PART 3 PERASAAN YANG TERPENDAM

79 57 1
                                    

👑👑Happy Reading👑👑👑

Hai, semoga kalian baca nya suka ya amin❤Koment&&Vote melebihi
part sebelumnya yaa🤗👋

****

Aku menyukainya tapi belum mendapatkan hatinya

~Vicky aland alexandro alvarendra~

****

Kini caca duduk di atas ranjangnya dengan asik bermain ponselnya. Dimalam itu caca menunggu pesan dari seseorang yang ia sukai di balik Itu ada seseorang laki-laki yang sangat menganggumi gadis itu tetapi belum bisa mendapatkan hatinya, caca menutup kedua telinganya frustasi ketika bayangan itu memenuhi kepalanya.

Cici membuka pelan pintu kamar setelah gadis itu mengetuknya. Yang pertama cici lihat adalah saudara kembarnya yang terlihat kebingungan cici cepat mendekati kakaknya dengan rasa penasaran dikepalanya.

"Lo kenapa si ca" Sambil menaiki alis satu sekilas.

"Gue bingung gue suka sama orang, tapi orang itu belum selesai sama masalalunya, menurut lo gimana?" Tanya nya frustasi mengutarakan di bilang durhaka, tapi menyimpan sama dengan bunuh diri secara perlahan.

"Gue bingung gue suka sama orang, tapi orang itu belum selesai sama masalalunya, menurut lo gimana?" Tanya nya frustasi mengutarakan di bilang durhaka, tapi menyimpan sama dengan bunuh diri secara perlahan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Syukuri apa adanyaaaaaa"

"Hidup adalaaahhh anugerahhhhh" Sambil memainkan gitarnya dengan melodi sangat indah sebenarnya tujuan nya bukan bernyanyi tetapi mengejek lalu cici tertawa berbahak-bahak.

"sialan lo!" Umpat caca.

Tak lama kemudian caca tampak berdiri melangkah untuk mengambil deary nya hatinya begitu sakit ketika mengetahui fakta bahwa ternyata laki-laki yang di sukai nya bernama Alinathaniel gefandra itu belum selesai dengan masalalunya. Tiba-tiba saja air mata gadis itu jatuh begitu saja ketika menulis deary yang tepat di depan nya.

Al kok hati gue sakit banget ya, liat lo masih punya rasa sama dia, ternyata perjuangan gue selama ini buat lo sembuh hanya sia-sia, ca lo jangan nangis air mata lo terlalu mahal-batin caca.

"Ca" Panggil cici pelan

Caca langsung menghapus air matanya cepat dan menoleh menatap cici. "Apa?" Jawabnya

"Lo suka banget sama dia? Kalau menurut gue lo lupain aja yang suka sama Lo itu banyak, ngejar-ngerjar lo di SMK ANGKASA MANDIRI bahkan satu kelas Lo dan di luar sekolah juga aja nanyain Lo terus ke gue, sampai Rom chat gue penuh." Ucap cici dengan tulus.

"oh" Balas caca singkat.

"Bangsat!" Sambil memukul pundak caca.

Beberapa saat ponsel caca pun bergetar seperti ada seseorang yang menghubungi nya. Caca berjalan menjauhi cici untuk menjawab panggilan telpon dari lelaki itu. Dengan sifat jahil nya cici mengintip caca yang sedang fokus berbicara dengan seseorang yang menelfon nya.

He's is the queen's kingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang