Suara rintikmu begitu merdu
Desiran angin dingin begitu menusuk tulang bahkan nadiku
Hadirmu membuatku rindu
Pada sosok semu yang kini meninggalkan jejak-jejak sembilu
Hujan kau membasahi senyumanku
Seakan kau mengerti isi kalbu yang begitu pilu
Suara gemuruhmu mampu menyamarkan tangisanku
Menumpahkan semua lara yang terus menghujam pikiranku
Hujan akankah hadirmu membawa pelangi?
Aku sungguh mendambakannya
Walaupun hadirnya tidaklah abadi
Asalkan luka ini bisa terobati tanpa rasa nyeri yang tersisakan dalam sanubari
Pukul 17:48
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Rasa
PoesíaHanya sekejar singgah dalam bait-bait sajak Ranking: #1-Coretan (25/05/2024) #5-Kosong (30/05/2024)
