⚠️cerita ini dibuat hanya untuk hiburan, bila ada kesamaan dengan cerita dari author lain, itu hanya kebetulan saja
Jika typo author mohon maaf
♛┈⛧┈┈•༶happy reading༶•┈┈⛧┈♛
Satu minggu telah berlalu, terhitung sampai hari ini, Min Yoongi juga sudah berada di Busan bersama Hoseok selama satu minggu lamanya. Cedera pada tangan kanannya sudah membaik, kini ia hanya harus sedikit bersabar menunggu kesembuhan pada kakinya, selama bersama Hoseok, pemuda itu sangat telaten dalam mengurus Yoongi termasuk dengan luka lukanya itu hingga rasanya Min Yoongi ingin terus tinggal menetap bersama dengan pemuda manis itu.
Pagi ini selesai sarapan, Jung Hoseok hendak pergi bekerja sebagaimana biasanya. Namun sebelum itu ia juga tak lupa memberi wejangan atau nasehat pada Yoongi
"Ingat ya Min, kau jangan pergi kemana-mana apalagi sampai keluar jauh dari rumah.. Aku tidak mau repot mencarimu dan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu padamu" Kata Hoseok sembari merapikan kemejanya
"Iya tenang saja, kau seperti ahjumma dirumahku yang sering memarahi anaknya hanya karena anaknya suka bermain" -Yoongi
"Apa kau pikir ada ahjumma seperti ku hah.. Lagipula kau memang harus tetap berdiam diri dirumah agar kakimu lekas sembuh" -Hoseok
"Iya tuan Jung yang terhormat aku akan mendengarkan perkataannya mu, sekarang segeralah pergi bekerja atau kau akan terlambat" -Yoongi
Menatap Yoongi dengan malas, Jung Hoseok mengambil kunci mobilnya dan bergegas keluar.
♬♩♪♩ ♩♪♩♬
Di Seoul, terlihat Jeon Jungkook sudah bersiap dengan barang bawaannya. Sepertinya ia akan menepati janjinya untuk pergi ke Busan guna menemui Hoseok, Busan adalah kota kelahirannya, di Seoul ia hanya menempuh pendidikan dan kebetulan diterima kerja dikota itu juga. Berhubung ia mendapat cuti selama 4 hari, jadi ia memanfaatkan kesempatan itu.
Entah kebetulan apa lagi yang menghampirinya, saat Jungkook mempir ke sebuah minimarket, ia malah bertemu dengan Lee Ji Eun yang juga mendatangi minimarket tersebut. Melihat orang yang cukup dekat dengan Hoseok, membuat Ji Eun kembali menggunakan akalnya untuk kepentingan pribadinya
"Tunggu.." Ucapnya ketika berpapasan dengan Jungkook
"Iya nona ada apa?" -Jungkook
"Kau temannya Hoseok bukan?" -Ji Eun
"Iya benar, aku teman kerjanya" -Jungkook
"Aku rasa kau dan Hoseok lebih dari sekedar teman kerja, atau kalian memliki hubungan khusus.." Ji Eun memandang curiga pada pemuda Jeon itu
"Maaf nona, itu bukanlah hal yang harus kau ketahui.. Jika pun kami memiliki hubungan khusus, itu privasi kami" -Jungkook
"Oke oke tidak perlu basa-basi lagi, aku hanya ingin memintamu untuk menjauhkan Hoseok dengan Yoongi.. Kau cukup dekat dengannya jadi aku rasa akan sangat mudah bagimu melakukan itu" -Ji Eun
Jungkook tersenyum bahkan rasanya ia ingin tertawa mendengar ucapan dari Ji Eun ini "nona.. Aku bukan orang yang suka mencampuri pribadi orang lain, jadi jika kau memiliki maksud dan tujuan yang lain, hendaknya lakukanlah sendiri.. Bukan aku tidak mau membantu, tapi aku lebih memilih menjaga pertemanan ku dengan Hoseok"
"Aku tau kau juga menginginkan Jung Hoseok, jadi tidak ada salahnya jika menerima ujaran ku"
"Maaf nona, aku sedang buru-buru.. Permisi" Jungkook membungkuk sebagai tanda sopannya, kemudian ia berlalu pergi memasuki mobilnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta dan Pengorbanan
FanfictionBagaimana jadinya jika kedua saudara kembar menyukai satu orang dalam sisa hidup mereka, awalnya sang kakak hanya ingin mewujudkan pesan terakhir adiknya namun malah ia terjebak didalam perasaannya sendiri ⚠️bxb area, bagi yang anti homo tolong jang...
