Zeeshan langsung berpencar menyerang dari arah lain, begitupun yang lainnya membantu seperti adel, olla, oniel mereka memegang besi panas, agar membakar tubuh kakek, besi itu sudah di siapkan atas saran zee, karena yang dia tau besi panas itu, akan membuat seseorang yang punya magic akan melemah, karena besi itulah yang menyerap kekuatan nya
Brukk
Srettt
Zee berhasil menikam dan memukul dada kakek
Brakk
Brakkk
Srekkk
"Arghh" Teriak kakek
Shani bahkan, memukul kepala dan mematahkan kaki kakek
Brakk
"Arghh" Teriak kakek lagi
Terakhir, zee menancapkan dengan kuat 2 belati miliknya dan shani, di dada dan kepala sang kakek, hingga kakek berteriak kesakitan
"Akhhhhhh" Teriak kakek kesakitan
Yang lainnya langsung menghujani tubuh kakek dengan besi panas, membuat nya terbakar
"Akhhh" Teriak kakek lagii
"Akh, akhirnya" Legah mereka melihat kakek terbakar habis
"Finally Duo devil ayah" Ucap kinal
"Duo devil dead" Ucap shani bangga
"Duo devil dead forever" Ucap zee
Beberapa lama kemudian, setelah puas dengan mengalahkan sang dalang, zee yang energinya habis dan terluka parah langsung ambrukk
Brakk
Zee ambrukk
"Zee/adek" Panik mereka
Shani langsung menghampiri adiknya itu
"Sayang jangan tutup mata" Ucap kinal
"Uhuk, ayah zee dan ci shani berhasil" Ucap zee
"Iya zee dan cici hebat, kalian semua hebat" Ucap kinal
"Ayah apa zee boleh tidur, zee sangat lelah" Ucap zee
"Jangan, zee nggak boleh tidur" Ucap kinal
Mulut zee mengeluarkan darah begitu banyak
"Ayo bawa dia ke rumah" Ucap kinal
"Kenapa bukan ke RS om?" Tanya olla
"Tidak, saya punya semua alatnya, bahkan dokter hebat sekalipun ada di rumah"Jawab kinal
" Horang kaya"ucap katrin
Kemudian mereka dengan cepat membawa zee, Shani juga di papah oleh gracia dan sisca, adel, oniel, olla juga di bantu indah, katrin, ashel, sedangkan Marsha tentu saja membawa zee bersama ayahnya
"Sayang jangan tinggalin aku" Ucap Marsha pada zee
"Aku di sini aja sha" Ucap zee
"Jangan bicara" Ucap Marsha, karena jika zee bicara ,akan membuat darah yang keluar dari mulut nya menjadi banyak
"Ga-galak" Ucap zee
"Emang kenapa hah" Ucap Marsha
"Sha jangan di galakin" Ucap Keenan
"Dia nggak bisa diam ayah" Ucap Marsha
•
•
•
Sekarang mereka di obati oleh beberapa perawat dan dokter, zee juga sedang di operasi, karena parahnya luka yang dia dapatkan akibat kejadian tadi
"Ayah, zee bakal bertahankan?" Tanya shani yang merasa cemas
