Balik lagi di cerita author yang gak jelas, semakin menuju ending author semakin bingung harus buat happy ending atau sad ending, semuanya sih pengen yang happy ending tapi balik lagi ke alur kan yah. Yaudah itu dipikirin nanti aja, author mau bilang makasih untuk kalian yang baca hari ini.
Diingatkan kembali bahwa cerita author ini hanyalah gurauan semata, hanya untuk hiburan bukan niat hujatan atau menjatuhkan harga diri pemeran, adegan dan dialog bukanlah asli melainkan hanya rekayasa, so buat para shiper jangan ada yang saling menghujat
Selamat membaca!!
(˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
Kini Jung Hoseok akan benar-benar pergi, Yoongi mengantarkannya hingga sampai didepan gerbang rumah, sebenarnya sangat ingin sekali ia menahan pemuda itu untuk tidak pergi, tapi karena ini semua sudah keputusan dari Hoseok maka ia tidak bisa melakukan apapun selain berharap dapat bertemu lagi.
Min Yoongi menatap pemuda Jung dengan tatapan yang sulit diartikan "haishhh daddy Min, jangan menatapku seperti itu, kau membuat langkahku menjadi berat untuk pergi dari sini" Ujar Jung Hoseok
"Kau hati-hatilah, semoga kita dapat bertemu lagi"
"Hmm, jagalah kedua bocah itu dengan baik, dan jangan beritahu mereka kalau aku pergi"
"Hmm"
Jung Hoseok benar-benar pergi meninggalkan rumah yang selama ini memberinya kenyamanan dan dia juga meninggalkan orang-orang yang menyayangi nya, entah akan kemana ia setelah ini, tapi ia masih memiliki sisa uang untuk bertahan hidup atau menyewa rumah sementara, Jung Hoseok berpikir mungkin memang takdir menginginkan dirinya untuk berkelana tidak menatap disatu tempat karena mengingat bahwa dirinya adalah seorang yatim-piatu. Namun meskipun begitu, tak ada kesedihan yang terlihat diwajah pemuda itu, dia tampak tersenyum tanpa beban seakan kebahagiaan telah menantinya didepan.
.
Min Yoongi masih setia berdiri didepan rumahnya menatap jalanan yang kosong mengharapkan Jung Hoseok akan kembali lagi ke rumah itu untuknya, entah mau sampai kapan dia disana menghela nafas lelahnya, bahkan sekarang kedua anak kembarnya sudah pulang sekolah bersama dengan Taehyung.
"Kak.. Sedang apa disini?" Tanya Taehyung
"Tidak ada"
"Ayah, dimana mama?" Tanya Yoonjae
Sang ayah tidak menjawab, dia hanya menatap kedua anaknya saja, tidak tau harus menjawab apa dan jika ia jujur pasti kedua anaknya akan sangat sedih. Taehyung yang mengerti perasaan sang kakak pun meminta dua bocah kembar itu masuk kedalam rumah "ahh Yoonjae, Yoonji masuklah dulu ke dalam, paman ingin bicara dengan ayah kalian" Ujar Taehyung
"Baiklah paman"
Setelah kedua bocah itu pergi, sang adik mengajak kakaknya untuk bicara sebentar dicafe yang tak jauh dari rumah mereka.
.
Sesampainya di cafe, mereka hanya memesan kopi sebagai pelengkap teman mengobrol "jadi, kemana tuan muda Jung kak? Apakah dia benar-benar pergi?" Tanya Taehyung
"Hmm"
"Kenapa kau tidak menahannya"
"Bagaimana aku bisa menahannya kalau ini semua sudah keputusannya"
"Ya setidaknya sampai anak-anak mu pulang sekolah agar mereka tidak mencarinya"
"Justru, Jung Hoseok tidak mau kalau mereka sampai tau bahwa dia pergi dari rumah, aku tidak tau harus bicara bagaimana pada mereka" Raut muka Yoongi berubah sedih, meskipun masih tertutupi ekspresi nya yang datar tapi Taehyung sangat hapal dengan perubahan perasaan kakaknya
KAMU SEDANG MEMBACA
Babysitter
RomantikDaddy Min, mungkin itulah panggilan yang cocok untuk seorang pria berdedikasi tinggi dan berekspresi se datar tembok kota, namun dia tetap tampan bahkan diusia yang tak lagi muda siapa yang mampu membayangkan pekerjaan menjadi babysitter yang harus...
