14.pingsan

27 4 0
                                        

° sebelum membaca jangan lupa vote komen dan share ke temen temen kalian

° jangan plagiatt cerita milik orang lain!!

° bantu koreksi jika ada ketikan yang salah

Sudah?

-----------------------------------------------

"Kebencian hanya akan menghancurkan segalanya,"

- chariva

--------------------------------------------------

"happy reading 👑"

Brukkk.

Suara itu tiba tiba membuat semua yang berada di lapangan menoleh seketika.

Dan ternyata suara itu berasal dari chariva yang jatuh pingsan.

Mungkin karena ia sudah terlalu pusing terkena sinar matahari?

Ellen yang berada di samping chariva segera memangku kepala chariva.

•Ellen Putri Rengganis•

Ellen Putri Rengganis adalah teman sekelas dari Chariva Anastasya Alexander, mereka sebenarnya cukup dekat, cuman jarang bermain bersama di kelas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ellen Putri Rengganis adalah teman sekelas dari Chariva Anastasya Alexander, mereka sebenarnya cukup dekat, cuman jarang bermain bersama di kelas.

M

endengar suara itu, membuat para OSIS segera berkumpul disana dengan membawa tandu kecemasan.

"Va ayo bangun," ucap ellen dengan sedikit menggoyangkan kepala chariva berharap ia membuka matanya.

Namun tidak ada pergerakan sama sekali dari chariva.

" Riva harus di bawa ke uks sekarang biar bisa istirahat,"ucap OSIS yang sedang membawa tandu.

"Iyaa ," ucap Ellen dengan melihat chariva yang di bawa ke uks.

Walaupun begitu upacara harus tetap berjalan.

Sampai 15 menit ke depan.

-

-

-

15 menit pun sudah berlalu.

Upacara pun sudah di bubarkan kini Adit, Sandi, Soni, Randi, Dan Wisnu segera berjalan menuju ke UKS.

Setelah sampai di UKS, pemandangan yang mereka liat adalah chariva yang belum sadarkan diri dan OSIS OSIS yang membawakan teh dan roti untuk Riva.

"Terima kasih buat para osis," ucap mereka serempak.

"Sama sama, kalau dia sudah bangun langsung di suruh minum teh hangat sama rotinya," ucap seorang OSIS itu.

"Iyaa," jawab mereka serempak.

Karena di rasa tugas para OSIS sudah selesai disana.

Akhirnya para OSIS memutuskan untuk melanjutkan tugas.

"Engh," ucap Riva dengan memegangi kepalanya yang terasa pusing.

"Ade jangan bangun dulu," ujar Randi dengan membantu Riva untuk merebahkan tubuhnya kembali.

"Nih minum," ujar Sandi dengan menyerahkan teh hangatnya.

"Jangan lupa di makan," ujar Soni dengan menyerahkan roti tadi.

"Makasih, kalian ke kelas aja aku di sini sendiri," ujar Riva dengan suara sedikit serak.

"Serius?" Tanya Adit.

"Iyaa," ucap Riva dengan tersenyum.

"Oke kita tinggal nanti kita bakal ke sini lagi," ucap Wisnu dengan mengajak yang lain kembali masuk ke dalam kelas.

Akhirnya tersisa lah chariva sendirian di dalam ruang UKS tersebut.

Tidak ada suara apapun, kecuali detak jarum jam yang selalu menghiasi ruangan dengan bau obat obatan itu.

"Shit!!" umpat Riva dengan memegang dadanya yang ikut merasa sakit.

"Bodo lah gue istirahat aja di sini sampe jam pulang," ujar Riva dengan mencoba menutup matanya

See you next timeee all 👑

 CHARIVA SQUADCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang