" Ni..nu...ni...nu...ni...nu." ucap anak kecil berusia lima tahun yang sibuk dengan mainan mobil-mobilan yang ia bawa.
" Xavi....ayo makan
" Leon...ayo makan.."
" No om xavi Lom lapel..." Ucap sang bocah sambil menggelengkan kepalanya.
" Leon uga no lapel." Seru bocah laki-laki satunya.
" Huffff... jangan sampai om menghukum kalian berdua ya.." angkasa yang melihat kedua ponakan nya yang begitu susah diatur pun langsung mengeluarkan jurus ancamannya yang membuat kedua bocah kembar itu langsung menurut.
Xavier Bagaskara Kartanegara dan juga leonand Abimanyu Kartanegara bocah nakal yang selalu membuat kesabaran angkasa terus diuji bukan main karna kedua bocah tersebut selalu susah untuk diatur.
" Om...appa kapan akan pulang.." tanya bocah tampan tersebut sambil mengunyah makanannya.
" Nanti malam.." ujar singkat angkasa.
" Apa om sama appa akan bawa Leo ke Indonesia beltemu papa?" tanya Leon sang anak ketiga.
" Tentu jika kalian menjadi anak yang Nurut dan tidak nakal maka om akan bawa kalian pulang ke Indonesia." Kata angkasa sambil tersenyum.
" Holeeeee..." Teriak keduanya dengan senang.
Ditempat lain seorang pria dengan wajah cantik nya nampak terlihat begitu letih tak kalah ia harus menghadapi pasien nya yang terlalu random.
" Hufttt capeknya tuhann.. untung ini jadwal terakhir ku dirumah sakit ini." Keluh pria cantik tersebut yang tak lain bintang.
Lima tahun yang lalu ketika ia dipaksa ikut dengan kedua orang tuanya di Inggris membuat nya mau tak mau mengikuti mereka dan meninggalkan para haremnya,di Inggris ia melanjutkan kuliah nya dan mengambil jurusan dokter seperti yang ia inginkan. disela-sela kehamilan nya bintang tak membuat pria cantik tersebut mengeluh bahkan ia sangat berambisi agar bisa lulus dengan baik.
" Kabar para suamiku gimana ya apa mereka selingkuh disana huftt.." batin bintang sambil menghela nafas berat.
Flashback..
Bintang bersama keempat haremnya memutuskan untuk saling terikat dengan satu sama lain diatas Altar.mereka berlima mengucapkan janji pernikahan sehidup semati dengan di dampingi oleh para orang tua mereka masing-masing.
Bintang yang harus berpisah harus merelakan para suaminya untuk sementara waktu sedangkan keempat pria tampan tersebut yang harus ditinggal kan oleh sang istri nampak terlihat begitu murung bahkan selama hampir sebulan lebih Mereka semua terus bersedih kehilangan bintang dihidup mereka.
Sebulan setelah mereka berpisah Yudha sendiri yang secara diam-diam menghampiri para mantunya tanpa sepengetahuan anaknya Bintang.
" Saya tau potensi kamu sebagai seorang guru tidak usah diragukan saya ingin kamu melanjutkan kuliah mu dan jadilah dosen di universitas Indonesia saya tidak ingin mempunyai mantu yang seorang guru SMA biasa."
" Baik pa..." Ucap Agam
" Dan satu lagi saya tidak mau denger dari orang utusan saya mengatakan bahwa kau masih menghubungi mantan istri mu itu lupakan mereka berdua jangan sekali-kali kau berhubungan dengan mereka karna saya tidak akan pernah menerima anak dari hasil pernikahan pertama mu." Kata Yudha dengan tatapan datar namun menusuk ke hati.
Agam sendiri hanya bisa mengangguk pasrah karna ia tau ini lah konsekuensinya dan ia harus menerima dengan lapang dada.
" Lalu kau Raka lanjutkan kuliah mu bersama Agam karna saya ingin kau memegang salah satu perusahaan saya dijakarta.
" Kalian berdua... saya tidak ingin mempunyai mantu hanya lulusan sma karna bagi saya itu sangat memalukan aku harap kalian pikirkan matang-matang jurusan apa yang ingin kalian ambil masalah biaya saya yang akan menanggung. saya memberikan waktu sehari untuk kalian berfikir." Ujar Yudha dengan arogan.
Anjas dan Arga pun tanpa berfikir lama sepakat untuk mengambil jurusan kedokteran dan juga ilmu bisnis,Anjas yang notabenenya ingin menjadi dokter tentu saja tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dan Arga ia ingin sekali belajar ilmu bisnis agar ia bisa membuka bisnis nya sendiri.
Yudha yang melihat para mantunya menurut dengan nya tentu membuat nya senang karna mereka bisa dijadikan alat untuk nya dalam menjalankan semua bisnisnya.mungkin terkesan jahat namun itulah hidup yang kaya akan berkuasa dan yang miskin akan terus menjadi budak.
Flashback off
Dikediaman bintang di Inggris ia yang pulang nampak terlihat tersenyum tak kalah melihat sang kakak dan kedua anaknya tertidur pulas diatas karpet dengan posisi yang begitu menggelikan.
" Dasar kalian bertiga..." Guman bintang.
Angkasa yang terbangun dan melihat sang adik sudah pulang memutuskan untuk menghampirinya.
" Kau pulang jam berapa..?" Tanya Aksa
" Lima belas menit yang lalu kak." Ujar bintang yang sedang memasak makanan untuk nya sendiri.
" Apa semua baik-baik saja?" Tanya angkasa
" Tentu saja semua baik-baik saja aku sudah menyelesaikan tugas ku dan dokter senior ku juga menyetujuinya." Ujar bintang sambil membalik ikan salmon miliknya.
" Bagus lah kalau begitu,kakak juga sudah membeli kan tiket untuk ke Indonesia lusa." Kata angkasa yang mengambil satu botol bir kaleng didalam kulkas.
" Benerkah wahh kau sangat bisa diandalkan kak hehe." Ucap senang bintang
' oh tentu saja kakak mu ini sangat bisa diandalkan bukannya sejak dulu kau selalu meminta bantuan ku terus tchh dasar." Seru angkasa yang berjalan ke arah sang adik.
" Ya kan wajar dong kalau kakak harus membantu adiknya yang begitu cantik,comel manja Lita seperti aku ini hahaha " jawab bintang dengan tawa diakhir
Angkasa yang melihat wajah sang adik yang tertawa lepas seketika langsung memeluk nya dari belakang.
" Aku ingin meminta nya untuk terakhir kalinya sebelum kamu bertemu dengan para suami mu itu." Bisik Aksa
Bintang pun hanya mendesis tak kalah lehernya di cium oleh sang kakak secara mendadak.
" Ihh kakak kebiasaan dehhhh."
Bintang yang diperlakukan seperti itu hanya bisa pasrah karna menolak pun tidak akan bisa karna nafsu sang kakak yang begitu besar alhasil keduanya pun melakukan penyatuan satu sama lain.
" Ahhhhhh... Ouchhh terusss..kak....ahhhh." desahan bintang membuat Aksa terus menerus menggenjotkan kontol nya dengan brutal...
" Shittt lubang lu sempit.... bikin gue ketagihan." Ucap Aksa sambil terus menggerakkan miliknya.
" Ahhhh.....kak...shhhhtttt..."bintang terus mendesah kenikmatan tak kalah kontol besar sang kakak terus menghujani lubangnya secara terus menerus.
" Ohhhh..sayang lubang lu bikin gue ketagihan.... shittt ahhhh..." Aksa terus meracuh mendesah sambil menggerakkan milik nya.
Plokk..
Plokk..
Plokk..
" Ahhhh kak terus ahhhh enak terus.."
Bunyi genjotan Aksa menggema didapur bahkan bintang dibuat tak berdaya atas keganasan sang kakak.
" Kakak mau keluar sayang....,ahhhhh." Racau Aksa sambil terus menggerakkan miliknya dengan cepat sehingga membuat tubuh bintang terguncang dengan hebat.
" Shittt...gue keluarrrr..... ahhhhh...
" Crot..
" Crott..
"Crottt..
Aksa menekan miliknya begitu dalam sehingga ia bisa merasakan cairan kental miliknya membasahi lubang kenikmatan milik adiknya.
" Cup..."
Ciuman yang diberikan Aksa membuat bintang yang lelah langsung saja memeluk kakaknya, sedangkan Aksa ia langsung menggendong sang adik untuk ia bawa ke kamar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bintang Si Uke Binal ( End )
Teen FictionKisah tentang pria manis Nan cantik bernama bintang abraha Kartanegara anak seorang pengusaha terkenal yang harus pindah ke kampung halamannya dikarenakan sang nenek yang merasa kesepian. Disisi lain kehadirannya di kampung sang nenek membuat para p...
