ex-part 4 (last)

488 40 4
                                        

Berminggu minggu sudah di lewati. Mereka juga sudah lulus beberapa waktu lalu. Dan tepatnya kini mereka sedang menikmati liburan sebelum masuk dunia perkuliahan.

Nala menyewa sebuah villa untuk beberapa hari. Regie menyiapkan alat transpotasi, sedangkan Oline di utus untuk mencari referensi tempat. dan kini disini lah mereka.

Sebuah villa di Puncak 2000 Berastagi, Sumatra Utara. Menampilkan view gunung dengan udara yang sangat sejuk. Di dalam Villa tersebut sudah ada 4 pasangan yang sedang berlibur yaitu Nala dan Nachia. Anin dan Regie. Oline dan Erine. And the last yang sudah pasti ada Lily dan Delynn. Sebenarnya Lana dan Trisha juga akan ikut, namun karena Trisha masih kelas 11 dirinya tak di perbolehkan ikut. Alhasil Lana juga ga ikut.

Begitu sampai mereka sibuk memilih kamar masing masing. Tentu villa itu menyediakan 4 kamar, yang akan di isi dengan pasangan masing masing.

2 kamar atas di isi oleh ReNin dan OriNe. 1 kamar lantai satu di isi oleh Lilyn. Loh trus Na2 kemana? tenang... ternyata, di sana ada satu kamar yang tersedia di bawah tanah. Bukan kamar rahasia sih... tapi emang temanya bawah tanah gitu.

(ini ga ngarang emang ada loh ya... gue udah pernah soalnya)

Selesai memilih kamar, akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat. Dan kemudian berjalan jalan di sore hari. "aku liat google, di ujung sana ada pasar malemnya ya?" tanya Nachia

"mungkin, kita ajak mereka nanti ya nin." Di sana juga menyediakan pasar malam. Mungkin mereka akan kesitu.

Tanpa terasa waktu terus berjalan. Setelah selesai makan malam, sesuai rencana mereka akan pergi melihat pasar malam. "dingin banget asli." Keluh Delynn.

"yakan dell, coba di jakarta kaya gini beh... enak banget pasti."

"banget nin. sejuk udaranya" sahut Anin.

"padahal uda pake jaket tebel begini, masi kedinginan ternyata." ucap Nala.

"lebay bronal, liat tu ci olen. biasa aja" Nala memandang sinis pada Regie. Pasalnya, dia ngomong begitu tapi bibir dia getar getar. Bahkan suara giginya sampe kedengaran. kaya... grrr grrr

"oline mah di korea turun salju dia malah main ke sana, jadi ini ga seberapa sama dia." sahut Lily. yaa masuk akal.

Karena tak begitu jauh, jadi mereka memutuskan jalan kaki. Meski harus ada pengorbanan yaitu. kedinginan.

Hingga akhirnya mereka sampai. Mereka sangat terpukau dengan lampu kelap kelip memenuhi lapangan terbuka itu. Erine dan Nachia langsung membinarkan matanya. Bahkan hampir saja lari dari rombongannya. Jika saja Anin tak cepat menarik mereka. "jangan ngadi ngadi lu berdua. kalo ilang kita tinggal di sini ya!" ancam Anin.

Dua bokem itu hanya menyengir dengan tampang watados. "udah udah ayo masuk. ini tiketnya udah di beli." Ajak Lily.

Mereka pun akhirnya mulai masuk ke pasar malam di sana. Ada banyak pilihan permainan dan spot foto. Awalnya memang mereka sama-sama namun ntah mengapa kini mereka malah sudah berpisah pisah. Ada yang lagi memancing di kolam bebek, tentu saja orine. Ada juga yang battle permainan tembak menembak. Dan masih banyak.

Seperti saat ini Nachia dan Nala sibuk menikmati pemandangan pegunungan di malam hari di batas pagar lapangan. "aku happy banget nal." ucap Nachia sambil melihat langit yang banyak bertaburan bintang.

CINTA ANGKASA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang