Guys jangan lupa kasih bintang ya biar aku makin semangat bikin cerita nya terus juga jangan lupa komen2 hehehehe soalnya support kalian bisa bikin aku makin giat bikin lanjutan nya makasih yang udah suka sama cerita ini 😘😘
" Pagi Oma." Panggil ku tak kalah melihat sosok wanita yang sudah berusia namun masih tetap awet muda sedang menata makanan di atas meja.
" Pagi juga cucu Oma " jawab nya sambil tersenyum ke arah ku.
" Oma didepan itu ramai-ramai ada apa ya ?" Tanya ku sambil melihat ke arah jendela
" Itu loh anak nya bude Tatik mbak Arum mau nikah dia" ujar Oma sambil berjalan ke arah dapur
"Oh gitu emang acaranya kapan Oma." Tanya ku kembali sambil mencomot satu buat tahu bacem yang Oma ku buat.
" Akad nya besok bin Iki paling sesok ibu-ibu wes Podo rewang Kabeh"
"Rewang itu apa Oma?" Tanya ku kepada Oma
" Rewang iku Yo koyo bantu-bantu,orang Jawa bilang e rewang." Ucap Oma
Aku yang telah sarapan meminta pak Bekti untuk mengantarkan ku daerah kota untuk membeli perlengkapan sekolah dan beberapa kebutuhan lainnya.
" Pak tunggu di mobil aja ya bintang cuma bentar doang kok." Suruh ku ke pak Bekti yang langsung mendapatkan anggukan
Aku yang berada di toko buku langsung mencari beberapa buku yang ingin aku beli dan beberapa alat tulis juga yang aku butuh kan.karna di desa tidak terlalu lengkap akhirnya aku memborong beberapa barang yang memang sangat susah dicari disana.
" Loh bintang kamu disini"
Aku yang merasa dipanggil kemudian menoleh ke arah samping kanan ku.
" Pak Agam." Kata ku ketika melihat sosok wali kelas ku ini
" Ehh iya pak saya lagi cari buku sama perlengkapan sekolah,bapak sendiri Disini mau beli buku juga?" Ujar ku kembali
" Kebetulan saya lagi nganter istri saya beli buku buat bahan skripsi nya." Jawab pak Agam
Aku yang mengetahui ternyata pak Agam sudah menikah seketika kaget karna aku pikir pak Agam masih lajang.
" Loh umur bapak berapa kok udah nikah,saya kira masih lajang pak."
" Tahun ini 24 umur saya bin saya baru nikah setahun ini hehehe." Ujarnya sambil tersenyum kecil
" Wahhh enak ya jadi istri bapak mana bapak ganteng,tinggi badannya bagus lagi." Puji ku yang memang mengagumi sosok wali kelas ku itu
" Bisa aja kamu muji saya bintang." Ujar pak Agam sambil ketawa kecil." Oh ya bintang saya baru tau kalau rambut kamu panjang kalau kaya gini kamu persis kek cewek saya aja tadi sampai pangling."
" Hehehe iya pak kalau disekolah rambut saya saya ikat biar gak ketahuan sama bapak hehehe." Ujar ku sambil cengengesan
" Ya sudah gapapa asal tidak menggangu saja,oh ya bintang saya boleh minta nomer ponsel kamu." Ujar pak Agam
" Boleh pak bentar..." Aku pun menyalahkan ponsel ku dan mulai mendekte nomer ponsel ku ke pak Agam.
" Terimakasih ya bintang.." ujar pak Agam yang langsung memasukkan ponselnya ke saku celananya.
" Mas Agam aku cari ini ternyata disini." Aku yang melihat perempuan cantik mendekati kami berdua pun sontak tersenyum.
" Maaf ya tadi mas lihat murid mas jadi nyamperin sampai lupa karna keasikan ngobrol.oh ya bintang ini istri saya Luna." Ucap pak Agam sambil memperkenankan istrinya
" Saya bintang mbak murid nya pak Agam salam kenal ya mbak." Ujar ku sambil mengulurkan tangan kedepan yang langsung disambut dengan baik oleh mbak Luna.
" Salam kenal juga ya saya Luna,kamu manis banget sih." Ujarnya sambil memuji diri ku.
" Mbak Luna juga cantik kok hehehe."balas ku yang langsung membuat mbak Luna tersenyum
" Ya sudah bapak pulang dulu ya bin atau mau bareng sama kita?" Ucap pak Agam
" Wahh makasih pak tapi saya sama supir saya pulang nya." Tolak ku dengan lembut
" Oh ya sudah kalau gitu kita berdua pulang dulu ya." Ucap pak Agam
" Iya pak hati-hati pak...mbak." ucap ku
Selepas berbincang-bincang dengan wali kelas ku yang hot banget itu aku pun langsung membayar semua barang yang aku beli.
Sesampainya di rumah aku hanya bisa rebahan saja dikarenakan kedua pacar ku hari ini sibuk mas Raka yang bantu bude ayu jualan kue kering sedangkan Arga pacar ku itu sedang belajar berkebun dengan ayahnya karena kedua orangtuanya adalah seorang petani di desa ini alhasil aku dirumah sendiri an saja.
Tingg....
Ponsel ku yang mendapatkan pesan masuk seketika melihat nya namun hanya tertera nomer saya tanpa ada nama sang pengirim
" P hallo bin..
" Iya Hay ini siapa ya ?"
" Saya pak Agam bintang."
" Oh pak Agam saya kira siapa pak hehehe😅."balas ku
" Gitu ya bapak sudah dilupain huftt 😌." Balas pak Agam
" Oh yak pak ada apa?"
" Gapapa kok,btw panggil mas aja ya jangan bapak." Tulis nya
" Loh kenapa pak kan sampeyan guru saya 🤔"
" Kalau disekolah panggil bapak kalau diluar panggil mas Agam aja boleh kan 😬."
Aku yang membaca pesan pak Agam pun mengread sebentar
" Boleh mas agam hehehe."
" Dek Bintang mas boleh ngomong sesuatu enggak ?"
Aku yang di panggil dek sama pak Agam pun seketika dibuat salting tujuh keliling muter-muter sambil kayang hahaha bercanda
" Boleh mas." Balas ku
Mas Agam pun dengan cepat membaca pesan ku dan sedang mengetik aku yang dibuat penasaran hanya bisa menunggu saja sambil membuka aplikasi x yang dimana Mimi peri versus popol lagi tranding topik dikarenakan ribut rebutan cangcut abang-abang kuli wkwkwkw.
Tingg..
Aku yang melihat nama pak Agam tertera di notif ku seketika membuat pesannya.
"Maaf sebelumnya dek sebenernya saya tertarik dengan kamu dari awal masuk sekolah,mas gak tau kenapa tapi mas selalu kebayang kamu terus,mas kira wajar karna kamu anak baru tapi lama-lama mas sadar kalau mas suka sama kamu,mas juga bingung kenapa padahal mas laki-laki normal tapi mas malah suka sama kamu 😞 dek Bintang mau enggak jadi pacar mas Agam?"
Aku yang membaca pesan dari mas agam pun dibuat kaget bukan main ternyata wali kelas nya yang ganteng itu menyukai diri ku
" Mas kok bisa suka aku ? Lagian mas udah punya istri kan dan bintang gak mau jadi pelakor dan lagi pula bintang udah punya pacar juga mas." Balas ku
" Kasih mas kesempatan dek mas janji bakal jadi in kamu prioritas mas kedepannya." Balas mas Agam
" Tapi mas aku udah punya pacar loh sekarang." Balas ku
" Mas bakal terima asal dek Bintang bisa adil sama mas 😕.
" Hmmm besok aja ya mas kalau sekarang bintang bingung mau jawab apa." Balas ku
" 😞😞😞." Balas mas Agam
Aku yang Bingung memtuskan untuk tak membalas chat mas Agam terlebih dahulu dan malah ketawa ketika melihat foto yang dikirim kan oleh kekasih ku yang dimana Arga yang jatuh ke got dengan muka sudah penuh dengan comberan
KAMU SEDANG MEMBACA
Bintang Si Uke Binal ( End )
Fiksi RemajaKisah tentang pria manis Nan cantik bernama bintang abraha Kartanegara anak seorang pengusaha terkenal yang harus pindah ke kampung halamannya dikarenakan sang nenek yang merasa kesepian. Disisi lain kehadirannya di kampung sang nenek membuat para p...
