Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading
3 hari telah berlalu..
Galaxy muncul kembali pada permukaan setelah 3 hari tidak terlihat keberadaannya sama sekali. Anak-anak CDR juga mulai memperlihatkan eksistensi mereka.
Jika biasanya galaxy akan berpenampilan berantakan dengan raut wajah sedikit serian. Namun sekarang hanya raut datar dan tatapan tajam yang orang-orang lihat. CDR inti maupun anggota lain tahu apa penyebabnya.
Beda halnya dengan para saudara galaxy yang merasa aneh dengan kakak keduanya yang baru terlihat lagi hari ini setelah tidak pulang beberapa hari belakangan.
Galaxy, pemuda itu bahkan tidak pulang sejak dimana ragal menyaksikan sesuatu yang membuat nya terkejut tempo hari. Keluarganya yang lain, bahkan ayahnya sudah mengamuk kala tahu jika galaxy tidak pulang.
Disana ada kaivan yang baru datang bersama ragal. Kai, pemuda itu sudah berada diruang OSIS mempersiapkan untuk pencalonan ketua OSIS baru.
Kaivan dan ragal terus menatap sang kakak dari kejauhan dengan tatapan berbeda dari sorot pandang keduanya. Dan hal itu tertangkap oleh mata tajam nico yang dapat dengan mudah membaca gelagat dua bersaudara itu.
Nico menyeringai tanpa diketahui oleh siapapun. Dengan gerakan senatural mungkin dan senyuman manis ala nico membuat beberapa anak CDR terbuai. Jarang sekali nico berbuat manis seperti ini.
Lalu langkah pemuda itu mendekat kearah galaxy, merapat pada tubuh ketua CDR tersebut. Dengan kedua tangan yang bergelayut manja pada tangan kiri galaxy. Gerakannya sangat luas dan percaya diri.
Hal itu tidak luput dari perhatian seluruh siswa yang berada diarea parkiran. Siswa-siswi sudah biasa dengan tingkah manja nico kepada sang Ketua CDR jadi mereka memaklumi dengan menatap biasa saja tanpa ada rasa terkejut atau rasa apapun.
Berbeda halnya dengan kedua saudara yang kini tengah memperhatikan CDR inti dengan begitu intens, apalagi saat Nico mendekat dan memeluk lengan kakak mereka dengan begitu manja. Yah mereka menyaksikan hal tersebut dan ada sedikit perasaan mengganjal pada lubuk hati mereka.
Apalagi dengan pergerakan yang galaxy lakukan selanjutnya membuat kaivan dan ragal merasa panas bukan main.
"Kenapa hm?" Tanya galaxy dengan suara serak nya. Walaupun serak, suara galaxy terdengar lembut dan penuh kasih sayang yang mereka dengar. Apalagi elusan lembut pada surai si bontot cdr yang kini malah bersandar pada bahu lebar sang ketua yang sudah ia anggap saudara sendiri.
Nico menggeleng lalu ia menjawab pertanyaan galaxy dengan cengiran, siapa saja yang melihat interaksi mereka merasa hangat dan gemas melihat sisi lain dari anggota inti cdr itu.
"Gapapa, pengen manja aja sama abang sendiri." Jawaban nico semakin membuat api panas berkobar dalam hati kaivan dan ragal tanpa mereka sadari. Seakan api yang telah berkobar itu disiram oleh solar mendengar jawaban nico barusan.