gak jadi

219 21 3
                                        

Y/n segera menarik tangan Yubin untuk kembali ke kamarnya.

"Eh Yubin kok belum pul-"

"Kau keluar ncung..aku mau melakukan sesuatu bersama Yubin, kalau kau di sini..kau bisa menggangu pergerakan kami" ucap y/n memotong perkataan sung

Sung pun langsung bangkit dar kasur y/n dan bergegas keluar dari ruangan tersebut.

Kriett..

Setelah mendengar suara pintu telah tertutup y/n langsung mengunci pintu kamar itu.

"Kenapa di kunci?" Tanya Yubin sedikit waspada

Y/n menoleh ke arah Yubin lalu menghampirinya sambil tersenyum.

Jujur aja Yubin sedikit kaget dengan y/n yang berubah drastis ini, ia mundur pelan pelan ke belakang, hingga kakinya terhenti karna tertahan oleh kasur.

Y/n yang terus mendekat tanpa ke arah Yubin pun berhenti ketika dirinya sudah berhadap hadapan dengan Yubin dengan jarak hanya 10cm saja.

Ingat jarak antar tubuh, bukan antar wajah.

Matanya hitamnya menatap mata Yubin dalam dalam, seolah sedang menyampaikan suatu pesan.

"Kau..kenap- uhk!" Ringis Yubin saat tubuhnya di dorong y/n dengan kuat hingga membuatnya  terjatuh di atas kasur.

Y/n segera menghampiri Yubin yang sudah terjatuh itu.

Tubuhnya merangkak di atas tubuh gagah Yubin, yang membuat Yubin memundurkan tubuhnya ke belakang.

Y/n nggak diam saja ia masih menghampiri Yubin dengan tatapan mata yang masih tertuju pada matanya.

"K-kau kenapa?!" Teriak Yubin pada y/n

Y/n tidak menjawabnya dan terus menghampiri Yubin, dan ketika tubuh Yubin berhenti karna sudah mencapai ujung, y/n menampilkan senyumannya.

Senyuman maut bagi Yubin.

"H-hei! Kau kenapa sih?!" Tanya Yubin sekali lagi

Y/n tetap tidak menghiraukan Yubin, dan saat tubuhnya berada tepat di atas Yubin, ia langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Yubin.

Semakin dekat wajah mereka, semakin terasa pula hembusan nafas y/n yang mengenai wajah Yubin.

Dan ketika wajah mereka hanya tinggal berjarak 5 cm saja, jantung Yubin seperti ingin keluar.

Semakin dekat wajah y/n, dan semakin dekat pula kedua pasang bibir itu akan bersentuhan.

Deg

Deg

Deg

Deg

Deg

Kenapa lama sekali tanya Yubin dalam hatinya

Kini Yubin sedang menutup matanya menantikan apa yang akan terjadi berikutnya.

Tapi semakin di tunggu semakin tidak terjadi, ia pun memutuskan untuk membuka matanya.

Deg!

Kaget, Yubin kaget saat melihat Mata y/n menatap dalam matanya.

Terlihat jelas bulu mata y/n yang lentik dan panjang itu sangat indah, apalagi bola mata hitam pekat nya itu, terlihat sangat elegan.

"Kau tampan sekali ya Yubin" ucap y/n pelan

"Ah.." ucap Yubin setelah mendengar perkataan y/n tentang dirinya.

Karna perkataan itu wajah Yubin menjadi merah seperti tomat.

Ingin mengalihkan wajahnya tapi tidak bisa karna wajahnya saat ini sangat dekat dengan wajah y/n.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 18, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

you, is my yubin (yubin x reader) wind breakerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang