" jelas Sunghoon. Sunoo hanya mengangguk.
Sunghoon tahu bahwa Sunoo masih tak percaya. Tetapi tenang saja, Sunghoon bisa membuat Sunoo percaya ketika ia sudah kembali bekerja. Biarkan Sunoo terkejut sendiri.
"Sunoo, kupikir kau harus menginap di sini selama kau merawatku. Aku hanya bisa meminta tolong kepadamu"
"Apakah wajahku terlihat seperti pembantu?" melihat Sunoo dengan wajah bombastic side eye nya itu membuat Sunghoon terkekeh.
Tetapi Sunghoon langsung merasakan rasa sakit di bagian perutnya yang membuatnya memegangi perutnya yang terbalut perban itu.
"Ouh, sepertinya kau memang perlu bantuan. Baiklah aku akan membantumu sampai kau benar benar sembuh" Sunghoon tersenyum mendengar jawaban Sunoo yang mau membantunya.
"Baiklah, kamarmu ada tepat di sebelah kamarku" ucap Sunghoon.
___
"Wahh rumah ini mewah sekali. Tetapi kenapa dia tinggal sendirian" ucap Sunoo sambil melepas bajunya, bermaksud berganti baju.
Di kamar itu sudah ada baju baju Sunghoon yang kekecilan (kata Sunghoon). Jadi Sunoo bisa memakai itu sebelum dia kembali ke rumahnya untuk mengambil bajunya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
GOOD CHOICE [SUNSUN]
RomanceSeseorang dengan banyak pilihan untuk hidupnya sendiri dihadapkan oleh pilihan yang sangat sulit kali ini.
![GOOD CHOICE [SUNSUN]](https://img.wattpad.com/cover/359767046-64-k490513.jpg)