Sekelebat awan hitam berlabuh
Menodai secarik kertas yang utuh
Merajut noktah-noktah embun pagi
Menyekap kicauan burung merpati
Garba bumi kini mengadah
Mengharapkan sempena bisa singgah
Menumbuhkan kembang kasturi yang harum
Agar sang dara kembali tersenyum
Ah nostalgia, selalu saja membuatnya dewana
Sampai tak sadar asmaraloka berada di ujung cerita
Menyulami rasa sakit hingga mengoyak-ngoyak sanubari yang gundah
Menyeruak hingga ke seluruh sungai darah
Sang dara termangu meratapi buku yang kini telah usang
Tentang seseorang yang pernah datang memberinya harapan
Namun semua itu hanyalah kebohongan
dan kini hanya tersisa angan-angan yang menyesakkan
16 Mei 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Rasa
PoesíaHanya sekejar singgah dalam bait-bait sajak Ranking: #1-Coretan (25/05/2024) #5-Kosong (30/05/2024)
