12

361 37 0
                                        

!!SARAN!!

BACA ULANG BAB SEBELUMNYA! TAKUT KALIAN LUPA HEHE




























"kalau papa mau aku tetep jadi brandal aku gapapa kok pa" ucap Nala dengan tangan yang sudah mengepal.

•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

BRAKK

Nala menutup pintu kamarnya dengan kasar. Vadel dan Ella yang melihat itu hanya sedikit meringis. "yaudah pa gausah dipikirin, itu pak hanip udah didepan. papa hati hati yaa" ucap Ella sambil membenarkan koper bawaan Vedel.

"kamu jaga adek kamu itu ya ergh" ucap vadel dan sedikit erangan di akhir kalimat, ia juga memegang dada kiri nya yang tiba' terasa sakit. Dengan susah payah ia mengatur nafas lalu ia segera pergi agar Ella tak melihatnya dalam keadaan seperti itu.













.
.
.
.
.
.

"Nal lo masih bagian dari Galaxy, lo ga bisa gini trus" ucap gadis Jawa yang menjadi saksi kesalahpahaman diantara mereka.

"gue juga ga mau gini gie" ujar Nala lirih. sedangkan di ujung ruangan di didepan pintu masuk terdapat satu gadis bermata ngantuk yang sedang memperhatikan. "lo kenapa ga perna angkat telpon dan bales chat dari kita? kayaknya lo emang udah ga mau di Galaxy ya?" tanya gadis Jawa yang tak lain adalah Regie.

"apasih kok lari nya ke situ?" ujar Nala malas. "gini deh lo mau di galaxy atau lo ga mau itu semua pilihan lo, semua itu ada ditangan lo. tapi inget lo akan tetap jadi temen gue, temen Regie, temen kita semua dan jadi keluarga gue Nal" ucap gadis bermata ngantuk dari ujung sana. Perlahan dia mendekat ke arah Regie dan Nala "tapi satu hal yang gue minta sama lo. tolong lo kasih kejelasan sama galaxy karena lo itu masih pemimpinnya galaxy Nal" sambungnya.

Namun Nala sama sekali tak memberi respon apapun, ia malah memalingkan wajahnya menatap langit' garasi nya dengan tatapan kosong. "yauda Nal lo pikir' aja dulu, apapun keputusan lo nantinya gue kami bakal coba nerimanya. tapi.. jangan gantungin galaxy gini kami juga butuh pemimpin" ucap Regie. "kami izin pulang maaf ganggu lo malem' gini" ujar oline si gadis bermata ngantuk.










"GUEE DULUAN YAA" teriak oline dan sedikit melajukan kecepatan motornya. Ia meninggalkan regie di perempat. Namun...





"GALAXY ANJINGG"

Brakkk




Oline membalikkan motornya melihat sang sahabat tergeletak di aspal dengan geng musuh mereka berada di dekat sahabatnya itu. "EMANG ANJING, BANGSAT YA LO SEMUAA" umpatan kasar itu keluar begitu saja dari mulut si mata ngantuk, sedangkan para manusia setengah iblis itu hanya menyeringai lalu menyuruh anak buahnya untuk segera pergi dari tempat itu. Ternyata mereka memukul kepala Regie dari belakangan menggunakan tongkat besi panjang. Bahkan helm yang regie gunakan sampai terlepas.

"gie hiks gieee bangun gie"

"PENGECUT LO, gue tunggu kedatangan kalian galaxy... tengah hari di Jl. Sandria Satir" Ucap seorang dari salah satu komplotan geng yang telah menyerang Regie sebelum mereka benar' pergi.

CINTA ANGKASA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang