Shani sudah hampir menyerah dengan yang dia lakukan, karena tidak ada tanda² zee membuka matanya
"Azizi shafa asadel bangun!" Teriak Shani tepat di telinga zee
Hah
Hah
Suara Shani memompa dada zee dan memberikan nafas buatan
"Hikss zee" Marsha sudah menangis sedari tadi
Plakk
"Bangun" Ucap Shani dia menampar pelan pipi zee
Sangat ajaib, usaha Shani membuahkan hasil, seketika zee bangun dan memuntahkan air
Uhukk
Uhukkk
Batuk zee
"Zee" Lega mereka
Mereka sangat reflek dan langsung memeluk zee yang belum sepenuhnya stabil
"Zee" Lirih adel
"Adekk hikss" Batin Shani
"Cici jangan nangis" Lirih zee dan menghapus air mata Shani
"Ada hubungan apa mereka?" Gumam Katrin
"Enggak tau" Balas ashel
"Nona zee" Ucap seseorang yang baru saja datang dengan jas hitam lengkap
"Siapa anda?" Tanya mereka
"Saya di utus membawa nona zee, kami mendapatkan perintah menjemput nona zee,karena nona zee dalam bahaya dan terluka parah" Jawab nya
"Akhh" Ringis zee saat bergerak
"Sialan floraaa" Teriak zee melihat perutnya habis di tikam
Dia melihat perutnya mengeluarkan banyak darah
"Flora?" Kaget mereka sebenarnya mereka tidak terlalu kaget, karena sudah tau pelaku dari kejadian ini
"Di- dimana mereka" Tanya zee marahnya sekarang sangat tidak terbendung
"Mereka yang lakuin ini semua kan?" Tanya mereka
"I-iyah, gw akan buat mereka m-ati" Jawab zee matanya sangat tajam
"Zoy mending kamu ikut mereka, bukannya mereka utusan orang tua kamu?" Tanya Shani memberi kode pada zee
"Hm, i-ya" Jawab zee sedikit meringis
"Ma-kasih yah sem-ua" Ucap zee terbata-bata dan yah.....
Setelah mengucapkan itu, zee langsung tak sadarkan diri, karna memang kekuatan dan tenaga nya melemah, dan juga kekurangan darah
Brakk
Zee jatuh pingsan, dengan cepat kedua utusan kinal tadi membopong tubuh zee dan membawanya ke mobil
"Guys untuk kejadian tadi itu sudah sangat keterlaluan,kita nggak bisa terus-terusan diam saja" Ucap gracia
"Iya ci, ini sudah keterlaluan" Ucap mereka
"Owh iya ci, kita penasaran cici punya hubungan apa sama zee?" Tanya Katrin yang sebenarnya tidak bisa menyimpan pertanyaan nya
Seketika mereka menoleh ke arah Shani dan meminta jawaban
"Ck, tadi kayaknya terlalu jelas" Batin Shani
"Lah iya, kok ci shani lebih khawatir yah" Batin Marsha & gracia
"Hm, aku cuman khawatir aja sama zee dan melakukan pertolongan pertama, aku juga udah anggap zee adik begitupun kalian, jadi saat zee dalam bahaya aku pasti khawatir" Jelas Shani
