27-✾

1K 50 3
                                        

✴✴✴

Si kembar baru bangun jam 12 siang, makan siang mandi dan kembali di ajak kakeknya ke taman sekedar bermain, cuaca tak terlalu terik sebabnya Taehyung berani membawa cucunya ke taman. Ia kembali awal dari kantor.

Taehyung duduk, memperhatikan cucu kembarnya yang dengan cepat bersosialisasi dan bermain bersama dengan anak lainnya.

Jungwon naik perosotan tinggi itu perosotan untuk orang dewasa, namun ia sangat berani, di belakangnya ada kakaknya Sunoo berdiri.

Jugwoon sudah meluncur, sambil tertawa riang karena sangat menyenangkan. Ia berdiri di depan perosotan, menyuruh kembarannya untuk segera menyusulnya.
Namun, Sunoo tampaknya ketakutan, ia hanya duduk di ujung meremat pinggiran perosotan.

"Ayo ayo Ddeonu! Turunlah.. Aku yang tangkap.. Jangan takut" ucap Jungwon dengan tangannya yang merentang mengepal lepas menyemangati dan bersiap.

"Wonie.." ucap pelan Sunoo

"Comeon Nu.. I'm here.." Sunoo menggeleng, ia benar-benar tak berani. Jungwon merasa greget, ia ingin menyusul naik kembali, namun ia meragu dan segera berlari ke depan seluncur untuk menyambut Sunoo.
Tak menyerah kembali Jugwoon memanggil kembarannya.

"Nu! Ayo.. Percaya padaku.. Aku ada di sini eung!?" sambil mengangguk, keduanya saling memandang. Perlahan Sunoo semakin maju, dan tangannya yang memegang pinggiran terlepas, dan meluncur dengan nmata terpejam. Jungwon berseru senang menangkap tangan Sunoo dan menariknya ke pelukannya.

"Yeayy!" ucap Jungwon. Sunoo yang merasa lega pun ikut berseru dan keduanya sama-sama melompat berseru senang.

Taehyung ikut tersenyum melihat cucunya yang begitu menggemaskan. Ia benar-benar melihat versi mini Taehyun dan Beomgyu.

Sungchan terus memandang kembarannya, saat ini keduanya berpasan sama-sama keluar dari kamar.
"Habis main?" tanya Sungchan yang berjalan di sisi Beomgyu. Empunya menggeleng.

"Lah?"

"Iya kakak, Beomie nggak main kan baru bangun. Mau main sama siapa juga?" ucap Beomgyu. Tersadar Sungchan menepuk keningnya, lupa kalau Beomgyu masih belum mengerti dengan istilah perkodean.

"Maksud kakak, kamu habis berhubungan intim sama Taehyun?"

"Oh~! Tidak hanya memberikan tanda, tapi Tyun bukan gitu sih dia benar-benar lain"

"Maksudnya?"

"Tyuun terus megigitiku Uchan, Beomie bingung. Liat pipiku pun.." ucap Beomgyu menunjukkan sisi wajahnya, memang di pipi Beomgyu terdapat beberapa merahan, telinga juga lehernya. Hanya saja di leher benar-benar kissmark bukan gigitan main-main Taehyun.

Sungchan mengangguk ia mengerti, pasti Taehyun terlalu gemas dengan kembarannya ini makanya tiap inci Beomgyu ia gigit. Dulu Sungchan dan Jeno pun melakukan hal yang sama namun hanya bagian pipi dan lengan Beomgyu saja, bedanya Beomgyu akan selalu di bantu Bubunya. Kalau sekarang Beomgyu benar-benar tak memiliki pegangan, soalnya Taehyun benar-benar berkuasa pada Beomgyu.

"Mau kemana?" ucap Sungchan. Beomgyu langsung merapatkan tubuhnya pada lengan Sungchan.

"Beomie mau pergi berburu berudu, mau ikutan?" Sungchan sangat terkejut.

"Anjir gyu! Kamu sakit dek?" ucap Sungchan yang langsung menyentuh jidat Beomgyu dengan telapak tangannya.

Beomgyu membenarkan letak tangan Sungchan, membaliknya hingga punggung tangannya yang menyetuh keningnya.

"Aman kok, ngidam kamu?" ucap Sungchan

"Mungkin? Mau ikut nggak?" ucap Beomgyu.

"Taehyun tau?"

"Tyun masih tidur, katanya mengisi daya dulu biar nggak lelah di perjalanan" Sungchan masih ragu, untuk melepaskan Beomgyu. Jika ada terjadi hal lain di belakang tentu yang akan di salahkan dirinya. Karena ia yang tahu tujuan Beomgyu kemana.

"Mau berburunya dimana?"

"Kata kak Dino kemarin, di belakang restaurannya ada sungai, tapi di sana ada banyak kataknya."

"Beomie sayang.. Katak dek bukan berudu,"

"Heh! Uchan mah dimana-mana kalau banyak katak pasti banyak berudunya juga. Cari dulu baru tau, mau ikutan nggak? Kalau nggak Beomie mau langsung pergi"

"Kenapa buru-buru?" ucap seseorang di belakang si kembar Jung, sontak keduanya terdiam gagu.












T. B. C

𝟸𝟶𝟻𝚇𝟹𝟷𝟹 ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang