menyerah

257 22 4
                                        

drttttt



drtttt


drrrtttt


bunyi getaran hp yang menandakan ada panggilan masuk


"hal-.."

"KAKAKKKKKKK....BAHAYAAAA, YUBINNN KAKKKKK" teriak sung dari telfon

y/n yang kaget karna sung meneriaki nama yubin langsung merasa khawatir, apa yang terjadi pada yubin sehingga membuat sung berteriak seperti itu pikirnya.

"KENAPA DENGAN YUBIN? ADA APAAA? HEI NCUNG KENAPA DIAMM?" balas y/n dengan berteriak juga karna khawatir sesuatu yang buruk terjadi pada yubin.


ditunggu tunggu tapi sung tidak memberikan jawaban juga, hanya ada suara  keributan itu pun samar samar, dan hal itu semakin membuat y/n khawatir.


"fateh gimana ini adek gw ....aduh gw jadi khawatir, kenapa masalah selalu datang terus terusan sihhhh" frustasi y/n

"yaudah kita samperin aja adek lo, biar tau apa yang terjadi di sana." jelas fateh kepada y/n untuk membuatnya sedikit tenang.

y/n pun menyetujuinya, dan berangkat bersama fateh  untuk mencari sung.




di sisi lain sung tengah membantu yubin bediri atau bisa di bilang membopong yubin.

"astaga yubin ada apa ini, kenapa kau bisa begini, siapa orang orang tadiii, dan kenapa sepeda mu jadi hancur beginiii" oceh sung kepada yubin karna melihat kondisi yubin yang babak belur.

BRAAKKK

bukannya menjawab yubin malah menghantam tembok yang ada di sebelahnya dengan tatapan marah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

bukannya menjawab yubin malah menghantam tembok yang ada di sebelahnya dengan tatapan marah .

sung tidak bisa memaksa yubin untuk bercerita mungkin ia masih perlu waktu, jadi sung hanya diam dan mengantarkan yubin sampai rumahnya.


sesampainya di rumah yubin, yubin pun mulai menceritakan semuanya, dari yang ibunya sakit terkena sirosis stadium akhir yang membuatnya harus mencari uang dengan menjual sepedanya, namun dia melihat poster lomba balap sepeda yang berhadiah 100 juta won dan itu membuatnya mengurungkan niat untuk menjual sepedanya.


namun siapa sangka balapan itu hanya untuk crew saja dan tidak menerima balapan seorang diri, jadi ia merasa putus asa namun di saat itu pula datang satu crew yang ingin mendaftar melihat yubin yang putus asa itu, mereka pun menawari yubin untuk masuk crew mereka tapi yubin menolak karna ia tidak suka dengan pemimpin crew itu.

you, is my yubin (yubin x reader) wind breakerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang