Mereka semua mendengarkan apa yang di katakan pemandu, menjelaskan semuanya dengan detail.
Hueningkai tak benar-benar mendengar penjelasan, ia terus melirik Beomgyu yang mendengarkan secara seksama pemandu, namun tangannya tak diam. Ia terus memainkan pakaian yang di kenakan Haechan, rajutan namun memiliki model berlubang lubang, tampa sadar Beomgyu terus memainkan benang yang di tariknya hingga benar-benar berpengaruh pada pakaian Haechan.
"Lihat seblah kiri depan" ucap Hueningkai juga berbisik. Menurut, Taehyun menatap apa yang membuat kai tersenyum.
Taehyun memukul kepala belakang Hueningkai. "Kau tertawa?!" tanya sinins Taehyun. Lalu berjalan mendekati tubuh ipar dan istrinya, melepaskan jaketnya dan memasangkannya pada Haechan dan menangkap tangan Beomgyu.
Beomgyu terkejut, sama halnya dengan Haechan. "Hyun?" ucap Haechan, memegang bagian depan jaket Taehyun secara menyilang tangan.
"Pakainmu bolong," ucap Taehyun. Haechan menundukkan kepalanya melihat benang panjang yang menjuntai, Mark baru mengalihkan sedikit fokusnya, menatap bingung ketiganya.
"Kenapa?" tanya Mark.
Taehyun menarik tangan Beomgyu, agar mengikutinya. Ia kembali di tempat awalnya. Sementara Haechan hanya bisa menatap kepergian Beomgyu dari sisinya.
Mark merangkul pundak istrinya."kamu tak bisa, karena Beomie memang sejak awal milik Taehyun yang" ucap Mark.
"Hah~ baiklah aku ngalah.." ucap Haechan. Mengingat ia juga mengenakan jaket Taehyun.
"Mau ganti baju dulu?" tanya Mark.
"Tak usah, Taehyun sudah membuang jaketnya padaku. Biarkan aku mengotori jaketnya" ucap Haechan, Mark hanya tersenyum. Kalimat itu terdengar sedikit kasar, namun ia tahu itu hanya candaan semata, aslinya mereka saling menyayangi, karena mereka keluarga.
"Hai Beomie.." sapa Hueningkai saat Beomgyu sudah berada di depannya. Beomgyu hanya sedikit menunduk kepala, merespon perkataan Hueningkai.
Taehyun duduk, dengan Beomgyu di depannya di antara kakinya. Tangan Taehyun meremat paha Beomgyu, membuat Beomgyu langsung memukul punggung tangan suaminya. Taehyun tersenyum, lalu memeluk paha Beomgyu yang berada di depannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kalau lelah duduk saja" ucap Taehyun menujuk pahanya dengan matanya. Beomgyu mengangguk namun ia bersandar pada Taehyun, jadi ia tak terlalu lelah amat berdirinya.
.
Kini sudah ada 5 flyboard water jet yang sudah berbaris, Mark, Jeno dan Taehyun sudah melangkah mendekati flyboard. Sementara dua lainnya di isi dengan pemandu.
Yeonjun, Sungchan dan Dino bagian putaran ke 2. Sama halnya dengan anggota UNCLEAR yang bujang.
"Ayo!" ucap Mark memanggil Haechan.
Haechan berjalan pelan, sangat takut. "Nggak mau ah!" ucap Haechan kembali mundur.
"Ck, nggak apa-apa. Ada aku yang" ucap Mark mengulurkan satu tangannya.
Melihat itu Jaemin memiliki niat jahatnya. Ia mendorong tubuh Haechan hingga Mark berhasil menangkap tangan istrinya.
"Nana!" ucap kesal Haechan kala ia sudah tak bisa berlari lagi. Jaemin hanya tertawa lalu naik dengan berani di antara kaki Jeno yang sebatas bahu terbuka.
Jeno memeluk pinggang istrinya, lalu segera melesat memutar papan flyboardnya, ia benar-benar terbang, Jaemin hanya tersenyum dengan tangan yang memeluk tubuh Jeno.
"Jangan sama aku sama sifat tomboy mu! Aku masih banyak takutnya!" ucap kesal Haechan masih meneriaki Jaemin.
"Cepatlah Echan" ucap Mark ia memang sudah memegang tangan istrinya, namun tubuh Haechan masih sepenuhnya di atas dermaga.
"Jangan meliuk-liuk yak! Akan aku gigit kamu bang Mark," ucap Haechan memperingati
Mark hanya mengangguk senyum.
"Au! Bang mark senyum mencurigakan itu kak Echan!" ucap Sungchan memprovokasi.
Sungchan mendapatkan tatapan tajam dari Mark, ia sudah lama menunggu kedatangan istrinya.
Semangat Taehyun lebih memilih bermain sendiri ia sudah menjadi pusat perhatian karena menampilkan beberapa antraksinya, ia benar-benar menerapkan semua yang di terangkan oleh pemandu.
"Aku mau sama Taehyun saja deng," ucap Haechan ia melihat Taehyun tampak lebih menguasai ketimbang Mark dan Jeno.
"Aku juga!" ucap Sakura.
"Beib!" ucap Dino tak rela.
"Eh ayolah yang, jangan bikin aku kecewa.." ucap Mark namun Haechan berusaha melepaskan tangannya dari Mark. Karena tak ingin berakhir Sia-sia Mark menarik kuat Haechan lalu segera memeluk tubuh pinggang istrinya. Pekikan kuat dari Haechan, sampai telinga Mark sedikit memekang karena teriakannya.
Mereka yang melihat itu tertawa ngakak. Mengasihani telinga Mark.
Flyboard milik Mark tenggelam sampai di bawah lutut, namun segera menaik dan terbang tinggi. Samar mereka mendengar omelan Haechan.
"Celanaku jadi basah!" ucap samar Haechan.
Mereka kembali tertawa. Lalu Hueningkai mendekati ujung dermaga.
"Hyun, angkut gua dulu dah.. Kau tampak lebih pro" ucap Hueningkai ingin ikut Taehyun.
Taehyun menghentikan aksi liuk-liukannya, lalu berhenti di depan Hueningkai.
Hueningkai menghampiri Taehyun, Anton yang melihat itu segera memprovokasi.
"Bikin mabok Hyun" ucap Anton.
"Lakukan trik itu Hyun, biar Kai senang" ucap Dino menambahkan.
"Yoww!" ucap Yeonjun ikut berseua.
Taehyun mengacungkan jempolnya. Seketika perasaan Hueningkai tak enak, flyboard itu langsung melesat teriak heboh dari Hueningkai langsung terdengar mereka kembali tertawa ngakak. Taehyun benar-benar tak main-main ia melakukan antraksinya secara sengaja, Hueningkai memeluk erat tubuh Taehyun seraya memejamkan matanya dan berteriak.
"Kai aslinya dua orang" ucap Sakura sambil tertawa melihat penderitaan Hueningkai. Soobin dan Yeonjun merekam penderitaan Hueningkai.
Beomgyu yang hanya diam, namun terus memperhatikan hanya tersenyum tak tertawa.