Selamat Datang Di Duniaku.
Jangan Lupa Vote dan Komen.
Selamat membaca!
.
.
.
"Kakkk? Kak Bioooo?".
Panggilan dari Arun terdengar nyaring pagi ini. Bagaimana tidak Arun memanggil Bio dari lantai bawah, sedangkan kamar Bio terlentak di lantai dua dengan posisi kedalam.
"Ihhh, manasih orang itu?" Arun sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus karena pagi ini dia ada kelas pagi.
Arun bolak-balik keluar masuk kamarnya untuk menyiapkan beberapa barang yang akan dia bawa ke kampus.
Klek!
Suara pintu yang ditutup langsung mengalihkan pandangan Arun yang sedang berusaha memasang jam ditangannya.
"Kakk?".
"Hmmm".
Arun terkesima saat mendengar suara tersebut di tambah setelan baju putih polos dan celana sebatas lutut yang dikenakan Bio menambah ketampananya berkali-kali lipat.
"Kenapa?" tanya Bio.
Arun mengedipkan matanya beberapa lagi karena terpesona hingga tidak menyadari kalau Bio sudah sampai dihadapannya, "itu ... motor aku udah bisa dipake belum?" tanya Arun.
"Belum, kan baru masuk semalem" jawab Bio.
"Waduhh, aku harus naik bus dong" gumam Arun.
Bio hanya terdiam, "eh tapi ini jam berapa ya?" Kepala Arun melihat kesana kemari mencari jam dinding di rumahnya.
"Bus udah gak ada, saya kan ada" ucap Bio sambil mengambil tangan sebelah kiri Arun.
Bio memakaikan jam tangan Arun ternyata sejak tadi Arun belum selesai memakainya ditambah saat ini Arun hanya diam sambil memandang wajah Bio, "punya jam tangan sibuk nyari jam dinding" ucap Bio.
Arun yang mendengar itu hanya tersenyum canggung, "lupa kak" lirih Arun.
Setelah selesai dengan jam tangan, Bio langsung mengusap kepala Arun.
"Saya suka kamu gak pake kata 'gue' lagi" ucap Bio lalu berlalu untuk mengambil minum.
Arun hanya mematung mengapa Bio mengusap kepalanya tapi yang berantakan hatinya. Arun langsung memegangi dadanya saat Bio melewatinya.
"Ayok, kamu udah siap belum?" tanya Bio lalu meneguk air minumnya.
"Kemana?" tanya Arun sambil berbalik arah menghadap Bio dengan ekspresi bingung.
Bio tersenyum sambil meletakan gelas ditangannya di wastafel, "katanya mau ke kampus, gak jadi?" tanya balik Bio.
"Oh iya" Arun langsung menepuk jidatnya lalu berlari masuk ke dalam kamar untuk mengambil ponsel dan tas kecilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku yang jatuh Cinta
القصة القصيرة⚠️ Harap Bijak Dalam Memilih Bacaan ⚠️ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Tolong, lepaskan" ucap Arun pelan. "Saya minta maaf, jika terlalu keras dalam bersikap" ujar Bio tanpa melepaskan pelukannya. Arun memberontak untuk melepaskan diri. Arun berhasil...
