Sudah satu Minggu dan selama satu Minggu yoongi dan Yoshi tidak masuk sekolah , woozi dan Hoshi masi tidur di rumah yoongi untuk menemani Yoshi, mereka beda sekolah tapi masih satu arah kok
Btw woozi dan Hoshi mereka kelas tiga di Mts peldis Muhammadiyah.
Dalam waktu seminggu ini yoongi tidak santai-santai contoh sekarang dia berada di perusahaan sang mama ini perusahaan papa si yang di ambil alih sama mama
"Baru seminggu di kantor botak kelapa gue ini mah " frustasi yoongi
Hp yoongi tiba-tiba berbunyi bertanda ada yang menelfon nya
Terdapat nama sang sahabat Sehun
" APAA??" yoongi
"Santai bos sengsi amat " Sehun
"Iya ada apa Sehun " kaya yoongi tersenyum holly
"YA MIN YOONGI SELAMA SEMINGGU ENGGA BISA DI HUBUNGAN SETIAP KE RUMAH ENGGA ADA LU NYA ,ADEK-ADEK LU ITU JUGA NYARIN LU TAHU ENGGA,MAU MATI LU YA , SAHABAT LU INI PADA KHAWATIR SETIDAKNYA BERI KABAR LAH AWAS AJA LU " seokjin yang tiba-tiba nongol ngegas pula
" Astagfirullah telinga gue " yoongi
"Sorry tiba-tiba gue di seret kakek gue buat nangani masalah kantor " lanjutnya yoongi lesu
Bahkan di tidak berpamitan kepada tiga bayi besarnya dan lebih parahnya lagi hp baru di kasih tadi pagi
"Bahkan hp gue di sita sama kakek , katanya biar fokus " yoongi
"Sumpah rasanya pengen tengelam aja gue , mau botak kepala gue ngurusin kantor dalam seminggu " yoongi
"Ya ampun kasian banget cup cup "kihyun
"Bukanya ini jam pelajaran terakhir ya?" Yoongi
"Biasa lah~" Daniel
"Anjir lah bolos lu pada ?" Yoongi
"Mau jadi apa masa depan kalian ini " lanjutnya
" Orang yang mau botak ngurusin kantor mending diem " D.O
"D.O emang yang baling terbaik kalo ngelawan yoongi " seokjin
"Hahaha " tawa mereka terdengar nyaring
"Ketawa aja Sono ketawa sampai botak " yoongi
Brakk , suara pintu yang di dobrak
"Yoon ada apa " Sehun dan yang lainnya panik
" Engga papa gue matiin dulu ya " kata yoongi mematikan telfon secara sepihak
"Bisa santa saja bukak pintunya ?" Tanya Yoongi kepada sang kakek
"Pulang adek kmu engga mau makan dari kemarin " Kakek
Yoongi melihat ke arah jam sudah menunjukkan 2 siang dan adik belum makan
"Anda bilang adik saya bakal baik saja walaupun saya tinggal dan APA-APAAN INI ?" Bentak yoongi
Yoongi marah berjalan keluar Tampa memperdulikan wajah sang kakek yang sudah memerah menahan amarahnya
Yoongi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi serasa dejevu , yoongi mengendarai motor secara ugal-ugalan agar lebih cepat sampai ke rumah nya pokoknya yang di pikiran hanya Yoshi
Di rumah
Yoongi menaruh motor secara asal memasukkan rumah dengan bar-bar
Brak bunyi pintu yang di dorong secara kasar
"Woozi ... Yoshi mana " yoongi
"Kak yoongi " seru woozi semangat
"Iya ini kakak , Yoshi mana ?" Kata Yoongi yang mengusap rambut woozi lembut
"Di kamar kak dari kemarin engga mau makan , terus dari pagi kamarnya di kunci" jelas woozi
"Ya udah kakak naik dulu ya " yoongi
Yoongi pun pergi dari hadapan woozi berlari kembali menaik tangga, woozi yang mau ke dapur pun engga jadi lebih memilih ikut naik kembali.
Di depan kamar Yoshi sudah ada nenek Tante dan om dan Hoshi juga yang sedang membujuk Yoshi
Tak lupa ada jihoon dan junkyu yang sedang mondar mandir di depan pintu kamar Yoshi
"Giman Yoshi ?? " Tanya Yoongi khawatir
Semua mata lasung tertuju ke arah Yoongi ada yang marah ,lega ,kesal
" Ngeliatin'nya biasa aja dong " kata yoongi yang sedikit takut
"Mending Tanya kakek aja " lanjutnya
Tok tok tok ~
"Dek ini Abang bukain ya pintunya?" Yoongi
"Abang hisk" Yoshi
"Iya ini Abangnya Yoshi , Abang yoongi" yoongi
"Bener ? Hisk" Yoshi
"Iya cepat bukak atau Abang pergi lagi ?" Yoongi
Ceklek
Brukk
Yoshi lasung menerjang tubuh sang Abang yang sangat-sangat Yoshi rindukan, baru di tinggal seminggu Giman kalo di tinggal nikah?
"Hisk abang~" Yoshi
"Iya ini Abang ,maaf ya" kata yoongi mengusap lembut punggung Yoshi
"Hisk Abang ,huaaaa Abang " Yoshi
"Dek kok jadi cengeng banget engga malu apa sama jihoon sama junkyu hemm?" Yoongi
"Hisk ... HISK" Yoshi
"Udah nangis nanti jadi sesek loh dek " yoongi
Baru juga di peringati Yoshi lasung jatuh pingsan
"Om siapin mobil" yoongi panik
Tampa pikiran panjang om Lee lasung turun ke bawah untuk menyiapkan mobil
Yoongi dengan sigap membawa yoongi dalam gendongannya , di ikuti yang lain tentunya
Di bawah
"Woozi sama Hoshi di rumah aja ya temenin nenek "Tante
"Tapi Bun woozi mau ikut " woozi
"Nurut ya sayang" Tante
Hoshi hanya diam melihat itu , kemudian mobil kaca turun terlihat wajah yoongi yang amat khawatir
"Kalian berdua " tunjuk yoongi kepala jihoon dan junkyu
"Abang titip mereka , nanti Abang kasih kabarin " yoongi
Junkyu dan jihoon hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban
Mobil om Lee melaju membelah jalanan untuk menuju rumah sakit
Di rumah sakit
Yoshi sudah di periksa tidak ada hal yang serius hanya kekurangan cairan di Karan tidak ada makan dan sedikit stres
Di ruang rawat Yoshi , yoongi tak henti-henti mengatakan kata maaf buat sang adik
"Yoon udah Yoshi engga papa , dianya aja yang bandel " om lee
"Tapi om kalo aja yoongi engga nurut perkataan kakek pasti engga gini " yoongi
" Udah-udah om sama Tante mau cari makan , mau nitip apa ?" Om Lee
"Apa aja yoongi mah duyan " yoongi
"Oky nanti Tante ambil batu sama daun di taman " Tante Lee
"Ya engga gitu juga Tan "yoongi
"Xixixixi" Tante
"Ya udah om pergi dulu " om
______________________________________
Jangan lupa vote dan komen 💜
KAMU SEDANG MEMBACA
09:03 [ MY BROTHER MIN ]
Fan-FictionJangan lupa vote dan komen ENGGA MAKSAIN TAPI HARUS !!!
![09:03 [ MY BROTHER MIN ]](https://img.wattpad.com/cover/368456863-64-k571319.jpg)