"AAAKHHHH ADOHHH" ringis seorang gadis.
"au au s-sakit bukk, AKHH KAK ANINNN"
"aaa kakk aninn hiks sa-sakit kakk udahhh"
"buk udah bukk~ aaakhh"
"dikit lagi selesai ini nak, tahan yaaa"ujar tukang urut tersebut sambil mengurut kaki gadis tadi.
"kamu sih, dari mana aja coba??" tanya anin mengintimidasi adik satu satunya itu.
"tau nih, udah malem bukannya dirumah malah kelayapan. sampe kerumah malah begini" ujar michie.
yaps mereka saat ini sedang berada diruang tengah rumah nachia dan anin. tak hanya ada anin, nachia dan juga ibuk tukang urut. Namun disitu juga ada michie dan erine yang memang kebetulan sedang main disana.
"ya mana aku tau bakal jadi kyak begini. ini juga salah kakak! kalau kakak ga tinggalin aku, pasti aku ga kenapa' kyak sekarang" ucap nachia tak terima jika dirinya harus disalahkan.
"lagian kok bisa sih dek? aduhh ini kalau papa tau bisa abis aku"
"biarin aja papa tau, nanti aku mau lapor sama papa biar kakak di...."
kreetekk
"AAAKKHHHH ANJING SAKIT BANGET GILAA"
antensi mereka semua tertuju pada kaki gadis yang mucul sebelah dari balik pintu dapur. ia juga sedikit menggerak'kan kakinya lalu mulai menapakan kakinya dilantai dapur.
"ehh udah ga sakit hehe hehe" ucap nachia sambil berjalan keluar dari dapur dan kembali ke ruang tengah.
HAHAHAHAHAHAHA.....
tawa mereka pecah seketika, ntah reflek atau apapun itu tiba-tiba saja nachia berlari kearah dapur karena kesakitan.
kini nachia kembali duduk di tempat semula dengan wajah sedikit memerah. ntah lah saat ini dia menjadi malu karena tiba-tiba berlari.
"anjir bisa'nya lari" celetuk erine.
''nah sekarang sudah baik kan kakinya, kalau begitu saya pamit pulang ya nak" pamit ibuk tukang urut itu.
tak lupa anin memberi sedikit ucapan terima kasih karena telah bersedia mengobati adiknya dimalam hari seperti ini. "terima kasih loh buk, sudah mau membantu saya"
erine dan michie menginap malam ini dirumah nachia dan anin. itu karena permintaan anin karena ini sudah malam, tentu mereka tak keberatan toh jajanan disini ada banyak.
hehe tau aja zae -michie
tau lah gua yg buat ni cerita
buset dah kek tuhan lu ye -anin
udah ah balik cerita, anak kecil ikut' aja
tempeleng juga lu ya zae-anin
saat ini Nachia, anin, michie dan juga erine baru saja sampai disekolah kesayangan mereka. namun aneh banyak pasang mata yang sedari tadi melihat kearah kearah mereka. Anin dan Michie langsung masuk kedalam kelas karena sudah tak nyaman. mereka meninggalkan nachia dan erine yang kelas nya berada di ujung hampir di ujung lorong hanya bebeberapa ruang lagi menuju ruang kepsek.
"nah ini diaa ni jagoannya" ucap seorang gadis sambil mendorong nachia yang baru saja masuk kedalam kelas.
"woi apa'an nih" ujar erine tak terima. ia juga sedikit mendorong gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA ANGKASA
Random⚠️END⚠️ Top tagar 11 Juli 2025 🥇#na2 "ga semua orang paham perasaan kami" ujar nala "tapi ga harus berantemkan? ga harus main pukul kan? kamu udah janji sama aku nal" tanya nachia "kamu mah enak chia keluarga harmonis, pinter, cantik, baik, banyak...
