Author kembali menuangkan ide kegabutan yang ada didalam otak author ke chapter ini, diharapkan tidak ada komentar kebencian atau apapun itu karena cerita ini murni untuk sekedar hiburan dan bukan penghinaan, bijaklah dalam membaca, jangan terpengaruh oleh kata kata atau kalimat yang menjelekkan pemeran.
Untuk pengertiannya, author ucapkan Terima kasih pada kalian semua
Selamat membaca!!!
(˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
Jarum jam terus berputar dan kini sudah pagi, bahkan sepertinya pemuda Jung lupa kalau dia masih berada dirumah Min Yoongi. Seharusnya sebelum paman si Hyuk pulang, dia lebih dulu pergi dari sana namun karena terlalu banyak minum wine, ia jadi mabuk dan berakhir tidur dalam pelukan sang suami.
Berhubung hari ini adalah hari weekend, jadi tak ada yang harus repot memasak di pagi hari untuk sarapan kedua bocah kembar Min. Didalam kamar, Jung Hoseok terlihat ada pergerakan, ia merasakan pusing dikepalanya mungkin karena pengaruh minuman beralkohol semalam
"Haishhh kepalaku pusing sekali" Gumamnya
Min Yoongi mendengar suara dari pemuda nya, ia terbangun dan membantu pemuda Jung untuk duduk "Hoshi kau sudah bangun, sebentar aku ambilkan minum" Ia mengambil segelas air yang ada dimeja samping tempat tidurnya, lalu memberikan itu pada Jung Hoseok
"Ahh daddy Min, jam berapa sekarang? Aku harus pulang, kalau tidak pak tua itu bisa memenggal kepala ku"
"Ini sudah pagi Hoshi"
Hoseok langsung melebarkan matanya kaget "hah! Sudah pagi, astaga kalau begitu aku harus segera pulang" Ia langsung beranjak dari tempat tidur dan keluar dari kamar
Min Yoongi tak sempat menahannya karena pemuda itu terlalu lincah bergerak. Tak disangka, baru saja keluar dari dalam kamar, Jung Hoseok langsung berhadapan dengan paman si Hyuk yang kini sudah berwajah marah
"Jung Hoseok" Geram paman si Hyuk
Pemuda Jung hanya bisa menunjukkan senyum canggungnya dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal sama sekali
"Berani sekali kau kemari"
"Paman, dia juga bagian dari anggota keluarga dirumah ini, dia sudah menikah denganku" Ujar Min Yoongi yang baru saja muncul dari belakang pemuda Jung
Paman si Hyuk tidak mengindahkan ucapan dari keponakannya, ia meraih tangan pemuda Jung dan hendak menariknya keluar dari rumah "keluar dari sini"
Tapi sayangnya usaha paman si Hyuk digagalkan oleh Min Yoongi, dengan cepat juga pria Min itu menahan sang paman agar tidak menyakiti pemuda nya "lepaskan tangannya paman, kau tidak berhak mengusirnya dari sini" Ucapnya dengan nada yang sangat dingin
"Kesepakatan tetaplah kesepakatan Min Yoongi, aku sudah merestui pernikahan kalian tapi aku tidak mau dia tinggal dirumah ini" Ujar paman si Hyuk, dia hendak kembali menarik pemuda Jung tapi Min Yoongi kembali menghentikannya
"Ini rumahku dan aku yang memutuskan siapa yang boleh tinggal disini paman, aku mohon jangan mengusirnya, aku tidak mau melawan mu karena kau sudah ku anggap sebagai orang tua ku tapi tolong biarkan aku menentukan hidupku sendiri"
Jung Hoseok menatap daddy Min nya penuh arti, sejujurnya ia senang karena masih ada yang membelanya dengan tulus seperti Min Yoongi
Daddy Min, kau rela memohon pada paman mu hanya demi membela pemuda rendahan seperti aku, kau terlalu sempurna untukku yang hina ini daddy Min batin pemuda Jung
"Min Yoongi, ini memang rumah mu tapi anak ini adalah orang luar yang telah menghancurkan keharmonisan didalam rumah ini" Ucap paman si Hyuk
Ia benar-benar menarik pergi pemuda Jung, tidak mempedulikan ucapan dari keponakannya, tapi tak sampai disitu. Kini Min Yoongi berlutut didepan sang paman, memohon sekali lagi untuk membiarkan dirinya mencari kebahagiaan sendiri. Melihat daddy Min nya seperti itu membuat pemuda Jung merasa iba dan sangat sedih
KAMU SEDANG MEMBACA
Babysitter
RomanceDaddy Min, mungkin itulah panggilan yang cocok untuk seorang pria berdedikasi tinggi dan berekspresi se datar tembok kota, namun dia tetap tampan bahkan diusia yang tak lagi muda siapa yang mampu membayangkan pekerjaan menjadi babysitter yang harus...
