13.masuk sekolah

37 5 0
                                        

° sebelum membaca jangan lupa vote komen dan share ke temen temen kalian

° jangan plagiatt cerita milik orang lain!!

° bantu koreksi jika ada ketikan yang salah

Sudah?

--------------------------------------------------

"Jangan terus terusan paksain diri untuk terlihat kuat, karena di balik kata kuat pasti ada kata rapuh "
-Zyavanca Sandi Smith

-----------------------------------------------------

Happy reading 👑

Hari ini adalah hari yang paling Meraka tidak suka.

Yaitu hari Senin waktunya upacara di bawah sinar matahari.

Pagi ini entah mengapa chariva bangun kesiangan.

"Aduh aku lupa belum buat bekal," ucapnya setelah melihat jam yang berada di hp nya.

Karena panik, ia segera berlari ke dalam kamar mandi untuk bersiap siap.

Setelah selesai, ia keluar kamar dan mendapati sang Aa  yang sedang duduk dan sarapan.

"Cepet makan de keburu telat," ucap Randi dengan menyerahkan sarapan milik chariva.

"Keburu telat a," ucap Riva dengan makan tergesa Gesa.

"Jangan makan buru buru entar keselek," ucap Sandi mengingatkan Riva.

Dan apa yang baru saja di ucapkan ayya terjadi.

"Kan di bilang juga apa," ucap Soni lagi dengan terkekeh kecil dan memberikan minum kepada chariva.

"Udah ayo cepet berangkat," ucap Riva dengan menarik tangan Adit.

"Ayo ayo de," jawab Wisnu.

"Pegangan," ujar Adit kepada Riva,  pasalnya mereka akan mengebut sekarang.

Karena takut terjadi apa apa di jalan,  akhirnya dia memilih untuk menurut dan pegangan dengan erat.

-

-

-

-

Beberapa menit sudah mereka lewati dan akhirnya mereka pun sampai di sekolah nya.

"Untung gak telat," ucap adit dengan melepas helm dan jaket miliknya.

"Tau tuh," ujar Wisnu dengan menitipkan jaket miliknya ke chariva.

"Titip juga de," ujar Randi pun dengan menitipkan jaket miliknya dan merangkul Sandi agar berkumpul bersama teman teman nya yang lain.

Setelah melihat mereka berdua sudah berkumpul dengan yang lain.

Riva pun menaruh tas dan jaket kedalam kelas.

Agar dapat segera ikut berbaris di lapangan.

Karena upacara segera di mulai.

Setelah barang barang yang mereka bawa sudah mereka letakan kedalam loker.

Mereka segera menyusul yang lain baris di tengah lapangan.

Panas matahari begitu terik menyinari bumi saat ini.

Panas terik tidak akan membuat upacara selesai sebelum waktunya.

Mau tidak mau mereka semua harus bertahan di bawah sinar matahari.

Jika ada para siswa dan siswi yang jatuh pingsan agar di bawa ke ruang UKS oleh para OSIS.

Upacara sudah sampai pembina memberi amanat.

Saat saat pembina upacara memberi amanat tiba tiba.

Brukkkk.

See you next time all 👑

 CHARIVA SQUADCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang