Part 09. Ternyata itu tidak hilang

3.4K 172 16
                                        

Hallo Gaess🙌
Posted lagi untuk "SAMUDERA"
Jangan lupa di Vote yaa!!

•••√•••

Suasana Promnight malam itu sangat meriah, didepan sana berdiri dengan gagah sang ketua Gatnamors ke-8 Samudera Bumi Chandrakala selaku King Universitas Bratmajaya bersama dengan Queennya Karenia Alexandra. 2 orang yang menjadi pusat acara dimalam hari ini, Samudera dengan Kemeja hitam, lengah digulung setengah tangan, rokok yang bertengger di jarinya membuatnya sangat menawan. Karenia, Gadis cantik itu memakai celana hitam dengan kemeja hitam yang membentuk indah tubuhnya. Selempang yang bertulisan KING dan Queen bersama Mahkota yang mereka kenakan sangat terlihat indah untuk dipandang.

Para mahasiswa yang hadir menyapa mereka berdua, namun Samudera tatapan lelaki itu berada di satu titik sejak acara itu dimulai 15 menit yang lalu. Dia Kalea Dewi Arabella, Wanita itu sedang disapa oleh Mahasiswa senior di jurusannya. Tatapan mata elang Samudera menatap dengan sangar orang-orang yang berada di sekitar Arabella.

Setelah Gadis itu datang dengan Ayura yang membuat kehebohan di acara tersebut karena penampilannya sampai mendapat julukan "si buruk rupa, ternyata seorang princess" Gadis itu mengunci tatapan elang sang ketua Gatnamorss tersebut.

Samudera benci mengakui rasa yang ada pada gadis itu masih sama seperti dulu. Tidak ada yang berubah, hatinya masih gadis itu pemiliknya. Semua Anggota Gatnamorss senior sudah memperhatikan tingkah laku ketua mereka yang sedang mengawasi Arabella, Mereka tentu saja kaget melihat Arabella yang masih sama seperti 2 tahun lalu. Gadis itu semakin cantik dan dewasa.

"Lo mau gak ngedate sama gue?"
"Lo pulang sama gue aja"
"Cantik banget lo, ikut gue yuk?"

"Maaf kak, aku pulang sama temen" Gadis itu tersenyum, namun pikirannya sangat takut. Pasalnya Ayura belum kembali dari toilet dan yang berada disekitarkan kebanyakan laki-laki, jangan lupakan bahwa gadis itu tidak mempunyai teman lagi selain Ayura.

"Lah sombong amat ni orang, Gaya amat dikira lo doang yang cantik." Perkataan dari Mahasiswa senior bersamaan dengan dorongan di bahunya membuat Arabella langsung terjatuh di kolam renang, banyak orang tertawa dan tidak menolong wanita itu.

Samudera langsung berlari dan melompat kedalam air, Raut kepanikan yang pria itu keluarkan sangat kentara membuat orang-orang disekitar kolam renang langsung terdiam. Gadis itu tidak bisa berenang, Samudera jelas sangat mengetahui hal itu. Dasar kolam yang sangat dalam membuat Samudera kesusahan untuk menggapai Arabella yang sudah tidak bergerak. Sang ketua Gatnamorss itu dengan panik menyelam kembali mencari Gadisnya. Tak selang lama Arabella berhasil ditarik dari dasar kolam yang mempunyai kedalaman 6 meter tersebut, Samudera memeluk wanita yang sudah terbujur kaku dengan bibir merah yang sudah berwarna biru.

Panik, tentu saja Sang ketua Gatnamorss itu sangat panik. Semua orang yang ada di sekitaran kolam renang berangsur menjauh membuat anak anak Gatnamorss yang didalam langsung keluar berlari kearah sang ketua yang masih berada di kolam renang. Tatapan tajam Samudera menatap seakan ingin membunuh Mahasiswa Senior yang mendorong Arabella.

Dia membuat nafas buatan, dan memberikan pertolongan pertama kepada Arabella. Untungnya itu semua berhasil, gadis itu sadar dan langsung menangis dipelukan Samudera. Samudera membalas dengan sayang pelukan Arabella, pelukan yang sudah lama Samudera rindukan.

Kejadian tersebut tentu saja disaksikan oleh banyak orang, tanda tanya besar memenuhi benak mereka. Ada hubungan apa Sang Ketua Gatnamorss itu dengan Arabella?

Samudera, laki-laki itu melepaskan pelukan Arabella yang langsung berpindah kearah Gavindra yang dengan panik memberikan handuk kearah gadis itu. Sang ketua Gatnamorss itu berjalan dengan keadaan basah,  tatapan tajam mematikan itu menatap 1 orang yang menjadi dalang kejadian tersebut.

Pukulan dan tinjuan ganas dari Samudera membuat banyak orang memekik histeris. Mahasiswa senior itu bahkan sudah sampai berdarah-darah atas ulah sang ketua Gatnamorss tersebut. Samudera tidak berhenti, Laki-laki itu menatap menghunus tajam orang yang sudah sangat lemah dibawahnya.

"Lo sentuh punya gue lagi, gue bunuh lo bangsat!" Perkataan Dingin dengan sorot akan permusuhan itu didengar oleh banyak orang, bisikan bisikan tersebut terdengar oleh anak anak Gatnamorss Senior yang langsung mengerubungi Arabella, Menurut mereka Arabella tetaplah Arabella. Satu-satunya Mahkota Gatnamorss ke-8.

•••√•••

Suasana didalam mobil itu terasa hening dan mencekam. Setelah kejadian tersebut, Samudera menggendong keluar Arabella. sepanjang perjalanan keparkiran kampus gadis itu bersembunyi di dada bidang ketua Gatnamorss itu.

Tidak ada yang memulai pembicaraan lebih dulu, Samudera menatap ke arah Gadisnya. Ternyata, perlakuan yang dia berikan kepada Arabella membuat dirinya sendiri sakit melihatnya.

"Kenapa?" Nada bicara dengan sorot kekecewaan itu terdengar, Sang ketua Gatnamorss ke-8 itu menatap Gadis di sampingnya.

Arabella tentu saja langsung menangis, tidak berani menatap mata tajam itu. Gadis itu bingung harus menjelaskan seperti apa keadaan yang membuatnya meninggalkan Samudera.

"Gak bisa jawab?" Samudera menekan gadis itu, tangisan Arabella tidak membuatnya luluh. Menurutnya, Hatinya jauh lebih sakit.

10 menit gadis itu menangis, suasana didalam mobil menjadi hening. Samudera menatap kedepan, Sang ketua Gatnamorss ke-8 itu sudah berkaca-kaca. Kekecewaan yang dipendam itu sudah tidak bisa ditahan untuk tidak meluap lagi.

"Aku sakit sa." Jawab Arabella dengan lembut membuat Samudera langsung menatapnya tidak mengerti.

Gadis itu tersenyum senduh menatapnya balik. "Dissociative Identity Disorder, maaf." Jawab Gadis itu dengan mata berkaca-kaca membuat Samudera menatapnya tidak percaya, Samudera jelas tau penyakit itu. Kakaknya perna mengalami hal seperti itu, yang membuatnya kehilangan nyawa.

"2 tahun ini aku jalanin pengobatan, Gadis culun yang selalu ditindas itu mendominasi diri aku. Beberapa bulan lalu bahkan aku gak perna bisa masuk kediri aku sendiri. Aku salah ninggalin kamu tanpa kabar apapun, Waktu itu udah gak ada pilihan lain lagi sa. Aku tau kak Saqilla juga perna kayak aku yang buat kamu trauma." Gadis itu menangis terseduh menatap Samudera, Kesakitan yang dia sembunyikan dari Samudera akhirnya diungkapkan.

Samudera, Sang ketua Gatnamorss itu terdiam. Trauma itu kembali lagi, Situasi dimana saat kakaknya Saqilla akan berpulang terbayang di benaknya saat kakaknya tidak tahu dirinya sendiri, bahkan sering melupakan hal-hal yang dilakukannya. Gadis Cantik dengan Nama Saqilla Sky Chandrakala yang merenggang nyawa saat kemunculan 2 kepribadiannya yang bersamaan. Ingatan itu seakan menghantam Samudera, Sang ketua Gatnamorss tersebut menarik Arabella dan memeluknya. Ketakutannya kembali lagi, Trauma itu muncul kembali.

••√••

Menerima semua Masukkan dan Saran👊

Bantu Vote & Share yaa cerita "SAMUDERA"

Instagram: @_Gatnamorss
Tiktok: @Gatnamorss


Untuk info kelanjutan dari bab selanjutnya.

Terima Kasih, Salam Samudera❤️‍🩹

SAMUDERACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang