[GALAXY LIFE]
SELAMAT MEMBACA
>>>
"Mau sehancur apapun lo,
dendam tetaplah dendam, karena mati
dibalas maaf gak setimpal."
••••
Hari-hari telah berlalu, kehidupan Galaxy a.k.a Samudra telah berubah. Andree telah meyakinkan putranya itu untuk sembuh dan bisa keluar dari zona kelamnya. Tentu saja Samudra beruntung karena memiliki ayah yang sangat amat perhatian.
Samudra telah kembali pada kehidupan sebelum dia masuk pada kehidupan Galaxy. Dia benar-benar telah meninggalkan dunia yang ada Galaxy disana. Meninggalkan rasa sakit, dan meninggalkan kenangan kelam yang tidak mau dia ceritakan.
Kehidupan Kavello hancur dengan waktu singkat. Perusahaan yang semakin hari semakin memburuk, kesehatan nya pun kian hari kian memburuk. Ditambah, hubungan antara Kavello dan Veraa tidak berjalan dengan baik. Kavello terancam bercerai dengan Veraa. Membuat pria itu frustasi tiada henti.
Anak-anaknya memilih pecah dan memiliki kehidupan masing-masing. Kairav yang muak memilih meninggalkan kediaman dan membeli satu unit apartemen untuk ditinggali seorang diri, begitupun dengan Kairagi. Kaivan dan Ragal memilih ikut dengan om mereka dari pihak ibu, Arland.
Diam-diam Veraa mengurus surat cerainya dengan Kavello. Wanita itu gelap mata dan hanya memikirkan perasaannya saja. Bahkan Veraa tidak perduli dengan anak-anaknya dan memilih untuk pergi seorang diri.
Kavello sekarang benar-benar sendiri. Terpuruk dalam jurang penyesalan. Semua itu dia dapatkan atas karma masa lalu yang harus dia tebus. Benar-benar ironis.
"ARGH..!! HANCUR SEMUANYA HANCURR!!"
Teriakan itu milik Kavello yang frustasi terhadap hidupnya. Semuanya berantakan, apa yang dia rancang dan pertahankan hancur secepat kilat. Harta, cinta, bahkan keluarganya hancur dalam satu kedipan mata.
"BRENGSEK! AKU BENAR-BENAR BRENGSEK! MENGAPA AKU HARUS SEBODOH ITU! MENGAPAA!!?"
Bak orang kesetanan, Kavello terus berteriak tak memperdulikan ruangan yang telah berantakan dengan barang dan pecahan vas yang berserakan dilantai marmer.
penampilan pria itu sangat amat mengenaskan, kantung hitam tebal dibawah matanya, rambut acak-acakan karena terus dia jambak, tangan dan kaki yang dipenuhi oleh darahnya sendiri. Sebagian darah itu juga telah ada yang mengering, bahkan ada juga yang masih menetes segar.
Kavello sekarang tidak beda jauh dari pasien rumah sakit jiwa. Benar-benar mirip.
Mungkin, kalau ada Samudra disana, dan melihat bagaimana mengenaskan nya sosok ayahnya itu, dia akan tertawa puas.
Kebencian yang sudah ada dipuncak, tidak bisa dia pendam lagi. Tidak bisa ia tahan lagi. Dan tidak bisa ia kendalikan lagi. Benar-benar sudah berada dipuncak, bahagia melihat seseorang yang dibencinya menderita.
"Bagaimana keluarga ku? Bagaimana dengan anak-anak ku? Istriku bahkan meninggalkan ku. Anak-anak ku bahkan tidak memperdulikan ku. Semuanya hancur, atas kebodohan ku."
"Maafkan aku Vera. Maafkan saya Diana. Maafkan papah, anak-anak. Maaf, maaf, dan maaf untuk kalian." Kavello tergeletak lemas dilantai. Meluruh tak berdaya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[SUNOO] Galaxy Life
Short Story"aku tidak berubah, hanya saja kalian yang tidak mengenal ku." @_kasaaaa
![[SUNOO] Galaxy Life](https://img.wattpad.com/cover/366121861-64-k74695.jpg)