Part 14. Apakah dia benar-benar dia?

3K 142 20
                                        

Hallo Gaess🙌
Posted lagi untuk "SAMUDERA"
Jangan lupa di Vote yaa!!

••√••

Samudera dan Gavindra saat ini sedang berjalan menuju arah gedung jurusan akuntansi. Siang hari itu sudah menunjukkan pukul 13.21 yang artinya kelas Arabella sudah selesai sekitar 21 menit yang lalu. Seperti biasanya, Samudera yang berjalan dengan coolnya dan Gavindra yang sedang menggoda para mahasiswi yang lewat dengan muka tengilnya seperti saat ini.

"Hai cewek, mau pacaran sama gue gak?"

"Hai cantik, bisa minta wa-nya gak?"

"Hai cantik, mau pulang bareng gak?"

"Hai cantik, hai cantik, hai cantik!!"

Samudera yang mendengarnya bahkan sudah muak, Gavindra benar-benar playboy kelas atas membuatnya sangat pusing melihat tingkah lelaki itu. Perjalanan mereka ke gedung jurusan akuntansi terasa sangat jauh, karena Samudera yang selalu menunggu cowok playboy itu yang selalu berhenti atau berbalik untuk menggoda mahasiswi yang lewat.

"Bicara lagi gue tinggal lo vin." Kesal Samudera

"Aye-aye pak ketu maafkan diriku ini, sayang kalau dianggurin hehe. Peace!!"

Ayolah, Sang ketua Gatnamorss tersebut sangat cemas karna belum melihat Arabella, pasalnya gadis itu sedang dalam mode cupu dan sangat membuat Samudera khawatir mengingat si Arabella cupu ini sangat ingin dibully. Namun sejauh ini belum ada info apa-apa dari anak-anak Gatnamorss yang berada di jurusan yang sama seperti kekasihnya yang membuat kemungkinan besar tidak terjadi apa-apa dengan Arabella. 

"Telfon aja ato wa, muka lo lawak banget sam." Gavindra yang memperhatikan wajah cemas Samudera bersuara untuk memberi sedikit masukkan.

"Gak ada nomor." 

"Pacar lo bukan si? masa nomor ceweknya gak ada, gue aja yang gak ada hubungan banyak itu di kontak gue." Gavindra menatap kesal Samudera.

"Gak sempat."

Sialan.

Ingin sekali Gavindra memukul kepala Samudera, cowok playboy itu sudah sangat gemas dengan tingkah Samudera. Menurutnya, ketuanya itu sangat aneh.

Dari arah berlawanan seorang laki-laki dengan anting di sebelah telinganya berlari kearah Samudera dan Gavindra. Dion, cowok tampan yang sikapnya 11 12 dengan Gavindra itu memasang raut wajah paniknya membuat Samudera langsung menatap was-was kearahnya. Pasalnya, saat dikelas tadi Samudera sudah merasa cemas berelebihan terhadap kekasihnya. Membuatnya mengirim pesan kearah Dion yang sudah selesai kelasnya untuk mengecek kondisi Arabella.

"Bang, bu ketu gak ada dikelas. Udah kosong." Ujar Dion berteriak saat dirinya merasa sudah dekat dengan tempat Samudera dan Gavin berada.

"Bangsat." 

Samudera langsung berlari menuju kelas kekasinya yang langsung diikuti Dion dan Gavin yang ikut panik melihat Samudera, mereka bertiga menjadi tontonan mahasiswa yang dilewati oleh ketiganya, Pemandangan sang ketua Gatnamorss yang lari-larian dengan wajah paniknya.

Sesampainya dikelas Arabella, ketiga lelaki itu langsung berpencar mencari Arabella. Samudera, cowok itu bahkan berkali-kali mengecek arah belakang kelas. 

Brukk!! suara benda  terlempar itu menggema dalam ruangan kelas yang sudah kosong itu.  Siapa lagi pelakunya kalau bukan Samudera, cowok itu menendang dengan keras kursi-kursi yang berada dekat dengan jangkauannya. Gavin yang melihatnya langsung berlari keluar kelas bersama Dion.

"Lihat Arabella gak?" tanya Dion kearah beberapa mahasiswa didekat mereka.

"Gak, kayaknya sama Ayura deh yon."

SAMUDERACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang