64. ekstra part 2

3K 61 6
                                        

Leonard Abimanyu Kartanegara dan Xavier Bagaskara Kartanegara serta sang kakak tertua Aziel Dwingga putra Mahesa Kartanegara merupakan tiga saudara kembar ketiganya memiliki karakter dan sifat yang sangat berbeda jika Leon sang adik memiliki sifat narsis, random tak mengenal malu serta ucapannya yang sedikit julit,maka Xavier memiliki sifat yang slengean serta urakan berbeda dengan sang kakak yaitu Aziel karna ia memiliki sifat yang lebih kalem serta irit bicara.

Mereka bertiga mewarisi gen bapaknya yang tampan namun berbeda dengan Leon si bungsu lebih mengikuti gen bintang yang memiliki paras manis dan imut walaupun gitu ia juga tak kalah tampan dari kedua kakak kembarnya...

" Vier pliss deh jangan bikin drama lagi.." kesal Leon yang mendengar saudara kembarnya itu  sedang merencanakan balap motor bersama kawan-kawan nya..

" Lah aku mau balapan bukan mau drama Oneng.." ujar Xavier

" Serah deh awas aja bawa..bawa nama ku ya.." Leon yang tidak mau berdebat memutuskan untuk pergi meninggalkan Xavier serta teman nya yang lain..

Leon yang sedang berjalan menuju kedalam Kelas nya harus terhenti ketika namanya dipanggil oleh seseorang yang sangat ia kenal..

" Ada apa kak..? Leon menatap pria tampan yang ada dihadapannya

" Nanti pulang aku antar ya." Ucap pria tampan tersebut yang memiliki nama kalendra yang biasa dipanggil kalen..

" Hmm gimana ya kak cowok setampan dan semanis aku harus naik motor terus panas-panas gitu gak deh kak mobil aku cukup bikin aku terhindar dari sinar UV yang akan membakar kulit putih ku yang seputih susu sapi betina yang di impor langsung dari Korea melalui penyulingan berkali-kali dan tentu saja sudah BPOM.." jawab Leon panjang lebar 

Kalendra yang udah tau tabiat Leon hanya melongo mendengar ucapan nya..

" Jadi kamu gak mau ya.." kata kalendra dengan nada sedih.

" Nah itu tau jawabannya kenapa masih tanya..dah kak aku mau balik ke kelas dulu.." Leon pun langsung pergi meninggalkan kalendra yang masih terdiam sambil melihat kepergian Leon.

" Hufttt besok ganti mobil deh kalau gitu..' guman kalendra 

Leon yang sudah duduk di bangku miliknya lagi-lagi harus dibuat pusing oleh temannya sekaligus sahabatnya yang sejak tadi mengoceh panjang kali lebar kali tinggi lalu dibagi kemudian tambah jika kelebihan baru dikurangi.

" Leon kamu denger aku gak sih..." Kesal Kiki 

" Eh bowti laknat yang lubang silitnya dower bisa gak sih diam dari tadi ngoceh Mulu kaya Tante Ariya tau gak kamu..." Leon juga yang kesal langsung menatap pria gemulai itu dengan kesal juga..

" Astaga jahat kali mulutmu aku masih perawan loh lagian kamu aku suruh nusuk gak mau sih.." Kiki menatap sebal ke arah Leon..

" Ehh rambut nenek Leon itu masih normal masih suka memek bukan lubang burit.." ujar Leon sambil memutar matanya dengan malas..

" Jadi Leon gak mau coba ya..?"

" GAK...!!" 

Kiki menghela nafas panjang melihat sahabatnya sekaligus sosok yang begitu ia cintai baginya Leon itu cowok paket komplit walaupun ucapannya pedas tapi sebenarnya Leon itu baik banget..

Leon sendiri yang melihat sahabatnya sejak kecil itu dibuat menghela nafas panjang karna ia merasa tidak enak karna sudah membuat sahabat nya itu sedih..

" Huftt... Sini peluk sebelum bel masuk.." ujar nya 

Kiki yang mendengar ucapan Leon tentu saja langsung senang dan langsung memeluk tubuh Leon dengan erat..

Bintang Si Uke Binal ( End )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang