Hidup keras di kota besar membuat gengsi Yovita ingin selalu punya segalanya. Masa bodoh jadi benalu dalam hubungan gelap yang ia jalin dengan pria yang jauh lebih matang usianya yang menting pria itu mapan dan bisa memenuhi gengsi keinginan yang ti...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah mencukupi target, jadi mari kita lanjut perani-anian ini
30+ VOTE 35+ COMMENT
°°°
🔞MATURE CONTENT🔞
°°°
Yovita dibuat ketakutan dengan suasana yang gelap, tak bisa kedua netranya menentukan ke mana ia harus melangkah saking gelap gulitanya suasana di sekelilingnya. "Jere... Om Sandi... Jere..." Di tengah rasa panik dan takut itu, Yovita kebingungan harus minta tolong pada siapa. Ia secara acak menyebut nama dua pria yang ia jebak masuk dalam kehidupannya.
"Jere..."
"Om Sandi..."
"Jer..."
Click...
Seketika lampu menyorot terang, menyilaukan pandangan Yesha kemudian. "Kamu nyari aku?" Terdengar suara Jeremy dari belakang, meyakinkan Yovita untuk menoleh ke belakang — sayangnya tatapan Jeremy tak semanis biasanya. Dalam situasi itu Jeremy menatap penuh dendam dan kemarahan pada kekasihnya.
"J-Jere... ada apa sama kamu?"
"Ada apa?"
"Harusnya aku yang tanya sama kamu!"
"Ada apa di antara kamu dan papa, huh?!"
Dahi Yovita bergerenyit, tak percaya semua ini bisa terungkap dengan cepat. "M-maksud kamu apa, Jere?" Yovita pura-pura tidak mengerti padahal ia tengah dibuat terpojok dengan langkah kakinya yang makin mundur.
"A-aku sama papa kamu emang ada apa?"
"Jangan pura-pura polos lagi kamu, Vit!"
"Aaahhh!!!"
Tatapan nanar Jeremy menyambut sikap membabi buta yang meningkat. Jeremy tekan kedua pipi Yovita — membuat gadis itu kesakitan. "Aku tahu selama ini kamu itu simpenannya papa kan?!" Ucapnya menyalak. "Kamu ada main sama papa di belakang aku dasar ani-ani murahan!!!"
Plaaaakk!!!
Keras Jeremy menampar pipi Yovita kemudian menarik lengannya hingga gadis itu tersungkur menungging di sofa. "Kamu harus tahu akibatnya karena kamu udah mainin perasaan aku dan kamu udah nguras semua harta papa!!"
"Aaaahhh!!!"
"Jereeh... aaahh Jer... cukupphhh!!!"
"Bukan cuma Jere, Vit... saya juga muak sama kamu!"
Itu sangat gila. Dua penis besar menggagahi liang senggama dan liang dubur Yovita sekaligus. Perempuan itu diperkosa oleh ayah dan anak yang marah akibat semua perbuatan Yovita yang telah menjebak mereka selama ini.