Lagi dan lagi author ingatkan, ini hanya sekedar hiburan dan bukan penghinaan, dimohon untuk para pembaca jangan menyalahkan pemeran tapi salahkan lah author berotak bobrok dan sedikit dangkal ini
Baiklah lupakan, mari kita bersenang-senang karena pemuda Jung akan mentraktir kita semua makan enak di kantin kampusnya
Selamat membaca!!
(˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
Waktu memang berlalu begitu cepat, kini sudah sebulan lamanya pemuda Jung bodoh itu bekerja sebagai pengasuh anak, dan kalian tau? Dia dengan bangganya malah menghamburkan uang hasil kerjanya itu untuk mentraktir teman-temannya. Siapa yang tak senang mendapat makanan gratis tanpa harus membayar
Kantin kampus yang tadinya tak terlalu ramai, kini berubah menjadi pasar pagi karena pemuda Jung membawa hampir satu kelasnya untuk makan disana. Tawa puas dan bahagia terus ia tunjukkan pada semua orang, tapi! Tak sampai disitu ketika seorang pemuda lain datang dengan raut muka yang menjengkelkan serta rambut berantakan
"Hey bung ada apa dengan wajah bodoh mu itu" Celetuk pemuda Jung dengan santainya sambil memakan kentang goreng miliknya
Yang ditegur hanya menggeram karena dia benar-benar sedang kesal dan jika bisa dia akan menenggelamkan Jung Hoseok di lautan agar pemuda itu dimakan oleh ikan paus, ehh tapi tidak! Kasihan paus yang memakannya karena bisa saja nanti tertular kebodohan dari Jung Hoseok.
"Kau diamlah atau mulutmu akan aku robek" Ucap pemuda pemarah si Jeon Jungkook
Ya siapa lagi yang selalu marah-marah setiap hari selain pemuda Jeon itu, bahkan rasanya tiada hari tanpa sebuah amarah. Ia duduk tepat didepan saudaranya dan menatap banyak sekali makanan dimeja itu, matanya memandang tajam kearah Jung Hoseok seakan-akan mata itu bisa menusuk hingga ke jantung
"Ayo makanlah bung, aku yakin amarahmu itu pasti membuat perut mu ikut lapar, kau tak perlu memikirkan bayarannya karena hari ini aku mentraktir kalian semua" Ujar si pemuda Jung
"Darimana kau mencuri uang Jung Hoseok!" Sangat tajam, itulah kalimat yang dikeluarkan dari mulut licin si pemuda Jeon
"Hahahaha kau ini apa-apaan, bagaimana bisa orang setampan diriku mencuri hah.."
"Cih! Demi semua dewa dilangit, kau sungguh tidak pernah terlihat tampan bodoh, justru kau terlihat menyebalkan apalagi dengan tawa setan yang selalu kau tunjukkan itu" Sinis si pemuda Jeon
"Ya ya ya lupakan itu dan makanlah, apa mulutmu tidak lelah terus mengomel dan mengoceh hah, kau tak perlu takut akan uang yang kudapat.. Ini uang yang halal karena aku dapatkan dari bekerja sebagai pengasuh" Ucap si pemuda Jung
Semua teman-temannya yang berada dalam satu meja langsung tersedak makanan mereka karena mendengar profesi teman mereka "hey aku tidak salah dengar kan? Kau bekerja sebagai pengasuh?" Tanya pemuda manis yang duduk di samping Jung Hoseok
"Iya aku bekerja sebagai itu"
Sontak saja kantin menjadi riuh karena semua makhluk yang sedang makan itu tertawa terbahak mendengar kenyataan konyol dari mulut pemuda Jung yang selalu menilai dirinya tampan. Mereka semua sangat puas menertawakan si konyol Jung Hoseok, bagaimana bisa pemuda tampan seperti dirinya menjadi seorang pengasuh bocah yang harus memandikan dan mengelap pantat bocah-bocah nakal itu
"Ahahaha.. Astaga perutku keram, haihhh bung tidak adakah pekerjaan lain selain menjadi pengasuh? Hahahah itu sangat lucu mengingat kau adalah seorang pria.."
"Apa salahnya? Lagipula gajinya besar dan yang harus kalian tau kalau pemilik rumah tempat ku bekerja itu sangat tampan.." Puji si pemuda Jung, iya dia mengingat wajah Min Yoongi yang tampan dan putih bersih namun sayangnya wajah itu se datar tembok kota
KAMU SEDANG MEMBACA
Babysitter
RomanceDaddy Min, mungkin itulah panggilan yang cocok untuk seorang pria berdedikasi tinggi dan berekspresi se datar tembok kota, namun dia tetap tampan bahkan diusia yang tak lagi muda siapa yang mampu membayangkan pekerjaan menjadi babysitter yang harus...
